ABCkotaraya.id
Image default
Bisnis

7 Strategi Bisnis Era Digital yang Harus Dilakukan Pebisnis Konvensional

Bisnis di era digital? Tampaknya saat ini bisnis sudah merambah ke dunia digital. Semua brand beralih dari konvensional menuju digital. Kalau Anda tidak mampu mengikuti arus digital, bisnis Anda bisa hilang ditelan zaman. Sudah banyak contoh kasus bisnis yang terkenal hancur karena tidak mengikuti zaman. Bagaimana dengan bisnis Anda? Kali ini kita akan membahas bagaimana strategi bisnis era digital, buat Anda para pengusaha yang belum lari ke digital.

Era digital tidak serta merta menghancurkan berbagai industri di dunia. Ada industri yang tetap biasa-biasa saja meskipun sudah di era digital. Mereka tidak mengalami dampak langsung dari era digital. Ada juga bisnis yang kehilangan pelanggan dan omzet karena harus bersaing dengan produk baru yang bermunculan dengan lebih mudah didapatkan serta harga kompetitif di mata masyarakat. Namun, bukan berarti Anda harus mengikuti mereka. Anda juga harus segera beralih untuk bisa mendapatkan berbagai peluang baru dari era digital.

Baca Juga : 4 Cara Membuat Jurnal Umum untuk Pelaku UMKM

Bagi sebagian bisnis, era digital bukan sekedar ancaman. Melainkan juga membuka peluang baru untuk memperluas pangsa pasar. Yang tadinya bisnis Anda hanya ada di Kota S, kini bisnis Anda bisa dikenal di kota M. Tetapi demi menghasilkan peluang, Anda tidak bisa sekedar membuat sosial media saja. Ada berbagai teknik yang bisa Anda lakukan. Kita akan membahas strategi bisnis di era digital untuk Anda para pengusaha konvensional. Tips ini akan membantu Anda segera beralih.

Strategi Bisnis Era Digital untuk Pelaku Usaha

Tetap Lakukan Riset Pasar

Melakukan Riset Pasar
Source : Pexels.com

Ketika Anda memasuki dunia digital yang notabene adalah dunia online, Anda harus mampu melihat potensi pasar baru di online. Meskipun Anda sudah memiliki konsumen di offline, bukan berarti Anda harus melupakan riset pasar.

Tujuannya agar Anda bisa mengetahui sejauh mana nantinya bisnis Anda dapat dikembangkan melalui dunia online, calon pelanggan seperti apa yang kira-kira cocok dengan produk Anda, dan bagaimana peta competitor produk sejenis di online.

Persaingan bisnis di era digital semakin pesat. Anda harus pintar-pintar menemukan peluang dan pelanggan loyal untuk mendapatkan hasil maksimal demi bisnis Anda.

Sosial Media

Mengutip dari Detik.com, Indonesia memiliki pengguna sosial media yang cukup besar. Angka pengguna media sosial sekitar 160 juta orang di Indonesia berdasarkan riset We Are Social pada tahun 2020. Tentu angka ini menjadi ladang untuk bisnis Anda mendapatkan pelanggan.

Ketika Anda menyasar sosial media sebagai tempat pemasaran bisnis, Anda harus mengetahui bahwa mendapatkan pelanggan di sosial media bukan cara termudah. Banyak juga para pelaku bisnis yang gagal dalam mendapatkan pelanggan di sosial media, dan akhirnya mereka tumbang.

Meskipun banyak yang mengatakan bahwa berjualan di sosial media tidak mudah. Ada rahasia pemasaran media sosial yang tidak di buka secara gamblang oleh pihak-pihak tertentu. Seperti hal yang dijelaskan pada artikel Rahasia Marketing Media Sosial yang tidak Pernah Diakui.

Website

Website
Source : Pexels.com

Ketika Anda memutuskan untuk terjun ke dunia digital, selain sosial media Anda juga harus memiliki sebuah website. Website menjadi tempat Anda branding. Selain itu, brand yang memiliki website sendiri akan tampak kredibilitasnya di mata konsumen.

Meskipun brand Anda belum begitu besar, tidak ada salahnya untuk membuatkan website untuk brand. Demi memudahkan pencarian calon pelanggan terhadap website milik Anda. Keberadaan website juga akan membantu pelanggan untuk mencari informasi tentang produk Anda ketika hari libur.

Memulai Jualan Di e-Commerce

Tidak ada salahnya, saat Anda baru memulai strategi bisnis di era digital Anda bisa mulai dengan berjualan di e-Commerce. Banyak brand yang tadinya bukan apa-apa menjadi besar, karena memanfaatkan e-Commerce. Mereka berjualan di e-Commerce terlebih dahulu ketika pasarnya sudah terbentuk barulah mereka membuat website sendiri.

Apa lagi saat ini banyak masyarakat Indonesia yang lebih percaya melakukan transaksi dengan menggunakan e-Commerce. Disebabkan oleh banyaknya pilihan metode pembayaran, hingga membayar dengan cara mencicil. Dan tentunya banyak promo yang didapatkan.

Pelayanan Terbaik

Meskipun Anda beralih ke dunia digital, bukan berarti Anda harus mengabaikan konsumen yang bertanya. Baik itu bertanya di akun media sosial, email, dan tempat bertanya lainnya. Konsumen yang tidak dilayani dengan baik, bisa menjadi boomerang bagi Anda.

Saat ini, jika konsumen merasa  tidak puas dengan layanan sebuah brand mereka akan menuliskannya di media sosial atau media khusus keluhan konsumen. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap brand Anda di mata konsumen lain.

Anda harus ingat, saat ini konsumen akan mencari review di media sosial atau forum online sebelum mereka memutuskan untuk membeli suatu produk. Usahakan brand Anda selalu mendapatkan ulasan terbaik dari para konsumen.

Memulai Metode Pembayaran Baru Di Store

Memulai bisnis di dunia online bukan berarti mengabaikan posisi store atau toko offline. Konsep marketing 4.0 meminta para pelaku bisnis untuk mampu mengandalkan dua channel sekaligus, online dan offline. Semua harus diandalkan dengan baik dan keduanya harus mampu menjadi penyumbang besar omzet untuk bisnis.

Salah satu strategi bisnis di era digital yang harus dilakukan oleh teman-teman pebisnis, jangan melupakan metode pembayaran digital terkini. Banyak pelaku bisnis yang sudah menggunakan metode pembayaran uang digital. Di Indonesia sudah ada cukup banyak pemain besar di industri financial technology. Jika bisnis Anda di bidang ritel, Anda harus memilikinya.

Baca Juga : 6 Langkah Sederhana Belajar Akuntansi untuk Pengusaha

Software Pembukuan

Pembahasan mengenai strategi bisnis era digital ada satu hal yang tak boleh terlewatkan oleh para pelaku usaha. Salah satunya dengan memanfaatkan software pembukuan sebagai aplikasi keuangan yang cukup vital dalam bisnis.

Dalam bisnis akuntansi sangatlah penting, ketika semuaya sudah berubah ke digital bukan berarti sistem pencatatan akuntansi bisnis Anda masih menggunakan metode akuntansi manual. Tentu itu hanya akan membuang waktu Anda saja. Anda harus mampu memaksimalkan teknologi keuangan, seperti menggunakan software pembukuan Accurate Online.

Mungkin itu beberapa strategi bisnis era digital yang bisa diterapkan oleh semua pelaku bisnis di Indonesia. Memang tidak mudah membangun bisnis di era digital, tetapi bukan berarti Anda harus melupakannya. Tetap maju dan mencari strategi baru akan membuat Anda bisa meningkatkan peluang keuntungan di era digital seperti sekarang.

Related posts

5 Alasan Segmentasi Pasar Penting untuk Mendapatkan Konsumen Potensial

admin

USAHA MIKRO KECIL MENENGAH

ervan

Bisnisku hancur karena corona dan bagaimana tetap Profit meski kondisi terhimpit covid-19 Corona membuat bisnisku hancur

yani

Leave a Comment