ABCkotaraya.id
Image default
Manajemen

7 Langkah Mudah Mengontrol Karyawan Saat WFH Bagi Pemilik Usaha

Tahun 2020 menjadi pukulan bagi para pelaku usaha di seluruh dunia. Baik itu pengusaha besar maupun pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Perubahan besar harus dilakukan oleh para pelaku bisnis dimanapun, salah satunya bekerja di rumah atau dikenal dengan work from home (WFH). Mengontrol karyawan saat WFH menjadi kunci bisnis tetap berjalan dengan baik.

Mengontrol karyawan saat WFH memang menjadi tantangan baru bagi para pelaku bisnis. Bagaimana melihat produktivitas dan tetap sesuai dengan pekerjaan awal menjadi kunci kesuksesan bisnis. Meskipun Anda tidak dapat koordinasi secara tatap muka, bukan berarti bisnis harus berhenti. Anda juga harus bisa meminta karyawan untuk bekerja sesuai dengan lingkup kerjanya masing-masing.

ABC Kota Raya akan membantu para pelaku bisnis, terutama pelaku UMKM untuk bisa menjalankan aktivitas kantor secara WFH. Meskipun berada secara jarak jauh, bukan berarti para karyawan meninggalkan tugas dan tanggung jawab mereka di perusahaan.

Baca Juga : 10 Tips Menjadi Pemimpin yang Wajib Diterapkan untuk Kesuksesan Tim

Strategi Mengontrol Karyawan Saat WFH

Tetapkan Target

Bekerja dari rumah mungkin akan membuat para karyawan bekerja dengan lebih santai. Apa lagi jika mereka menganggap bahwa bekerja dari rumah, hanya sekedar untuk absen di jam masuk dan pulang saja. Meninggalkan pekerjaan, lalu beraktivitas selayaknya orang sedang menikmati weekend.

Bekerja jarak jauh memang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis. Membuat Anda wajib mengawasi para karyawan. Terlebih, jika para karyawan memiliki banyak alasan yang belum pasti. Seperti jaringan internet terputus atau tidak terhubung, mati lampu, hingga berbagai hal lainnya.

Sebagai Pimpinan perusahaan, Anda harus tetap me-manage mereka. Memberikan mereka target, sehingga mereka tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan dari mereka. Hal terpenting, Anda bisa mengirimkan tata cara untuk bekerja di rumah. Seperti :

  • Jam tertentu untuk melakukan review pekerjaan kemarin dan apa yang akan dikerjakan hari ini
  • Cara berkomunikasi dengan tim
  • Bagaimana penilaian kinerja
  • Berapa lama merespon email, atau WhatsApp mengenai pekerjaan.
  • Menetapkan cara kerja karyawan yang pekerjaannya tidak bisa dilakukan secara online

Fokus Pada Kinerja

Work From Home
Source : Tirto.id

Mengontrol karyawan saat WFH memang bukan pekerjaan yang mudah. Mengajak mereka fokus bekerja seperti di kantor, tentu sangatlah sulit. Bekerja di rumah membuat karyawan akan mendapatkan gangguan, seperti ajakan dari anggota keluarga lainnya, membantu pasangan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah, dan jadwal untuk menemani anak SFH (School From Home). Kalau seperti ini tentu membuat Anda juga frustasi.

Bagaimana solusinya? Daripada Anda mengharapkan para karyawan bekerja 40 jam penuh, sebaiknya Anda memberikan tugas atau pekerjaan kepada mereka. Tugas tersebut harus diselesaikan dalam kurun waktu yang telah Anda sepakati bersama. Ini akan membantu karyawan lebih fokus untuk bekerja. Meskipun mungkin dia bekerja di luar jam kerja. Tetapi apa yang Anda berikan akan menjadi beban untuk karyawan agar segera menyelesaikan.

Kontrol Kehadiran Karyawan

Sebagai pimpinan perusahaan, Anda harus memiliki seorang yang bisa mengontrol kehadiran karyawan Anda. Tugas ini memang cukup melelahkan, tapi Anda bisa meminta orang yang mengawasi untuk mengontrol setiap satu hingga dua jam sekali atau tiga jam sekali.

Kontrol karyawan untuk tetap mengawasi mereka. Dengan begitu Anda bisa memastikan bahwa para karyawan bisa bekerja produktif, meskipun mereka memang berada di rumah. Sulit memang mengawasi hal ini, tetapi jika dibiarkan karyawan akan sulit dikontrol.

Tetapkan Channel Komunikasi

Sangat penting untuk mengontrol karyawan WFH bagi para pelaku bisnis. Salah satunya dengan menetapkan channel komunikasi yang digunakan. Bagaimana cara kalian melakukan komunikasi? Tentu Anda bisa mencoba untuk melakukan meeting setiap pagi.

Sediakan waktu 15-30 menit untuk karyawan agar melaporkan kinerja mereka. Apa yang akan mereka lakukan dan masalah apa yang sudah mereka selesaikan di hari sebelumnya. Cara ini akan tetap menjaga komunikasi dan pengawasan Anda dengan karyawan menjadi lebih baik.

Selain itu, Anda juga harus menetapkan saluran komunikasi untuk saling kolaborasi dengan menggunakan aplikasi seperti Trello atau aplikasi lain yang bisa membantu kinerja Anda dengan tim dalam bekerja. Trello akan memudahkan Anda dalam melakukan pengaturan tugas kepada para karyawan dan sudah sampai mana tugas mereka bisa terus Anda pantau.

Jangan Terlalu Sering Rapat

Meskipun Anda sedang melakukan WFH, bukan berarti karyawan harus diajak meeting setiap hari. Rasanya, 15-30 menit setiap pagi sudah sangat cukup. Jika memang ada pekerjaan yang harus mereka selesaikan, sebaiknya Anda menelpon langsung karyawan bersangkutan atau mengirimkan email untuk menyelesaikan tugas mereka.

Mengurangi rapat juga bisa membuat para pekerja tetap menyelesaikan tugasnya. Jika mereka harus melakukan rapat, sudah pasti pekerjaan mereka akan berhenti juga. Selain itu, Anda juga harus menyadari, mungkin saja karyawan Anda berbagi satu gadget untuk digunakan secara bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

Baca Juga : 6 Cara Mengendalikan Amarah Saat Meeting

Email dan telepon bisa menjadi salah satu solusi agar para pekerja bisa membalas atau menjawab di saat waktu luang. Hal ini juga agar Anda mudah dalam mengontrol karyawan WFH dan mereka tetap menjalankan tugas mereka dengan baik.

Bekerja Di Kantor

Alih-alih selalu melakukan pekerjaan di rumah, Anda bisa meminta karyawan untuk datang ke kantor. Dengan mereka datang ke kantor mungkin Anda akan lebih mudah mengontrol karyawan. Tentu ada beberapa karyawan yang membutuhkan fasilitas kantor, meskipun mereka sudah bekerja dari rumah.

Belum lagi, jika mereka membutuhkan kordinasi untuk project selanjutnya. Anda bisa memita karyawan untuk datang ke kantor, dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta menjaga jarak. Cara ini untuk tetap menjaga motivasi karyawan dalam bekerja. Mereka juga ingin medapatkan semangat kerja di tempat kerja. Setidaknya mereka bisa mengobrol, bercanda, maupun membicarakan hal apapun di kantor.

Selalu Memberikan Motivasi dan Dukungan Emosional

Bekerja dari rumah, selain bisa membuat karyawan merasa lebih aman dan nyaman untuk tidak tertular virus. Dibalik itu semua, para karyawan juga memiliki tingkat stress yang lebih tinggi. Anda sebagai pemilik bisnis, selain mengontrol karyawan WFH dengan fokus pada kinerja mereka. Anda juga wajib memberikan motivasi dan dukungan emosional untuk mencegah karyawan mengalami stress.

Perubahan kebiasaan bekerja akan menganggu mental dan fisik karyawan. Belum lagi, saat WFH bisa saja sih karyawan terbagi fokus menjadi dua. Antara mengurus rumah dan pekerjaan. Terlebih gangguan dari anggota keluarga lainnya. Seperti anak yang SFH dan belum begitu lihai dalam menggunakan teknologi. Atau pihak sekolah yang meminta agar Anda tetap didampingi oleh para orang tua.

Tentu hal ini akan membuat karyawan merasa tertekan dan masalah pribadi yang bisa saja menganggu performa mereka dalam bekerja.

Penutup

Akhir kata, bekerja dari rumah memang sudah menjadi pilihan untuk memutus rantai penyebaran virus. Tetapi banyak ahli yang memprediksi, bahwa pola kerja WFH akan terus berlanjut ke dalam jangka panjang. Anda harus bersiap untuk menetapkan aturan dalam mengontrol karyawan WFH dengan tetap menjaga sisi humanis. Karyawan tetap nyaman dan pekerjaan mereka bisa selesai dalam waktu yang telah ditetapkan.

Related posts

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Konsinyasi

Efi Nofitri

8 Cara Mengelola Stok Barang dengan Benar dan Efektif

yani

Cara Membuat Laporan Keuangan

Eka

Leave a Comment