ABCkotaraya.id
Image default
Keuangan

6 Aktivitas Financial Check Up Bisnis Di Akhir Tahun yang Tak Boleh Terlewatkan

Tahun 2020 akan selesai. Kejadian luar biasa di tahun ini akan menjadi catatan sejarah. Ekonomi terseok, hingga banyak industri yang melepaskan karyawan mereka. Kondisi ekonomi yang tidak efektif, serta banyak hal yang mungkin sudah direncanakan menjadi tertunda. Perubahan bisnis secara tiba-tiba tentu Anda lakukan untuk beradaptasi dengan sesuatu hal baru. Tetapi yang tidak boleh dilupakan melakukan financial check up bisnis.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai financial check up bisnis, mungkin Anda sedang merefleksikan diri melihat kondisi bisnis. “Pandemi menghancurkan segalanya.” Mungkin kalimat tersebut ada di kepala Anda saat ini.

Apa resolusi Anda bersama tim di 2019 menjadi gagal atau Anda harus mencoba membuat sesuatu yang baru untuk menyesuaikan kondisi yang ada. Memang 2020 menjadi tahun yang berat bagi para pelaku bisnis di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia.

Tetapi meskipun ada suatu hambatan yang mungkin saja tidak bisa Anda hadang. Pencapaian kerja, prestasi bisnis, dan kondisi keuangan perusahaan saat ini masih harus menjadi perhatian di akhir tahun. Resolusi yang sempat tertunda, mungkin akan dilakukan di tahun esok.

Di akhir tahun, sudah saatnya Anda melakukan evaluasi besar-besaran terhadap bisnis Anda saat ini. Salah satunya melakukan financial check up bisnis dengan melakukan beberapa hal yang akan kita bahas. Tentu hasil evaluasi ini akan menjadi poin penting untuk menyambut 2021 yang akan banyak perubahan.

Financial Check Up Bisnis

Bangkrut atau Surplus

Check up pertama yang Anda lakukan, Anda harus mengetahui bagaimana kondisi bisnis saat ini. Apakah bisnis dalam keadaan bangkrut atau surplus. Tak dipungkiri, sejak pengumuman pasien pertama Covid-19 di Indonesia, Pemerintah meminta semua pengusaha untuk melakukan aktivitas pekerjaan di rumah bagi para industri.

Akhirnya banyak kantor dan pabrik yang tutup, mengalihkan semua pekerjaan karyawan ke rumah. Namun, perusahaan yang tidak bisa melakukan aktivitas di rumah harus rela berhenti produksi. Membuat keuangan mereka tertekan. Beberapa perusahaan akhirnya harus merumahkan para pegawai dengan melakukan PHK. Sebagian perusahaan harus gulung tikar, karena tidak ada pemasukan.

Namun, dibalik itu semua masa Covid-19 ternyata membuat beberapa bisnis mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Mereka menjadi industri yang tahan terhadap terpaan badai pandemi. Bagaimana dengan bisnis Anda? Apakah bisnis Anda bangkrut atau surplus? Tentu semua ini bisa diketahui dengan melakukan financial check up.

Arus Kas

Poin kedua yang harus Anda lakukan sebagai pengusaha di akhir tahun memeriksa arus kas usaha Anda. Bagaimana kondisi arus kas saat ini? Apakah jumlah uang keluar dan masuk dalam keadaan seimbang? Atau malah lebih banyak uang keluar, karena pandemi.

Tentu semua bisa terlihat, ketika Anda memiliki catatan keuangan yang baik. Tanpa itu, Anda akan sulit melihat kondisi keuangan perusahaan Anda. Melakukan kalkulasi antara biaya produksi dan penghasilan yang diperoleh akan memperlihatkan kondisi keuangan perusahaan. Apakah selama satu tahun terakhir kondisinya baik-baik saja atau tidak.

Kondisi pandemi memang sudah membuat Anda melakukan penghematan sejak awal. Cara ini dilakukan demi menjaga cashflow bisnis tetap terjaga ditengah pandemi. Selain itu, mungkin Anda sudah melakukan prioritas pengeluaran. Mana pengeluaran yang bisa ditunda dan mana pengeluaran yang memang harus tetap dilakukan.

Pertumbuhan Aset

Setelah melihat hasil cashflow Anda, dalam melakukan financial check up bisnis, Anda juga harus mengecek bagaimana pertumbuhan aset bisnis Anda. Terutama dengan aset lancar yang Anda miliki selama tahun 2020. Apakah aset tersebut menguntungkan atau merugikan Anda?

Mungkin sebelum terjadinya pandemi, Anda sudah menyisihkan keuntungan selain untuk cadangan keuangan perusahaan. Hasil keuntungan juga  Anda depositokan atau Anda investasikan kembali dalam bentuk reksadana, obligasi, atau instrumen investasi lainnya.

Bagaimana hasilnya? Anda bisa mencoba untuk menilainya. Jika hasilnya menguntungkan selama satu tahun terakhir, maka pertahankan. Jika tidak maka lepaskanlah aset tersebut daripada Anda rugi selalu. Pertumbuhan aset juga harus menjadi pertimbangan Anda selama masa pandemi. Siapa tahu aset ini bisa menjadi penunjang keuangan bisnis dan menopang keuangan bisnis untuk sementara waktu.

Memeriksa Hutang

Financial Check Up Bussiness
Source : https://www.moneycrashers.com/

Dalam melakukan financial check up bisnis, salah satu faktor yang tidak boleh luput adalah hutang. Periksalah semua hutang yang ada. Baik itu hutang kepada bank, hutang pada pemasok, maupun hutang cicilan lainnya. Coba perhatikan berapa sisa hutang yang ada.

Dari hutang ini Anda akan melihat seberapa mampu Anda membayar segala hutang. Perlukah Anda melakukan restrukturisasi hutang bisnis, jika memang tidak mampu membayar. Bagaimana agar hutang-hutang Anda bisa lunas dengan lebih cepat atau Anda bisa menyicil dengan baik tanpa menunda.

Catat Tujuan Keuangan untuk Tahun Depan

Setelah semua dilakukan, kini waktunya Anda untuk menentukan tujuan keuangan bisnis untuk tahun depan. Apa yang akan Anda lakukan di tahun depan harus sudah direncanakan dengan baik saat financial check up bisnis di akhir tahun.

Apakah tahun depan Anda harus melakukan ekspansi bisnis atau ingin membeli aset kembali demi kemajuan bisnis ke depan. Semua hanya Anda yang tahu. Sekarang, Anda lah yang harus mencatat apa saja tujuan keuangan di masa depan. Apakah hasil dari tahun ini masih bisa dimanfaatkan untuk tahun depan.

Sisihkan Untuk Dana Darurat

Akhir tahun menjadi waktu yang baik untuk melakukan evaluasi keuangan bisnis. Apa yang telah Anda lakukan selama satu tahun, akan terlihat dalam financial check up. Bagaimana kondisi keuangan bisnis Anda?

Jika Anda mendapatkan keuntungan, jangan lupa untuk menyisihkan sedikit keuntungan bisnis untuk dana darurat. Hal ini penting, bilamana dalam perjalanan bisnis di tahun depan Anda menemukan kendala. Baik itu pendapatan yang berkurang atau ada kondisi darurat yang membuat bisnis Anda menjadi mandek. Dana darurat ini akan sangat penting kegunaannya dalam kondisi mendesak pada bisnis. Dana darurat bukan sekedar dana untuk kepentingan pribadi, tetapi juga bisa digunakan sebagai dana talangan saat bisnis sedang mengalami penurunan pendapatan.

Penutup

Financial check up bisnis memang sangat wajib dilakukan oleh para pengusaha. Melihat apa yang telah dilakukan dalam satu tahun penuh bisa menjadi evaluasi untuk tahun depan. Dari hasil financial check up, Anda akan mampu merencanakan peluang baru di tahun depan.

Dan jangan lupa untuk tahun depan, jika Anda belum memanfaatkan platform akuntansi, Anda wajib untuk memanfaatkannya untuk keberlangsungan bisnis Anda ke depan. Salah satu platform akuntansi yang bisa Anda gunakan adalah software akuntansi Accurate.

Software akuntansi Accurate merupakan software akuntansi yang memiliki fitur yang menyesuaikan dengan kepentingan bisnis Anda. Dengan menggunakan Software Akuntansi Accurate tentunya akan memudahkan Anda dalam proses financial check up bisnis. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang Software akuntansi Accurate, Anda bisa langsung klik disini.

Related posts

Tips mengelola keuangan usaha dengan mudah

Eka

5 Cara Menyiasati Permintaan Kenaikan Upah Karyawan Bagi Pelaku Usaha

Fattah Miyaz

Mengenal Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Fattah Miyaz

Leave a Comment