ABCkotaraya.id
Image default
Manajemen

4 Tanda ide bisnis Buruk dan Tidak Disukai Oleh Investor

Pernahkah Anda berpikir setiap melakukan pitching selalu gagal? Bahkan hanya 10 menit para calon investor malah menyuruh Anda berhenti. Adakah yang salah dari ide bisnis yang Anda tawarkan? Mungkin Ide bisnis buruk dan tidak disukai oleh investor. Jika memang ide bisnis Anda tidak menarik, Anda pasti sulit dalam menemukan investor.

Topik ini merupakan topik yang cukup sensitif. Setiap pengusaha sudah pasti menganggap ide yang mereka gulirkan merupakan ide bisnis terbaik baginya, tapi belum tentu di mata investor. Bagaimana bentuk bisnis yang tidak disukai oleh investor Anda harus mengetahuinya.

Seperti halnya pada saat Tokopedia, Traveloka, dan Gojek muncul, barangkali sudah cukup banyak investor yang menolak mereka di awal. Namun mereka tidak gentar dan ide yang mereka berikan merupakan ide yang bagus untuk masa depan. Pada saat itu, Start Up seperti itu belum ada sama sekali di Indonesia. Tetapi kalau sekarang Anda menawarkan bisnis sejenis? Apakah Anda akan berhasil?

Baca Juga: Ide Bisnis Fashion Wanita Yang Bisa Dicoba di Tahun Ini

Berikut beberapa tanda berbahaya bahwa ide bisnis Anda buruk dan tidak disukai oleh investor. Kenali dan pahami:

Ide yang Tidak Orisinil

Para investor tentu tidak mau mendapatkan bisnis yang sudah memiliki kompetitor besar dan ide tidak orisinil di pasar. Sebab banyak sekali ide bisnis yang dijalankan oleh para pendiri Start Up pemula hanya melakukan copy paste dengan bisnis yang sudah ada dan sudah lebih besar.

Bahkan untuk bersaing dengan kompetitor itu adalah hal yang sulit kecuali dengan modal yang juga besar. Seperti misal di Indonesia masih banyak calon pendiri Start Up yang memiliki ide bisnis buruk alias ide bisnis yang mirip dengan Start Up besar.

Seperti membangun marketplace dengan konsep yang sama dengan marketplace yang sudah ada dan besar. Ada juga yang memiliki ide mendirikan Online Travel Agent (OTA) dengan konsep yang persis dengan yang sudah ada.

Banyak sekali para pendiri Start Up pemula yang menggeluarkan ide dengan tidak menawarkan apa pun yang orisinil di bidang yang penuh dan sesak ini. Jika memang Anda ingin masuk dalam industri tersebut, pastikan Anda menemukan inovasi dan menawarkan sesuatu yang benar-benar unik.

Menghabiskan Waktu pada MVP (Minimum Viable Product)

Ide bisnis buruk karena memikirkan MVP
Source: Bizjournals.com

Saat Anda menyodorkan ide bisnis Start Up, itu bukan sebuah ide bisnis buruk. Namun akan menjadi buruk ketika Anda lebih menghabiskan waktu dan biaya untuk menciptakan sebuah produk, dengan selalu melakukan uji coba pasar secara terus menerus, pertimbangkan kembali bisnis Anda.

Bayangkan bisnis di bidang teknologi merupakan bisnis gambling dan dinamis. Saat Anda menciptakan suatu produk, mungkin dalam waktu dekat akan muncul pesaing-pesaing baru yang siap menyalip Anda.

Anda bisa belajar dari Snapchat saat menciptakan produk Story. Belum selesai dalam masa pengembangan, ide tersebut sudah ditiru oleh Instagram. Lalu ide Instagram ditiru oleh Linkedin. Pada akhirnya ide mereka disempurnakan oleh Spotify dan Tiktok.

Bagaimana dengan bisnis Anda? Mampukah Anda jika harus bersaing dengan perusahaan teknologi yang sudah dikuasai para konglomerat? Saat Anda ingin membangun bisnis jangan pernah meniru Bukalapak, Tokopedia, Hijup, Gojek, Traveloka, dan lainnya. Pastikan Anda bisa mengeluarkan inovasi yang lebih unik daripada mereka semua.

Baca Juga: Manfaat Testimoni untuk Bisnis dan Cara Mendapatkannya!

Ide Bisnis Membosankan

Mungkin ide yang Anda buat sangat cemerlang diatas kertas, tetapi saat Anda pikirkan ide tersebut tidak ada apa-apanya atau ide tersebut biasa saja. Untuk itu bagi seorang pebisnis ulung menganggap kesuksesan bergantung pada pemimpin bisnis itu sendiri.

Perlu diketahui, ketika mendapatkan ide yang membosankan mungkin Anda akan berpikir bahwa ide tersebut akan mendapatkan feedback negatif dari orang-orang sekitar. Jika Anda menganggap ide yang membosankan menjadi ide bisnis buruk, pastikan Anda akan segera memutuskan antara mengejarnya atau mencari ide lain yang bisa diterima oleh calon investor.

Ide Bisnis Musiman

Ide bisnis buruk selanjutnya adalah ide bisnis musiman. Seperti ide bisnis musiman disebabkan terjadi akibat dari kebutuhan pasar yang sesaat terhadap barang atau produk tertentu. Hal ini sangat sulit untuk dicapai, sebab Anda hanya mengikuti tren yang ada saja.

Jika memang Anda memiliki modal yang besar, Anda bisa mencobanya. Namun jika modal yang Anda miliki kecil, jangan coba-coba untuk melakukannya. Karena ide musiman hanya sesaat, ketika Anda membelanjakan sebuah produk dengan besar tiba-tiba dalam waktu satu minggu tidak ada lagi orang yang mencari bisnis tersebut.

Ide bisnis musiman sangat bagus bagi Anda yang ingin mendapatkan uang dengan cepat. Tapi ide tersebut bukan pilihan bijak untuk usaha Anda dalam jangka Panjang.

Baca Juga: Ingin Punya Bisnis Online? Berikut 5 Ide Bisnis Online Menjanjikan Anda

Bagaimana mendapatkan ide bisnis yang bagus?

Ide bisnis sebenarnya beragam. Mereka mengikuti kreativitas Anda sebagai penciptanya. Namun ide bisnis yang sukses akan mengikuti hal ini:

  • Memenuhi kebutuhan pasar
  • Menjadi solusi
  • Mudah Di Investasikan
  • Kompetitif
  • Cepat untuk di eksekusi
  • Anda bergairah menjalankannya

Menciptakan ide bisnis tidak harus sempurna untuk mencapai kesuksesan. Namun semua tergantung pada kecerdikan, kemampuan, dan dedikasi Anda sebagai seorang pengusaha.

Related posts

5 Strategi Penetapan Harga Untuk Produk dan Layanan

mimin ABC kotaraya

Mempelajari Product Marketing dan Keberhasilan Penerapan Dalam Bisnis

mimin ABC kotaraya

5 Langkah Mudah Mengelola Keuangan Bisnis Kecil

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment