ABCkotaraya.id
Bisnis

Daftar Retail yang Tutup Akibat Pandemi

Promo Accurate Online

Kabar sedih datang kembali dari retail tanah air. Salah satu retail terbesar di Indonesia Giant di bawah PT Hero Supermarket, Tbk mengumumkan akan menutup gerai yang ada di seluruh Indonesia. Kabar ini tentu mengejutkan seluruh pihak. Pandemi meluluhlantahkan perusahaan retail di Indonesia. Sebelum Giant, berikut daftar retail yang tutup akibat pandemi Covid 19. Siapa sajakah mereka?

Pandemi yang telah berlangsung selama satu tahun lebih membuat beberapa industri porak poranda. Selain di sektor pariwisata, pandemi juga meluluhlantakan sektor perdagangan. Banyak perusahaan retail besar yang harus mengibarkan bendera putih. Mereka mengaku telah mengalami kerugian yang cukup besar hingga menganggu kinerja keuangan perusahaan. Sehingga mereka memilih untuk menutup gerai-gerai mereka yang ada.

Berikut daftar retail yang harus menutup gerai mulai dari yang Sebagian hingga seluruhnya:

Giant

Giant masuk dalam daftar retail yang harus tutup selama pandemi
Source: Detik.com

Daftar retail yang tutup akibat pandemi pertama adalah Giant. Memang kabar ini cukup mengejutkan, pandemi membuat Giant harus menutup seluruh gerai mereka yang ada di seluruh Indonesia. Sebelumnya diawal 2021, Giant hanya menutup beberapa gerai mereka akibat kerugian yang dialami oleh Giant dan sepinya pengunjung.

Namun PT Hero Supermarket, Tbk harus menutup seluruh gerai Giant karena penurunan pendapatan dan menjawab dinamika pasar serta tren pelanggan yang merubah. Beberapa store Giant akan fokus pada merek dagang lain, seperti IKEA, Guardian, dan HERO.

Saat ini Giant memiliki sekitar 7000 pegawai terancam menganggur akibat penutupan gerai Giant yang akan dilakukan pada 31 Juli 2021.

Gramedia

Toko Gramedia Taman Anggrek Tutup
Source: Muslimobession.com

Toko buku terbesar di Indonesia Gramedia mengejutkan banyak pihak. Pasalnya toko buku dengan pangsa pasar cukup besar di Indonesia haru menutup salah satu gerai yang mereka miliki. Padahal gerai tersebut berada di pusat perbelanjaan besar di ibukota, Mall Taman Anggrek.

Padahal Gramedia telah membuka gerai tersebut sejak 15 tahun lalu. Namun, di Oktober 2020 manajemen PT Gramedia Asri Media, tidak memperpanjang kontrak gerai mereka. Alasannya, karena gerai di mall tersebut terus mengalami penurunan pengunjung, sehingga manajemen memutuskan untuk menutup gerai.

Centro Department Store

Centro masuk dalam deretan retail yang tutup selama pandemi
Source: CNBCindonesia.com

Centro Department Store dinyatakan pailit, membuat mereka harus menutup seluruh gerai yang ada di Indonesia. Setelah PT Tozy Sentosa pengelola Centro dan Parkson Department Store pailit. Saat ini Centro memiliki gerai 15 gerai dan 13 masih beroperasi di Indonesia, 11 diantaranya akan ditutup.

Keputusan tersebut berdasarkan putusan pengadilan Negeri Jakarta Pusat berdasarkan hasil voting dari para kreditur dan hakim pengawas. PT Tozy digugat karena Penundaan Kewajiban Pembayaran utang (PKPU). Pailitnya Centro mengakibatkan sekitar 220-330 pegawai Centro harus kehilangan pekerjaan mereka.

Golden Truly

Imbas Covid, Golden Truly masuk dalam daftar retail yang tutup selama pandemi
Source: Aksi.com

Mal legendaris yang ada di Jakarta ini harus menutup gerai terakhir yang ada di Jakarta Pusat. Golden Truly dikenal sebagai perusahaan retail sejak 1981. Mall ini sempat memiliki pamor tinggi di Kawasan Jabodetabek dan Batam. Golden Truly sempat memiliki beberapa gerai di Depok, Fatmawati, Sudirman, Tendean, Serpong, hingga Mall Batam City Square (BCS), namun gerainya tutup tak tersisa.

Sejak 1 Desember 2020, gerai Golden Truly di Jakarta Pusat harus tutup karena kalah bersaing dan juga akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Membuat Golden Truly masuk daftar retail yang harus tutup akibat pandemi.

Meskipun menutup gerai offline, Golden Truly ternyata beralih ke digital. Saat ini untuk konsumen loyal Golden Truly tetap bisa mendapatkan produk Golden Truly di marketplace. Golden Truly masih bisa Anda temui, tapi sangat disayangkan jika mall legendaris ini harus tutup gerai.

Matahari

Matahari
Source: Tempo.co

Siapa yang tidak kenal dengan Matahari Department Store? Pastinya Sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal perusahaan retail satu ini. Di 2021, Matahari mengumumkan aka nada sekitar 13 gerai yang ditutup. Hal ini dikarenakan kerugian yang dialami oleh Matahari selama 2020. Pada tahun Covid-19 tersebut, Matahari mengalami kerugian hingga Rp900 miliar.

Penutupan gerai tersebut tidak terlepas dari sepinya pengunjung yang datang ke gerai-gerai Matahari. Belum lagi, Pemerintah sempat melakukan pembatasan sosial kepada masyarakat yang ingin datang ke tempat perbelanjaan.

Penutup

Pandemi memang membuat berbagai sektor industri terkontraksi cukup besar. Sektor retail dan pariwisata menjadi yang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Daftar retail yang tutup akibat pandemi mungkin masih banyak. Terlebih ada beberapa retail-retail kecil yang sudah tutup terlebih dahulu atau mengurangi jumlah gerai mereka di beberapa kota.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

Membuat Rencana Bisnis: Pentingnya, Tujuan, Jenis, dan Tantangan

mimin ABC kotaraya

Perbedaan Software Akuntansi dan ERP yang Perlu Diketahui

Iskandar

Pengaruh Kepemimpinan yang Efektif dalam Pertumbuhan Bisnis

Faqih

Leave a Comment