ABCkotaraya.id
Image default
Life Style

Penyebab, Penyebaran, Serta Pencegahan Virus Corona

Awal Mula Virus Corona Teridentifikasi

Virus Corona atau disebut juga sebagai Covid-19 merupakan sebuah virus yang pertama kali teridentifikasi dari kota Wuhan, China. Penyebaran pertama kali diduga berasal dari sebuah pasar ikan yang juga menjual binatang liar. Pada awal Desember 2019 sejumlah  pasien secara bersamaan memeriksakan penyakit yang gejalanya tidak dikenal. Gejala ini mirip dengan virus SARS dan MERS yang sudah lebih dulu mewabah sebelumnya.

Beberapa penelitian menyebutkan kemungkinan virus corona berasal dari kelelawar, karena dari penelitian tersebut menemukan kemiripan genetik pada kelelawar sebesar 96% dengan virus corona. Namun hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah penyebab pasti virus corona berasal dari hewan liar tersebut.

Penyebaran Virus Corona

 

Hingga saat ini, penyebaran virus corona di seluruh dunia sudah lebih dari 4.4 juta orang terinfeksi yang tersebar di lebih dari 120 negara. Tingkat kematiannya meningkat hingga hampir mendekati 300 ribu kasus. Sedangkan untuk pasien positif virus corona yang berhasil sembuh setelah perawatan sebanyak 1.6 juta.

 Amerika Serikat berada di urutan pertama dengan kasus paling tinggi yaitu sebanyak 1.4 jutaan. Disusul dengan Spanyol sebanyak 270 ribuan kasus, Rusia 250 ribuan kasus, Inggris 220 ribuan kasus, dan Italia 220 ribuan kasus. 5 Negara tersebut menjadi Negara dengan kasus tertinggi hingga saat ini.

Di Indonesia sendiri, setiap hari jumlah pasien positif virus corona semakin meningkat. Sampai saat ini pasien terdampak mencapai 16.000 lebih kasus terkonfirmasi. Untuk angka kematian menembus angka lebih dari 1.000 jiwa dan untuk pasien sembuh sebanyak 3.500 lebih.

Gejala Yang Dialami Jika Terinfeksi

 

Seseorang yang terinfeksi virus corona sedikit sulit dideteksi, mengingat gejala yang terjadi mirip dengan gejala virus MERS dan SARS bahkan seperti flu biasa. Virus yang menginfeksi sistem pernapasan ini menular dan menyebar dengan sangat cepat, terbukti dengan tingginya kasus positif hanya dalam beberapa bulan. Berikut ini beberapa gejala jika Anda terinfeksi virus corona, yaitu :

  • Gejala ringan

menyerupai gejala flu seperti pilek, demam, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala

  • Gejala Berat

Gejalanya seperti demam tinggi, batuk berdahak, sesak nafas bahkan rasa nyeri di dada

  • Gejala lain

Gejala lain yang bisa muncul meskipun jarang terjadi seperti diare, ruam di kulit, konjungtivitis, dan lainnya

Lalu, apa yang harus dilakukan jika mengalami gejala di atas? Jika Anda mengalami gejala ringan saja, ada baiknya Anda melakukan isolasi diri di rumah selama lebih dari 14 hari. Hindari kontak langsung dengan orang lain untuk berjaga-jaga kemungkinan positif terinfeksi virus corona. Namun jika gejala yang Anda alami termasuk dalam gejala berat, segera hubungi rumah sakit terdekat yang menangani perawatan virus ini, agar ditangani sesuai dengan protokol kesehatan.

Namun, baru-baru ini ditemukan kasus positif corona tanpa mengalami satupun gejala seperti di atas. Hal ini tentunya lebih berbahaya karena bisa saja orang tanpa gejala tersebut menjadi perantara atau carrier dan tanpa disadari menularkan kepada orang lain yang lebih rentan seperti orang tua, dan orang yang memiliki penyakit bawaan seperti penyakit jantung, darah tinggi, dan lainnya.

Kebijakan Pemerintah

Sudah banyak langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah guna menekan angka penyebaran virus tersebut. Salah satunya dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di sejumlah daerah. Beberapa tempat juga sudah menerapkan karantina wilayah guna memutus rantai penyebaran. Namun, kebijakan tersebut dirasa masih kurang efektif mengingat masih banyak masyarakat yang tidak patuh terhadap peraturan. Dan juga tuntutan pekerjaan yang mengharuskan sebagian warga masih tetap beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, dinas perhubungan juga melakukan pembatasan terhadap jumlah penumpang dan mengurangi mobilitas sejumlah armada transportasi publik. Salah satu contohnya seperti ojek online, yang tidak diperkenankan membawa penumpang. Mereka hanya diperbolehkan membawa barang atau paket.

Kebijakan lainnya yang diambil pemerintah adalah dengan adanya larangan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman, karena dikhawatirkan akan menjadi carrier bagi orang tua dan penduduk sekitarnya, mengingat virus corona sangat rentan terhadap usia diatas 40 tahun apalagi jika sudah memiliki penyakit bawaan di dalam tubuh.

Dengan adanya kebijakan-kebijakan tersebut, tentunya sangat diharapkan mampu menekan penyebaran dan angka positif terdampak virus corona.

Upaya Pencegahan Yang Harus Dilakukan

Selain kebijakan pemerintah yang tentunya wajib kita patuhi, ada beberapa hal yang seharusnya kita lakukan, dimulai dari diri kita sendiri. Apa saja upaya-upaya tersebut?

Menjaga Imunitas Tubuh Dengan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Mengapa? Dengan meningkatnya daya tahan tubuh, tentunya secara otomatis sistem imunitas tubuh kita akan stabil, sehingga mampu melawan virus-virus yang masuk ke dalam tubuh. Berikut beberapa cara yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu :

  • Mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi tinggi seperti buah dan sayur. Mengkonsumsi kedua jenis makanan tersebut cenderung membuat orang tidak mudah sakit karena vitamin dan mineral yang terkandung memperkuat kekebalan daya tahan tubuh
  • Rutin olahraga setiap hari minimal 30 menit. Olahraga yang mudah dilakukan adalah jalan kaki, namun mengingat situasi tidak memungkinkan pilihlah olahraga yang dapat dilakukan di dalam rumah seperti workout, atau senam
  • Istirahat yang cukup. Umumnya orang dewasa memerlukan waktu tidur 7 sampai 9 jam per hari. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala. Jika terus menerus dilakukan yang paling parah adalah terjadi gangguan pada jantung, tekanan darah tinggi, bahkan diabetes
  • Hindari merokok dan minuman beralkohol. Tidak dipungkiri bahwa rokok dan alkohol menjadi salah satu penyebab penyakit dalam seperti jantung, paru-paru, dan hati. Mengkonsumsi keduanya tentu bukan hal yang baik untuk kesehatan terlebih dalam menjaga kekebalan daya tahan tubuh
  • Kelola stress dengan baik. Lakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif seperti melakukan hobi yang Anda sukai. Hal ini mampu membuat suasana hati Anda menjadi lebih baik
Menjaga Kebersihan

Seperti anjuran yang sudah sering kita dengar bahwa kita harus selalu menjaga kebersihan dimanapun berada. Contohnya seperti mengganti dan langsung mencuci pakaian yang kita kenakan setelah berpergian dari luar rumah dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Jika tidak memungkinkan bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Hindari Kontak Fisik dan Selalu Jaga Jarak

Apabila memiliki kepentingan mendesak yang mengharuskan keluar rumah, selalu gunakan masker serta sarung tangan. Hindari kontak fisik dengan orang lain seperti berjabat tangan atau berpelukan, karena berpotensi menularkan virus. Selalu jaga jarak dengan orang lain, serta hindari tempat-tempat keramaian serta kerumunan.

 

Dengan adanya kebijakan pemerintah dan upaya-upaya pencegahan yang telah dilakukan, tentunya sangat besar harapan kita supaya penanganan virus corona segera teratasi dan mendapatkan solusi yang terbaik bagi bangsa ini. Sehingga kehidupan dan perekonomian bisa kembali berjalan normal seperti sedia kala.

Related posts

Peran Influencer dalam mengembangkan bisnis

Annisa

Kesuksesan Tidak Akan Datang Jika Kamu Tidak Bisa Mengenal Dirimu Sendiri

Safina

Punya Rencana Liburan? Berikut Tips Traveling Hemat Sesuai Budget

Siti

Leave a Comment