ABCkotaraya.id
Image default
Keuangan

Langkah Ampuh Melunasi Hutang Usaha Agar Usaha Tetap Maju

Dalam dunia bisnis, berhutang merupakan hal biasa. Hutang untuk usaha biasanya digunakan sebagai modal pengembangan usaha, pembelian alat produksi, dan memenuhi kebutuhan operasional bisnis. Sangat tidak disarankan bagi Anda yang baru ingin memulai usaha mendapatkan modal dari hutang. Namun, jika sudah terlanjur ABC Kota Raya akan membantu Anda memberikan tips melunasi hutang usaha yang mungkin saja sudah cukup menjadi beban bagi Anda.

Sebenarnya menjalankan bisnis atau usaha dengan hutang tidak akan menjadi sebuah masalah besar, ketika Anda bisa mengelolanya dengan bijak. Menjalankan bisnis memang tidak mudah, kondisi usaha yang tidak menentu bisa menghamburkan rencana Anda. Jika semua itu berasal dari hutang, sudah pasti Anda akan di kejar-kejar pemilik modal agar segera mengembalikan uangnya sesuai perjanjian.

Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menghindari hutang usaha. Mungkin ini bisa membantu Anda dalam melunasi hutang bisnis yang sudah terlambat dan bunga hutang terus bertambah setiap bulannya.

Baca Juga : 7 Tips Membangun Networking Bisnis yang Wajib Dicoba Oleh Pengusaha

Cara Melunasi Hutang Usaha

Hitung Jumlah Hutang

Pertama-tama hal yang harus Anda lakukan, Anda harus menghitung seluruh hutang yang Anda miliki. Jika Anda memiliki hutang kepada bank, kerabat, dan supplier. Cobalah untuk memisahkan catatan hutang tersebut.

Jika Anda berhutang dengan bank, mungkin diperjanjian sudah tertera dengan jelas skema pembayaran dan bunganya serta jatuh tempo hutang itu. Anda juga bisa bertanya kepada pihak bank mengenai sisa kewajiban Anda.

Berbeda ketika Anda memiliki hutang kepada kerabat, bisa saja Anda atau kerabat lupa sudah berapa kali Anda mencicilnya. Terlebih jika Anda tidak pernah mencatat dan tidak pernah membayar secara rutin.

Kalau Anda memiliki hutang usaha dengan banyak pihak, setelah Anda catat, silahkan Anda susun menggunakan software pembukuan agar lebih tertata dan Anda bisa memantaunya dengan baik hutang-hutang Anda. Sehingga semuanya bisa Anda hitung dengan mudah. Beberapa software pembukuan fitur pengingat jatuh tempo hutang yang terdapat pada software tersebut.

Membuat Rencana Keuangan Usaha

Saat Anda sudah menghitung jumlah hutang yang Anda dapatkan. Sekarang saatnya memeriksa seluruh pendapatan dari usaha Anda. Baik itu pendapatan dari kegiatan jual beli atau kegiatasan jasa, maupun hasil pengembangan aset. Misal, bagian depan toko yang Anda gunakan untuk menjalankan usaha Anda di kontrakan juga untuk pedagang lain. Uang sewa tersebut bisa dimasukan sebagai pendapatan lain pada usaha Anda.

Anda harus memerhatikan arus kas. Bagaimana uang yang keluar digunakan dan uang masuk wajib selalu diperhatikan. Jika Anda sudah ada laporan keuangan usaha, Anda cukup menganalisis laporan keuangan yang Anda miliki. Hasil dari laba atau profit yang ada bisa digunakan untuk mencicil hutang.

Sebaiknya dalam pembuatan rencana keuangan, Anda wajib menggunakan software akuntansi. Hal ini untuk menghindari salah hitung maupun untuk meningkatkan efektifvitas bisnis Anda. Salah satu software pembukuan yang cukup di sarankan untuk pelaku UMKM adalah software akuntansi Accurate Online.

Jika hal tersebut sudah Anda lakukan, kini waktunya Anda sesuaikan setiap pengeluaran usaha yang Anda keluarkan. Apabila masih ada beberapa lini yang bisa ditekan, sebaiknya Anda tekan pengeluaran tersebut serta mengalihkan untuk mencicil hutang demi mengurangi beban Anda.

Rencana Pelunasan Hutang

Meminjam hutang memang hal mudah, tapi melunasinya menjadi pekerjaan yang cukup berat bagi sebagian orang. Begitupun dalam usaha. Selain menyusun rencana keuangan usaha, Anda yang masih memiliki kewajiban hutang harus memiliki rencana pelunasan hutang.

Rencana pelunasan hutang merupakan satu cara dalam memilih skala prioritas hutang yang akan dilunasi dalam jangka pendek. Mulailah dengan mencicil hutang yang bernilai kecil. Ini menjadi salah satu tips agar Anda bisa bisa mudah dalam mengurangi hutang bisnis.

Milikilah motivasi agar bisa melunasi hutang dalam waktu lebih cepat dibandingkan tenor hutang yang ada. Sehingga nilai hutang yang Anda dapatkan bisa di manfaatkan untuk alokasi pengembangan bisnis Anda ke depan.

Negosiasi

Apabila Anda memang tidak bisa melunasi hutang dalam waktu dekat, Anda bisa mencoba untuk bernegosiasi kepada orang atau lembaga yang memberikan Anda hutang. Anda bisa bernegosiasi perihal cicilan hutang yang diperkecil nilainya. Sehingga Anda tetap bisa membayar tanpa adanya tunggakan lainnya.

Negosiasi menjadi satu jalan untuk bisa melunasi hutang usaha dengan mencoba bernegosiasi kembali nilai hutang yang ada. Mungkin Anda bisa meminta keringanan pembayaran bunga jika memang bunga hutang Anda cukup tinggi. Biasanya pihak perbankan akan menerima jika Anda memang tetap bersungguh-sungguh dalam melunasi hutang usaha yang Anda miliki.

Menjual Aset

Jika beberapa cara diatas tidak bisa dilakukan. Cara terakhir yang mungkin harus Anda coba untuk melunasi hutang bisnis dengan menjual aset yang dimiliki. Bagi beberapa pengusaha, hal ini menjadi satu hal yang cukup memberatkan. Tetapi ini menjadi pilihan yang cukup tepat untuk melunasi hutang.

Apabila hasil penjualan aset masih berlebih dan hutang Anda bisa dilunaskan dari menjual aset, dana lebih tersebut bisa Anda gunakan untuk ekspansi bisnis. Mungkin ini menjadi jalan terbaik bagi Anda dalam pengembangan usaha kedepan.

Baca Juga : Manajemen Aset : Apa Pentingnya untuk Bisnis?

Semoga tips ini bisa membantu Anda para pengusaha yang sedang berusaha dalam melunasi hutang usaha saat ini. Mungkin Anda memiliki cara sendiri yang digunakan dalam melunasi hutang, selain cara-cara yang telah disebutkan diatas. Anda bisa sharing pengalaman Anda dalam melunasi hutang bisnis yang pernah Anda lakukan dengan kami melalui akun media sosial kami.

Related posts

Catat! Yang Perlu Wajib Dipersiapkan Perusahaan Untuk Lapor Pajak

Fattah Miyaz

Kerja #DirumahAja, Pilih Promo Work form Home Super Sale Accurate Online Untuk Memantau Bisnis Anda

Fattah Miyaz

Dilan: Yang Berat Bukan Rindu, Tapi Rapihin Pembukuan dan Laporan Pajak

Fattah Miyaz

Leave a Comment