ABCkotaraya.id
Image default
Akuntansi

Cara Mudah Analisis Rasio Keuangan Bisnis Untuk UMKM

Saat Anda menjalankan bisnis, ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Yaitu analisis rasio keuangan. Analisis rasio keuangan bisnis akan membantu Anda sebagai pemilik bisnis dalam menilai sehat tidaknya keuangan bisnis. Rasio keuangan akan menjadi acuan bagi manajemen, pemilik saham, dan kreditur dalam menilai kinerja suatu bisnis.

Apa itu Analisis Rasio Keuangan?

Analisis rasio keuangan adalah analisis suatu bisnis melalui kinerja yang dilakukan dalam periode tertentu dengan menilai laporan keuangan, laba rugi, arus kas. Hasil analisis atau perhitungan ini akan menjadi laporan kepada manajemen, pemilik saham, dan stakeholder lainnya untuk menentukan kebijakan bisnis ke depan.

Fungsi Analisis Rasio Keuangan

Selain menilai kinerja perusahaan, analisis rasio keuangan memiliki fungsi lain, yakni:

  • Menilai kinerja perusahaan dalam periode tertentu
  • Evaluasi sumber daya bisnis
  • Menilai strategi perusahaan
  • Analisis kekuatan internal dan persaingan pasar
  • Bahan audit bisnis dari segala sektor
  • Menentukan nilai kewajaran keuntungan bisnis
  • Bahan pertimbangan kreditur dalam memberikan pinjaman

Dalam menganalisis sebuah bisnis, ada beberapa cara umum yang bisa dilakukan para pemilik bisnis untuk menghitung rasio keuangan bisnis. Berikut beberapa cara analisisnya.

Analisis Rasio Keuangan Bisnis

Rasio Likuiditas

Pertama yang harus dilakukan manajemen usaha adalah menghitung rasio likuiditas bisnis. Rasio ini berfungsi untuk mengantisipasi kondisi kas dan aset perusahaan dalam jangka pendek.

Menurut para ahli, rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk menunjukan hubungan aset perusahaan dengan kewajiban lainnya. Dalam bahasa sederhana, rasio likuiditas digunakan oleh manajemen bisnis dalam mengukur hutang-hutang jangka pendek.

Rasio likuiditas memiliki beberapa jenis yang bisa menjadi patokan para pemilik bisnis:

Current Ratio

Current ratio disebut juga rasio lancar bisnis. Memberikan informasi mengenai kemampuan aset dalam menutup hutang-hutang lancar. Semakin tinggi perbandingan aktiva lancar dan hutang lancar, semakin mudah perusahaan menutupi kewajiban jangka pendek.

Berikut Rumus perhitungannya:

Current Ratio= (Aktiva lancar : utang lancar) x 100%

Quick Ratio

Rasio cepat atau quick rasio tidak membandingkan antara aktiva lancar dengan utang lancar. Analisis quick rasio tidak memasukan persediaan didalamnya. Aktiva lancar fokus pada elemen likuid.

Quick ratio = Kas + efek + piutang/hutang lancar x 100%

Rasio Kas

Rasio kas merupakan rasio perusahaan yang digunakan dalam melihat jumlah kas yang dimiliki untuk membayar hutang jangka pendek. Kas yang dimaksud merupakan jumlah kas dan surat saham yang dimiliki perusahaan.

Cash Ratio = Kas + Efek / hutang lancar

Rasio Profit

Menghitung Rasio Keuangan

Rasio kedua yang digunakan dalam menghitung rasio keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio profit atau disebut juga rasio rentabilitas. Analisis rasio profit dilakukan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mendapatkan keuntungan atau profit.

Ada beberapa metode dalam menghitung rasio profit

Gross Profit Margin

Analisis rasio keuangan untuk mengukur laba kotor bisnis. Adapun rumusnya:

=Laba kotor : penjualan bersih x 100%

Net Profit Margin

Suatu analisis menghitung kemampuan bisnis dalam mendapatkan laba bersih, dengan rumus perhitungan:

=Laba bersih setelah pajak / penjualan netto x 100%

Return of Investment

Analisis yang menunjukan bagaimana perusahaan atau bisnis mendapatkan keuntungan untuk menutup sejumlah investasi yang dilakukan.

= Keuntungan setelah pajak : nilai investasi x 100 %

Rasio Aktivitas

Analisis dengan rasio ini mengukur bagaimana bisnis memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dalam beberapa aktivitas perusahaan.

Perputaran Piutang

Mengukur kualitas dan efisiensi tingkat perputaran piutang perusahaan dalam satu periode tertentu dengan membandingkan penjualan dengan rata-rata piutang

= Penjualan bersih : rata-rata piutang dagang

Perputaran Persediaan

Mengukur kualitas dan efisiensi persediaan terhadap penjualan dalam periode tertentu. Semakin tinggi rasio, pengelolaan perusahaan semakin efisien.

= penjualan / persediaan x 100%

Perputaran Aktiva Tetap

Bagaimana bisnis secara efektif  memanfaatkan aktiva tetap untuk meningkatkan penjualan. Perhitungan rumusnya:

= penjualan / aktiva tetap x 100%

Perputaran Aktiva Total

Menghitung rasio keuangan dengan mengukur efektivitas bisnis dalam memanfaatkan semua aktiva yang dimiliki

= perputaran total aktiva (penjualan : total aktiva)

Penutup

Dalam melakukan analisis rasio keuangan perusahaan, Anda tidak bisa menggunakan seluruh jenis rasio yang ada. Anda harus menyesuaikan dengan industri Anda. Tidak semua rasio bisa digunakan oleh setiap industri bisnis.

Untuk kemudahan dalam menghitung rasio keuangan bisnis, Anda tidak bisa menghitungnya secara manual atau menggunakan Microsoft Excel. Sebaiknya Anda menggunakan software akuntansi Accurate Online demi efisiensi dan efektifitas Anda dalam menyusun laporan keuangan hingga analisis rasio keuangan bisnis dan agar terhindar kesalahan hitung saat penyusunan laporan keuangan.

Silahkan coba Accurate Online gratis selama 30 hari dengan klik banner dibawah ini.

Related posts

Quick Setup di Accurate Online

Efi Nofitri

Cara Membuat Laporan Keuangan

Eka

4 Cara Membuat Jurnal Umum untuk Pelaku UMKM

Fattah Miyaz

Leave a Comment