ABCkotaraya.id
Image default
Tips & Trick

5 Taktik Cerdas Negosiasi untuk Bisnis Dengan Elegan

Menjalankan bisnis bukan sekedar proses jual beli. Salah satu kesuksesan sebuah bisnis, bagaimana menjalin hubungan dengan pihak-pihak lain di luar perusahaan. Salah satu kesuksesan sebuah bisnis adalah dengan melakukan negosiasi. Seperti melakukan negosiasi dengan pelanggan atau calon leads baru, kontrak dengan supplier, kesepakatan dengan pemangku kepentingan, dan negosiasi dengan berbagai pihak. Ada taktik negosiasi untuk bisnis yang bisa dilakukan dengan cara cerdas.

Baca Juga : Tujuan dan Ruang Lingkup Manajemen Keuangan Bisnis

Para pebisnis sukses percaya, bahwa negosiasi fundamental kemampuan perusahaan. Semakin baik para karyawan di dalam suatu perusahaan dalam melakukan negosiasi, semakin sukses pula negosiasi tersebut. Sesederhana itu? Ya, jika Anda selalu mengasah kemampuan negosiasi yang terus diasah, dengan mengatur intuisi psikologis, kontrol emosi, dan menggunakan kreativitas.

“Negosiasi yang baik dilakukan dengan cerdik tanpa konflik dan konfrontasi”

Negosiator membutuhkan kerangka kerja strategis untuk memenangi sebuah kesepakatan. Demi mencapai tujuan akhir perusahaan. Berikut enam taktik negosiasi untuk bisnis yang harus diketahui para pemilik bisnis.

Siapkan Semua Data

Kumpulkan semua data
Source : https://www.pexels.com/

Bukan hanya pemula, para professional sangat sering datang ke meja perundingan dengan persiapan yang kurang. Padahal, sebelum melakukan negosiasi Anda wajib untuk mengumpulkan berbagai data. Ketika Anda sedang menegosiasikan berkaitan sebuah penjualan, Anda jangan hanya mengetahui tentang berapa jumlah keuntungan yang Anda peroleh dari kesepakatan tersebut. Anda juga harus mengetahui : biaya pegawai, fluktuasi harga bahan baku, pengiriman, biaya konsinyasi, hingga mata uang.

Ada banyak data yang harus Anda siapkan ketika akan pergi negosiasi. Identifikasi setiap masalah, dan pikirkan juga apa yang akan dilakukan oleh lawan Anda ketika mereka mengajukan tawar menawar. Sebelum menandatangani sebuah kesepakatan, pastikan Anda sudah memahami semua hasil kesepakatan yang terjadi. Kegagalan untuk memenuhi apa yang Anda setujui, dapat mengakibatkan kerugian besar bagi Anda. Anda pun tidak bisa mengubah kesepakatan tersebut dalam waktu singkat.

Sebelum Anda pergi ke tempat Anda untuk bernegosiasi, cobalah untuk memahami orang atau perusahaan yang akan Anda temui dengan berbagai kekayaan data. Pahami juga apa masalah yang akan Anda sepakati dan apa yang akan diharapkan oleh kalian berdua.

Pikirkan untuk Jangka Panjang

Salah satu hal yang diajarkan oleh budaya Tionghoa adalah dengan melakukan negosiasi untuk menatap jangka panjang. Anda perlu mempertimbangkan hasil kesepakatan untuk jangka 3 tahun, 5 tahun, hingga 10 tahun ke depan. Apa yang akan terjadi jika ada perubahan teknologi, kita tahu perubahan teknologi begitu pesat dan cepat. Bagaimana jika hasil kesepakatan membuat permintaan di pasar menjadi meningkat berkali-kali lipat?

Pikirkan juga hal negatif dari hasil negosiasi Anda. Apa yang akan Anda dan rekan bisnis mengalami kekurangan bahan baku atau jika salah satu dari Anda mendapatkan pendanaan lalu, perusahaan diakuisisi?

Sebelum itu semua terjadi, sebaiknya Anda mencari tahu hal dasar apa yang membuat mereka mau melakukan negosiasi dengan Anda. Untuk menjadi negosiator ulung, Anda harus menjadi layaknya seorang detektif. Melakukan identifikasi terhadap keinginan pihak lain, dari hasil negosiasi yang kalian lakukan.

Coba Lebih Banyak Mendengar Daripada Berbicara

Sering sekali, para negosiator ingin terlihat lebih unggul dengan lawan mereka. Akhirnya, mereka melakukan sebuah kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, terlalu banyak berbicara. Anda harus ingat, apa tujuan dasar dari negosiasi yang Anda lakukan?

Negosiasi untuk Bisnis
Source : https://www.pexels.com/

Negosiasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan kesepakatan antara Anda dengan pihak lain. Jadi, jangan hanya mementingkan apa yang Anda inginkan, Anda juga harus melihat apa yang lawan Anda inginkan. Sehingga dalam kesepakatan, Anda harus benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya lawan Anda inginkan, dengan cara mendengarkan mereka.

Dalam negosiasi, harga bukan menjadi satu-satunya tujuan mendapatkan kesepakatan. Mungkin mereka juga ingin mendapatkan pelayanan terbaik dari Anda. Dan bagaimana Anda mengelola produk atau jasa dengan cepat menjangkau konsumen.

Sesuaikan Dengan Tujuan Perusahaan

Taktik negosiasi untuk bisnis, bukan berarti demi kepentingan pribadi Anda saja. Anda harus memikirkan dan identifikasi kepentingan perusahaan atau bisnis Anda dengan menyeluruh. Menyelaraskan kepentingan dengan persyaratan kesepakatan menjadi kunci sukses dalam bernegosiasi. Bagaimana hasil negosiasi bisa mulai menentukan arah perusahaan ke depan, bahkan untuk jangka waktu yang lama. Karena sangat mudah membuat kesepakatan, daripada mengubah kesepakatan di tengah jalan.

Baca Juga : Pahami! 3 Konsep Dasar Akuntansi Perusahaan

Apa pun kepentingannya, pastikan Anda berbicara atas nama bisnis. Ini akan mencangkup divisi lain yang ada dalam perusahaan Anda. Seperti divisi keuangan pemasaran, divisi supply chain, divisi operasional, hingga divisi produksi. Selalu pikirkan biaya tersembunyi dalam setiap persyaratan negosiasi, terutama ketika kesepakatan negosiasi memunculkan biaya mahal dalam jangka panjang.

Jangan Menunjukan Sikap Menekan

Sering sekali untuk memenangi sebuah negosiasi, menggunakan teknik “memaksa” untuk memberi tekanan kepada pihak lawan agar menyepakati negosiasi yang dilakukan. Hati-hati dalam melakukan hal ini, karena bisa membuat lawan Anda benci dengan Anda dan tidak akan mau lagi melakukan kerjasama. Emosi memang bisa muncul kapan saja, tetapi Anda tetap harus memikirkan jalan lain agar kesepakatan tetap terjadi tanpa ada unsur menekan pihak lawan.

Daripada Anda menekan untuk memaksa, lebih baik memikirkan hal lain yang lebih positif dan juga bisa diterima oleh Anda dan pihak lain. Menggunakan pikiran positif, artinya menyiapkan penawaran lain dengan cara yang lebih elegan sehingga membuat pihak lain menerima kesepakatan tanpa merasa ditekan.

Cara terbaik untuk menjadi seorang negosiator ulung adalah dengan memendam emosi. Ketika pembicaraan dalam negosiasi bukan sesuatu yang bersifat pribadi, Anda tidak perlu berpikir menang atau kalah. Anda hanya butuh ketenangan untuk mendapatkan kesepakatan terbaik yang Anda bisa. Itulah kemenangan sejati dalam bernegosiasi.

Demikianlah taktik negosiasi untuk bisnis yang bisa ABC Kota Raya berikan kepada Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang ingin melakukan negosiasi bisnis dengan pihak lain. Tanggalkan emosi, bernegosiasilah dengan percaya diri, terampil, dan cerdik. Itulah kunci kemenangan dalam negosiasi. Salam sukses.

Related posts

Wajib Tahu! 5 Hal yang Membuat Pelanggan ‘Malas’ Membeli Produk Anda

Fattah Miyaz

5 Manfaat Digital Marketing Agar Bisnis Makin Laris Manis

Fattah Miyaz

6 Jurus Efektif Menarik Minat Investor untuk Nanem Duit Ke UKM Anda

Fattah Miyaz

Leave a Comment