ABCkotaraya.id
Image default
Akuntansi

Tahapan Audit Laporan Keuangan dan Konsep Audit Berkualitas

Setiap akhir atau awal tahun sering sekali kita mendengar istilah audit laporan keuangan. Umumnya dilakukan oleh perusahaan besar yang notabene produknya sudah dikenal oleh masyarakat luas dan sudah melakukan IPO (Initial Public Offering). Dimana mereka harus melakukan pengumuman mengenai kondisi laporan keuangan ke masyarakat luas melalui saluran media massa. Sebelum itu, ada beberapa tahapan audit laporan keuangan yang harus dilakukan oleh pihak auditor.

Pada dasarnya proses audit bukan hanya dilakukan oleh perusahaan besar saja. Melainkan, seluruh jenis perusahaan yang sudah menyelesaikan laporan keuangan tahunan mereka. Proses audit sebenarnya menjadi satu alasan bagi para pemilik bisnis untuk menyampaikannya kepada seluruh stakeholder.

Baca Juga: Manfaat Laporan Keuangan untuk Bisnis dan Perusahaan

Pengertian Audit

Audit sendiri dilakukan untuk melakukan penilaian dan evaluasi secara objektif. Banyak perusahaan yang melakukan audit laporan keuangan menggunakan pihak ketiga. Hal ini didasari untuk menunjukan posisi netral dalam pertanggunjawaban laporan keuangan. Hasil laporan audit akan menjadi rekomendasi evaluasi kinerja dan kondisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu.

Tahapan Audit Laporan Keuangan

Dalam melaksanakan audit laporan keuangan ada beberapa tahapan yang harus dilalui antara auditor dan pemilik bisnis atau perusahaan yang di wakili oleh pihak manajemen.

Perencanaan dan Merancang Pendekatan Audit

Sebelum melakukan audit ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti perencanaan dan merancang pendekatan audit. Tahapan ini menjadi sangat penting agar pihak Auditor memahami bisnis yang dijalankan dan juga auditor menerima seluruh bukti yang dikumpulkan sudah sesuai dan dapat dipertanggunjawabkan.

Pada tahap awal, auditor akan melakukan identifikasi terhadap kelayakan perusahaan yang akan mereka audit. Saat awal, biasanya para auditor akan melakukan investigasi berkaitan dengan perusahaan yang akan mereka audit apakah perusahaan menentukan akseptabilitasnya.

Penerimaan Perikatan Audit

Aktivitas tahapan audit laporan keuangan
Source: Accountantsonair.com

Sebelum melakukan proses audit, pihak auditor dan pihak perusahaan yang biasanya di wakili oleh bagian manajemen akan melakukan kesepakatan kedua belah pihak untuk dimulainya pengerjaan audit laporan keuangan.

Setelah kesepakatan telan disepakati oleh kedua pihak, pihak perusahaan akan menyerahkan audit laporan keuangan yang telah dilakukan oleh pihak internal perusahaan. Pihak auditor akan memeriksa terlebih dahulu hasil audit pihak internal sebelum mereka mengerjakannya.

Dalam beberapa waktu kedepan setelah diserahkanya dokumen oleh perusahaan, pihak auditor akan memutuskan menerima atau menolak pekerjaan audit yang telah dilakukan.

Hasil pemutusan tersebut dilakukan mempertimbangkan beberapa hal seperti integritas manajemen, mengidentifikasi risiko, independensi, kompetensi, dan kemampuan professional auditor.

Perencanaan

Setelah melalui tahap perikatan dan pihak auditor penerima pinangan dari manajemen perusahaan untuk melakukan audit, auditor akan melakukan riset dan investigasi berkaitan dengan bisnis dan industri dari perusahaan atau klien. Selain itu ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh auditor:

  • Melakukan prosedur analitik
  • Menetapkan risiko audit dan risiko bawaan
  • Memahami struktur intern dan menetapkan risiko pengendalian
  • Mengembangkan rencana audit dan program audit

Proses diatas tidak mudah dan tidak dilakukan dalam waktu singkat. Dari setiap poin yang disebutkan diatas, pihak auditor akan melakukan pekerjaan lain yang berkaitan dengan perusahaan yang akan di audit. Pihak auditor akan mengembangkan berbagai aspek proses perencanaan yang harus dibuat dengan benar dan tepat.

Baca Juga: 5 Laporan Keuangan yang Harus Disiapkan Untuk Evaluasi Akhir Tahun

Pelaksanaan Uji Audit

Setelah melakukan perencanaan, pihak auditor akan melakukan pengujian audit. Pengujian dilakukan dengan analitik, pengendalian, dan substantif. Penjelasan mengenai pengujian yang akan dilakukan:

  • Pengujian analitik: Dilakukan auditor dengan mempelajari data-data dan informasi bisnis klien, membandingkan dengan data maupun informasi lain.
  • Pengendalian : Auditor akan melakukan verifikasi efektivitas pengendalian internal klien
  • Pengujian Substantif: Siklus audit untuk mencari kesalahan yang langsung memberikan pengaruh pada laporan keuangan.

Pelaporan Audit

pentingnya audit laporan keuangan
Source: Lutz.us

Setelah uji audit dilakukan, tahap akhir yang harus dilakukan oleh pihak auditor adalah pelaporan audit. Pelaporan audit merupakan hasil pekerjaan yang telah dikerjakan oleh pihak auditor. Laporan audit menjadi alat komunikasi antara auditor dengan pihak lainnya. Sehingga hasil yang diberikan oleh auditor harus dibuat dengan detail, teliti, dan penuh tanggung jawab. Hal ini dilakukan untuk menjaga nama baik auditor.

Dalam laporan ini, pihak auditor akan memberikan jenis opini, jasa yang diberikan, objek yang diaudit, lingkup audit, tujuan audit, hasil audit, dan hasil laporan jika ada kesalahan serta kekurangan yang terjadi. Melakukan tahapan auditor merupakan tanggungjawab yang besar sehingga untuk memutuskan dan membuat laporan keuangan harus hati-hati.

Jika auditor melakukan audit secara sembarangan dan melakukan kesengajaan bagi pihak klien, taruhannya nama baik auditor itu sendiri yang akan menanggungnya.

Fungsi Audit Laporan Keuangan

Sebenarnya untuk apa audit laporan keuangan? Ada beberapa fungsi penting mengapa laporan keuangan perusahaan perlu di audit lebih jauh lagi. Berikut penjelasannya.

Memastikan Kelengkapan

Fungsi audit dilakukan untuk memastikan kelengkapan laporan keuangan, baik itu dari sisi transaksi, apakah sudah dimasukan ke dalam jurnal dengan sesuai dan terdapat semua kelengkapan didalamnya.

Ketepatan

Audit laporan keuangan dilakukan juga untuk memastikan ketepatan dari laporan keuangan yang telah dibuat oleh pihak internal. Baik itu ketepatan jumlah transaksi, saldo, dan perkiraan akun yang ada. Hasilnya akan diperoleh ketika semua perhitungan dilakukan dengan benar, tepat, dokumentasi yang baik, dan klasifikasi berdasarkan jenis transaksi.

Eksistensi

Adanya pihak auditor akan menunjukan eksistensi tersendiri, pada semua transaksi yang sesuai pada tanggal tertentu. Oleh karena itu, semua transaksi harus dicatat sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Penilaian

Audit laporan keuangan akan menjadi penilaian sebagai fungsi memastikan bahwa semua prinsip telah dilakukan dengan sesuai berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.

Klasifikasi

Audit juga dilakukan untuk mengklasifikasikan apakah semua transaksi yang tercatat dalam jurnal, sesuai pada klasifikasi berdasarkan jenis transaksi.

Menyajikan Pemisahan Batas

Berguna melakukan pemisahan batas atas semua transaksi yang dekat dengan tanggal neraca, dan dicatat dalam periode yang sesuai. Sering sekali             catatan pada akhir periode mengalami kemungkinan salah penyajian.

Menyajikan Pengungkapan

Fungsi dari kegiatan audit laporan keuangan sebagai penyajian kepastian dari saldo akun dan persyaratan. Sehingga pada tahap pelaporan keuangan sudah disajikan dengan baik, serta terdapat kejelasan yang wajar pada isi dan catatan kaki laporan keuangan.

Baca Juga: Jenis Laporan Keuangan Bagi UMKM

Penutup

Pemeriksanaan dan audit laporan keuangan memang harus dilakukan oleh setiap bisnis demi meminimalisir kesalahan data dalam pelaporan keuangan yang telah dilakukan. Pihak auditor akan melakukan pemeriksaan Kembali sesuai dengan tahapan yang harus mereka lakukan. Untuk itu, Anda harus memastikan pembukuan yang dilakukan sudah benar.

Jika Anda masih melakukan pembukuan manual, kini waktunya beralih. Anda bisa menggunakan software pembukuan yang sesuai dengan bisnis Anda, seperti menggunakan software akuntansi Accurate Online. Dengan harga terjangkau dan cocok untuk segala jenis bisnis demi meminimalisir kesalahan. Dapatkan Accurate Online gratis 30 hari hanya disini.

Proses Akuntansi

Related posts

Duh, 7 Kelemahan Microsoft Excel untuk Pembukuan Bisnis

mimin ABC kotaraya

Pengusaha Harus Tahu! Manfaat Mengenal Buku Besar untuk Bisnis

mimin ABC kotaraya

Pembukuan Sederhana untuk UMKM, Berikut Listnya!

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment