ABCkotaraya.id
Image default
Akuntansi

Cara Menghitung Penyusutan Di Accurate Online

Penyusutan merupakan hal wajar yang terjadi setiap periodic. Setiap perusahaan perlu melakukan penghitungan nilai pada aset yang mengalami penyusutan. Sehingga setiap perusahaan perlu mengetahui penyusutan aktiva yang terjadi. Dan pada software akuntansi Accurate Online, nilai penyusutan tersebut bisa dilakukan secara otomatis. Bagaimana cara menghitung penyusutan aset di Accurate Online?

Dalam akuntansi penyusutan akan terjadi setiap tahunnya, meskipun tidak semua aktiva akan mengalami penyusutan, tetapi akan ada beberapa aktiva yang akan mengalami nilai penyusutan setiap tahunnya. Umumnya seperti kendaraan, laptop, mesin produksi, mebel, dan computer atau laptop.

Jika bisnis Anda masih melakukan proses akuntansi secara manual, tentu penyusutan akan sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, untuk memudahkan dalam menghitung penyusutan, Anda bisa mencoba melakukan perhitungan secara otomatis menggunakan software akuntansi Accurate Online.

Cara menghitung penyusutan di Accurate Online pun cukup mudah dilakukan. Langkah-langkahnya sederhana dan juga bisa dilakukan secara akurat. Bagaimana langkahnya?

Teknik Menghitung Penyusutan

Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

Metode garis lurus adalah Teknik menghitung penyusutan yang paling banyak digunakan. Karena modelnya simpel sesuai nilai ekonomis aset. Penghtungan aktiva tetap ini akan terus sama setiap tahunnya yang akan di Tarik dari penggunaann.

Ada beberapa rumus yang biasa digunakan dalam menghitung penyusutan.

Menghitung dengan Residu

Rumus Menghitungnya:

(Harga Perolehan-Nilai Residu) / Umur Ekonomis = Penyusutan

Contoh Kasus:

PT CBD melakukan pembelian kendaraan pada 15 April 2022 dengan harga Rp 250.000.000. Kendaraan tersebut diperkirakan memiliki masa pakai selama 10 tahun dengan nilai residu Rp 50.000.000. Besar penyusutan per tahunnya adalah :

(Rp250.000.000-Rp50.000.000)/ 10 = Rp20.000.000

Menghitung Tanpa Residu

Harga Perolehan / Umur Ekonomi = Penyusutan

Masih menggunakan contoh yang sama seperti diatas, perhitungannya sebagai berikut:

Rp250.000.000/10 = Rp25.000.000

Teknik Menghitung dengan Saldo Menurun

Metode saldo menurun merupakan metode penghitungan yang biasa digunakan dalam menghitung mesin produksi. Karena Teknik ini sering dianggap, karena sebuah aset akan memiliki kontribusi optimal pada awal pemanfaatan. Semakin bertambah usianya, tentu kontribusinya akan kurang optimal.

Maka dari itu, metode ini sering digunakan berdasarkan pada volume produksi yang dilakukan pada setiap bulan atau tahun. Adapun rumus menghitungnya adalah sebagai berikut:

(Harga Perolehan / Umur Ekonomis)x 2= Nilai Penyusutan

Contoh Kasus:

PT CBD membeli sebuah mesin produksi dengan harga Rp300.000.000, dan mesin bisa digunakan hingga 10 tahun mendatang. Adapun perhitungannya :

  • Penyusutan pada tahun pertama = (Rp300.000.000/10)x 2 = Rp. 60.000.000
  • Penyusutan pada tahun kedua = (Rp240.000.000/10)x 2 = Rp 48.000.000
  • Dan seterusnya

Bagaimana mendapatkan angka Rp 240 juta? Angka tersebut diperoleh setelah nilai beli di kurangi nilai penyusutan pada tahun pertama. Sehingga pada tahun kedua, perhitungannya setelah mendapatkan angka penyusutan dari tahun pertama.

Metode Unit Produksi

Metode satu ini sering digunakan oleh perusahaan manufaktur. Biasanya angka penyusutan dikeluarkan pada masa tertentu yang memiliki nilai proporsional. Nilai itu muncul karena seimbang dengan kapasitas produksi dibandingkan dengan perkiraan kapasitas produksi maksimal selama usia ekonomis aset.

Rumusnya adalah :

(Harga Perolehan—Kurang Harga Residu) x (Pemakaian/ Kapasitas Maksimal) = Penyusutan

Itulah beberapa cara menghitung nilai penyusutan aset pada setiap perusahaan. Dalam software akuntansi, penghitungannya akan lebih mudah. Terutama pada software akuntansi Accurate Online. Anda bisa menghitungnya dengan cara seperti ini:

Cara Menghitung Nilai Penyusutan Aset dengan Accurate Online

Pertama, silahkan Login ke dalam database Accurate Online milik Anda

Kedua, Pilih Menu Perusahaan, lalu pilih Submenu Proses Akhir Bulan

Ketiga, Pilih bulan yang ingin disusutkan, lalu pilih Save

Lalu, Anda bisa melihat akumulasi pada Menu Buku Besar. Pilih Submenu Jurnal Umum. Pilih daftar

Related posts

6 Langkah Sederhana Belajar Akuntansi untuk Pengusaha

Fattah Miyaz

5 Laporan Keuangan yang Harus Disiapkan Untuk Evaluasi Akhir Tahun

Fattah Miyaz

8 Etika Profesi Akuntansi yang Perlu Diterapkan

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment

error: Konten di Lindungi