ABCkotaraya.id
Akuntansi

Pengertian dan Rumus Akuntansi Perusahaan Jasa yang Wajib Dipahami

Promo Accurate Online

Perusahaan terbagi menjadi dua, yakni perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Tentu definisi keduanya sudah Anda ketahui. Tapi bagaimana proses akuntansi pada perusahaan jasa. Pernahkah Anda memikirkannya? Dimana perusahaan jasa tidak memiliki barang yang dijual, tetapi pelayanan. Bagaimana penerapan rumus akuntansi perusahaan jasa yang baik dan benar?

Kali ini kita akan membahas mengenai rumus akuntansi perusahaan jasa. Dimulai dengan membahas kriteria mengenai perusahaan jasa itu sendiri. Sehingga lebih mudah menemukan rumus perhitungan akuntansi untuk perusahaan jasa.

Baca Juga: Keren! 6 Perusahaan Besar Asal Indonesia Masuk Forbes Global 2000

Pengertian Perusahaan Jasa

Rumus akuntansi perusahaan jasa
Source: Samahitawirotama.com

Kalian semua pasti sudah mengetahui apa itu perusahaan jasa dan bagaimana perusahaan jasa tersebut. Dalam definisi sederhana, perusahaan jasa adalah perusahaan yang mendapatkan keuntungan penjualan dari menjual jasa yang abstrak. Banyak yang mengatakan, perusahaan jasa adalah perusahaan yang memberikan bantuan kepada para konsumennya.

Contoh sederhana dari perusahaan jasa adalah perusahaan travel, jasa desain, telekomunikasi, perusahaan transportasi, perbankan, hotel, Kesehatan, dan lainnya.

Karakteristik perusahaan jasa

Dalam aktivitas, perusahaan jasa juga berbeda dengan perusahaan dagang, agraria, dan manufaktur.  Sebagai gambaran:

  • Perusahaan jasa tidak menjual produk fisik
  • Tidak ada patokan harga resmi
  • Tidak memerlukan bahan atau modal produksi
  • Pembelian yang dilakukan oleh konsumen karena ada faktor psikologi
  • Kesuksesan bisnis dipengaruhi oleh layanan yang diberikan

Siklus akuntansi perusahaan jasa

Dalam rumusan akuntansi perusahaan jasa, juga dibuat laporan keuangannya. Namun berbeda dengan perusahaan dagang yang harus menghitung stok barang. Tetapi di perusahaan jasa, Anda tidak perlu melakukan hal tersebut.

Analis Transaksi

Sebelum menghitungan rumusan lebih jauh, perusahaan jasa juga melakukan analisis transaksi. Alat transaksi yang digunakan untuk menganalisis menggunakan jurnal berpasangan. Dengan cara sebagai berikut:

  • Pahami jenis transaksi masuk dalam pos aset, kewajiban, modal, pendapatan atau hutang
  • Bagaimana pengaruh transaksi terhadap setiap pos keuangan
  • Tetap mengikuti aturan debit kredit

Pencatatan Kedalam Jurnal

Setelah semua tahapan analis transaksi dilakukan, kemudian setiap transaksi dimasukan dalam buku jurnal. Catat seluruh transaksi yang terjadi dalam periode akuntansi. Maksimalkan proses pencatatan secara detail pada jurnal umum berdasarkan data yang telah dikumpulkan agar mudah untuk proses selanjutnya.

Pencatatan Buku Besar

Setelah semua tahapan penjurnalan dilakukan, kini saatnya memasukan seluruh data yang ada dalam jurnal ke dalam buku besar. Sesuaikan setiap transaksi berdasarkan pada jenis transaksi, waktu, nomor, serta nama akun. Setelah itu, hitung setiap saldo akun pada buku besar sesuai total nilai akun.

Baca Juga: Pengusaha Harus Tahu! Manfaat Mengenal Buku Besar untuk Bisnis

Penyusunan Neraca Saldo

Penyusunan ini Anda lakukan untuk membuat daftar saldo yang belum disesuaikan. Disesuaikan untuk menentukan apakah terdapat kesalahan dalam memindahkan debit kredit pada catatan dari jurnal ke buku besar. Saldo pada debit dan kredit harus memiliki jumlah yang sama.

Penyesuaian

Setelah keempat siklus diatas selesai, ada beberapa akun yang harus disesuaikan kembali. Penyesuaian akun dilakukan ketika ditemukan perhitungan yang salah atau perlu disesuaikan tentu harus dicatat pada jurnal penyesuaian. Penyesuaian biasa dilakukan secara periodik, terutama saat akan penyusunan laporan keuangan.

Penyusunan Neraca Lajur

Pembuatan neraca lajur menyesuaikan pada neraca saldo dan jurnal penyesuaian. Jika keduanya sudah dibuat, akan lebih mudah dalam Menyusun neraca lajur. Fungsi neraca lajur untuk memberikan informasi dalam bentuk laporan laba rugi dan neraca. Neraca lajur akan menjadi pengantar dalam pembuatan laporan laba rugi.

Menyusun Laporan Keuangan

Jika semua hal diatas sudah dilakukan. Kini, waktunya menyusun laporan keuangan. Laporan yang disusun ada empat macam:

  • Laporan laba rugi
  • Perubahan modal
  • Neraca
  • Laporan arus kas

Penyusunan Jurnal Penutup

Setelah membuat laporan keuangan, waktunya membuat jurnal penutup. Jurnal ini hanya dibuat diakhir periode akuntansi saja. Rekening yang ditutup merupakan rekening nominal atau rekening laba rugi. caranya dengan menihilkan kembali rekening yang digunakan.

Jurnal Pembalik

Pembuatan jurnal ini dilakukan secara opsional. Tahapan ini dilakukan ketika terdapat pembalikan beberapa akun yang telah ditutup untuk mengembalikan saldonya. Akun yang biasanya dibalik merupakan pembayaran dimuka atau pembayaran yang belum jatuh tempo.

Baca Juga: Alasan Penting, Mengapa UMKM Wajib Memiliki Pembukuan

Neraca Penutup

Setelah semua siklus diatas dilakukan, terakhir membuat daftar saldo penutupan. Pembuatan neraca ini untuk memastikan kalau buku besar telah sesuai diawal periode berikutnya. Semua akun dan saldo dalam daftar penutupan harus sama dengan akun dan saldo neraca pada akhir periode.

Itulah beberapa informasi mengenai rumus akuntansi perusahaan jasa yang umum dilakukan dan perlu Anda ketahui ketika baru memulai bisnis jasa. Agar Anda lebih mudah dalam menghitung dan mengelola transaksi, saldo, hingga pembuatan laporan keuangan, ada baiknya menggunakan software akuntansi.

Untuk saat ini software mumpuni untuk Anda gunakan adalah software akuntansi Accurate Online. Anda cukup menginput semua transaksi berdasarkan saldo, Accurate Online akan menghitungnya secara otomatis untuk Anda. Dapatkan Accurate Online gratis selama 30 hari hanya dengan klik banner dibawah.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

10 Fitur Wajib yang harus Ada di Software Akuntansi

Iskandar

Cara Mudah Mengungkap Siklus Akuntansi untuk Keuangan Bisnis yang Transparan!

Fattah Miyaz

Tips Pembukuan Rapih, yang terakhir sudah banyak diterapkan!

Efi Nofitri

Leave a Comment