ABCkotaraya.id
Bisnis

Keren! 6 Perusahaan Besar Asal Indonesia Masuk Forbes Global 2000

Promo Accurate Online

Baru-baru ini Forbes Global list 2000 memberikan daftar Perusahaan publik terbesar dari seluruh dunia. Di tahun 2021 merupakan edisi ke-19. Forbes telah mendata  perusahaan-perusahaan sejak 2003. Daftar perusahaan yang tertuang dalam Forbes berdasarkan empat metrik. Metrik tersebut yaitu penjualan, keuntungan, aset, dan nilai pasar. Dari 2000 perusahaan terdapat 6 perusahaan besar asal Indonesia. Siapa sajakah mereka?

Meskipun Sebagian besar perusahaan berasal dari negara-negara maju seperti Amerika, China, Jepang, Korea, dan Inggris. Namun perusahaan-perusahaan asal Indonesia pun tidak kalah untuk bisa bersanding dengan perusahaan dari negara-negara maju dunia lainnya.

Baca Juga: 6 Hasil Bumi Dari Indonesia yang Di Minati Dunia

Dari 2000 perusahaan, 590 perusahaan berasal dari Amerika Serikat, 350 perusahaan asal China daratan dan Hongkong, Jepang 215 perusahaan, Inggris 66, dan Korea Selatan 62 perusahaan. Sedangkan Indonesia memberikan 6 perusahaan.

Mengutip dari Forbes, perusahaan Indonesia yang masuk dalam jajaran tersebut bergerak dari berbagai bidang. Mulai dari perbankan, operator seluler, hingga pabrik rokok. Siapa sajakah perusahaan tersebut. Simak ulasannya berikut ini.

Bank Rakyat Indonesia

bank BRI Perusahaan besar asal Indonesia masuk dalam jajaran Forbes Global 2000
Source: Investor.id

Perusahaan besar asal Indonesia yang masuk dalam jajaran Forbes Global 2000 pertama adalah PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Hampir semua masyarakat Indonesia mengenal BRI. Wajar saja jika Bank BRI masuk dalam jajaran Forbes 2000. Bank ini selalu ada diseluruh pelosok negeri, hingga ke pedesaan terpencil terdapat cabang bank BRI.

Terlebih bank BRI sangat dikenal sebagai Bank yang menjangkau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Layanan yang paling dikenal oleh masyarakat dari Bank BRI adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Limit pinjaman yang diberikan mulai dari Rp25 juta hingga Rp50 juta.

Bank BUMN ini berada pada masuk dalam posisi 362 menurut data Forbes Global. Yang membanggakan BRI mendapatkan predikat World Best Bank 2021. Memiliki jumlah karyawan mencapai 61.531 dengan laba bersih pada 2020 mencapai Rp18,65 triliun. Dengan total aset USD 107,6 miliar dan nilai pasar USD 36,5 miliar.

Bank Central Asia

BCA masuk dalam Forbes Global 2000 perusahaan besar asal Indonesia
Source: Republika.co.id

Perusahaan kedua yang masuk dalam jajaran Forbes Global 2000 berikutnya masih berasal dari sektor perbankan. Bank yang Namanya tidak asing bagi masyarakat perkotaan di Indonesia, BCA. Dengan nilai emiten per lembar cukup besar sekitar Rp31.000/lembar membuat BCA masuk dalam urutan 436.

Bank yang dimiliki oleh Djarum Group ini memang menjadi bank dengan total nasabah cukup besar di Indonesia. Laba bersih BCA di 2020 mencapai Rp27,13 triliun. Dengan total aset tembus di angka Rp1000 trliun. Pendapatan mencapai USD 6 milliar.

Bank Mandiri

Bank Mandiri
Source: Investor.id

Masih jajaran perusahaan BUMN masuk Forbes Global 2000. Bank Mandiri sejak akhir 2020 sudah di fokuskan sebagai bank yang menggarap sektor korporasi. Bank Mandiri akan fokus untuk sektor proyek-proyek infrastruktur strategis nasional. Tak heran, Bank Mandiri terpaut di posisi 507 dalam Forbes 2000 tahun ini.

Tentu ini membanggakan sebagai perusahaan besar asal Indonesia yang masuk Forbes Global 2000 membuat Bank Mandiri sejajar dengan perusahaan-perusahaan dunia lainnya. Meskipun laba Bank Mandiri turun 38% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2019 Bank Mandiri memiliki laba mencapai Rp27,5 triliun. Di 2020 laba Bank Mandiri hanya 17,1 triliun turun sekitar 38%. Digadang-gadang penurunan disebabkan oleh pandemi Covid-19 membuat proyek strategis tidak bisa digarap oleh Bank Mandiri.

Bank Mandiri memiliki aset USD 101,7 miliar dengan pendapatan 8,6 miliar dolar. Angka tersebut membuat Bank Mandiri masuk dalam jajaran perusahaan besar di dunia asal Indonesia.

Telkom Indonesia

Telkom Indonesia masuk Forbes list 2000
Source: Wartaekonomi.co.id

Perusahaan keempat yang masuk dalam jajaran Forbes Global 2000 di 2021 bukan perusahaan perbankan, namun masuk dalam jajaran perusahaan milik negara alias BUMN, yakni PT Telkom Indonesia, Tbk. Perusahaan operator seluler dengan produk dan layanan Telkomsel, Kartu Halo, serta layanan internet Indiehome.

Telkom juga disebut-sebut masuk dalam jajaran perusahaan investor yang investasi di perusahaan Unicorn Gojek. Nilai investasinya pun tidak tanggung-tanggung mencapai USD 300 juta atau Rp4,2 triliun. Investasi ini dilakukan untuk memperkuat lini digital Telkom Indonesia.

Baca Juga: Retail Berdarah-Darah, Nasib Retail Di Indonesia Setelah Matahari Tutup 13 Gerai

Sementara itu, Forbes memposisikan PT Telkom Indonesia, Tbk di posisi 762. Posisi tersebut berdasarkan pendapatan Telkom di 2020 mencapai Rp135,57 triliun dengan laba bersih hanya Rp20,80 triliun dan total aset USD 15,8 miliar.

Bank Negara Indonesia

Bank BNI Perusahaan besar asal Indonesia
Source: BNI.co.id

Perusahaan asal Indonesia selanjutnya yang masuk dalam jajaran Forbes Global 2000 adalah PT Bank Negara Indonesia,Tbk (BNI). BNI memang menjadi bank yang fokus ekspansi di luar negeri ini masuk di posisi 1742. Fokus BNI memang memiliki pasar yang hampir sama dengan Bank Mandiri. Namun di akhir 2020 Bank BNI diminta untuk fokus pada korporasi global.

Bank BNI menjadi bank yang cukup terkontraksi akibat pandemi Covid-19, selama 2020 Bank BNI hanya membukukan laba sebesar Rp3,28 triliun. Padahal di 2019 BNI mampu mencatatkan laba mencapai Rp15,28 triliun. Forbes mencatat pendapatan BNI mencapai USD 5 miliar dan total aset USD 63,4 miliar. BNI juga masuk dalam jajaran World Best Banks 2021.

Gudang Garam

Gudang Garam
Source: Gudanggaramtbk.com

Perusahaan terbesar asal Indonesia yang terakhir masuk dalam jajaran Forbes 2000 adalah PT Gudang Garam, Tbk. Perusahaan rokok asal Kediri ini menjadi perusahaan rokok asal Indonesia yang masuk didalam jajaran perusahaan dunia menggalahkan perusahaan-perusahaan besar rokok Indonesia lainnya.

Meskipun mengalami penurunan laba yang cukup besar di 2020 menjadi Rp7,65 triliun. Padahal di periode 2019  mencapai Rp 10,88 triliun. Di Forbes 2000 Gudang Garam masuk dalam peringkan 1760. Dengan aset 5,6 milliar dengan pendapatan yang meningkat mencapai Rp114,48 triliun.

Itulah keenam perusahaan besar asal Indonesia yag masuk dalam jajaran Forbes Global 2000 bersanding dengan perusahaan kelas dunia lainnya. Tentu ini cukup membanggakan bagi masyarakat Indonesia, ada banyak perusahaan di Indonesia yang mendapatkan predikat perusahaan dunia.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

Prediksi! Deretan Bisnis yang akan Tumbuh 10 Tahun Ke Depan

mimin ABC kotaraya

Lagi Belajar Bisnis? Deretan Channel Youtube Belajar Bisnis yang Recommended

mimin ABC kotaraya

6 Elemen Manajemen Bisnis yang Kudu Di Jalankan Entrepreneur

Fattah Miyaz

Leave a Comment