ABCkotaraya.id
Image default
Pajak

Langkah Pengaturan Pajak Accurate Online

Anda pengguna Accurate Online yang baru saja menggunakan Accurate Online? Masih bingung bagaimana mengatur perpajakan pada bisnis Anda? Kali ini, kita akan mencoba untuk membahas langkah pengaturan pajak menggunakan Accurate Online untuk memudahkan Anda dalam mengelola pajak bisnis.  

Aktivitas bisnis tidak bisa lepas dari perpajakan. Seluruh perusahaan yang melakukan aktivitas ekonomi di Indonesia, sudah pasti memiliki kewajiban pajak. Pajak dalam bisnis memang terdapat beberapa jenis, hingga terkadang setiap industri memiliki jenis pajak yang berbeda.

Ada beberapa jenis pajak umum yang pasti dikenakan pada seluruh perusahaan di Indonesia. Pertama Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh). Keberadaan pajak memiliki posisi strategis dalam bisnis. Bahkan jika perusahaan tidak membayar pajak, tentu perusahaan yang Anda bangun bisa terkena sanksi oleh Pemerintah. 

Langkah Mengatur Pajak Menggunakan Accurate Online

Lalu, bagaimana mengatur pajak menggunakan Accurate Online? Hal tersebut cukup mudah. Kita akan memberikannya kepada Anda. 

Ada dua opsi pengaturan pajak di Accurate Online yang perlu Anda ketahui. Opsi pertama, ketika Anda baru pertama kali membuat database Accurate Online, Anda akan diminta untuk mengaktifkan pajak melalui menu fitur dasar. Jika Anda masih belum tahu, Anda bisa membaca (Baca Juga: https://abckotaraya.id/setup-awal-database-accurate-online/).

Opsi kedua yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan fitur Menu Perusahaan setelah Anda login di Accurate Online. Bagaimana mengaksesnya?

Pengaturan Pajak di Accurate Online

1. Pertama

Silahkan Log in ke dalam akun Accurate Online. Pilih database yang ingin  Anda lakukan pengaturan pajak-nya. 

2. Kedua

Pilih Menu perusahaan di bagian menu pada Accurate Online, lalu cari sub menu pajak. 

Memilih Menu Perusahaan Pajak

 

3. Ketiga

Silahkan Anda mengisi data sesuai dengan form yang diminta. Setelah itu Anda bisa pilih save. 

Data Baru Pajak Accurate Online

4. Melihat Daftar Pajak

Melihat daftar Pajak pada Accurate Online

Setelah Anda menyimpan pengaturan pajak terbaru, Anda juga bisa melihat daftar pajak yang telah tersedia. Cukup pilih menu seperti yang ada di dalam kotak merah. Setelah menu tersebut Anda klik, maka akan muncul tampilan daftar pajak seperti dibawah ini:

Pengaturan Pajak Berdasarkan Tipe di Accurate Online

Di dalam Accurate Online, terdapat 7 fitur pajak yang biasa digunakan oleh berbagai perusahaan sesuai dengan kebutuhannya. Adapun tipe pajak tersebut sebagai berikut:

  1. Pajak Pertambahan Nilai (PPn) & 
  2. Pajak Pertambahan Barang Mewah (PPnBM)
  3. Pajak Penghasilan Ps.23
  4. Pajak Penghasilan Ps. 4 Ayat 2
  5. Pajak Penghasilan Ps 21
  6. Pajak Penghasilan Ps. 15
  7. Pajak Penghasilan Ps. 22

Pengaturan Tipe Pajak Dalam Transaksi

Pada umumnya ada beberapa jenis pengaturan pajak dalam transaksi yang bisa dilakukan para pelaku bisnis di Accurate Online. Adapun tipe pajak tersebut adalah:

Pengaturan PPn & PPnBM

Jenis pajak satu ini bisa Anda gunakan pada Modul Penjualan dan Pembelian di Accurate Online. Jurnal transaksi pajak bisa diatur pada Formulir Faktur Penjualan dan Faktur Pembelian. Adapun objek pajak yang dikenakan PPn & PPnBM adalah barang dan jasa yang dijual. 

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pengaturannya di Accurate Online, dengan cara sebagai berikut:

Anda bisa masuk ke dalam Menu Persediaan lalu pilih Barang & Jasa

Memilih menu Persediaan Barang & jasa

Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

Membuat data Baru Barang & Jasa

Lalu Anda bisa memilih menu Penjualan/Pembelian. Lalu Anda bisa langsung mengatur Pajak seperti gambar berikut ini:

Mengatur Pajak Penjualan Pembelian

Setelah menu Pajak Anda ganti dan pilih, Anda perlu memilih Dasar Pengenaan PPn. Dasar Pengenaan PPN adalah Nilai Barang yang akan dikenakan Tarif PPn. Apabila harga barang Rp 2.000.000 maka akan dikenakan PPn sebesar 11%. Sesuai dengan jumlah PPn yang berlaku. Perhitungannya PPn Rp 2.000.000 x 11% = Rp 220.000. 

Pengaturan PPh Pasal 23, PPh Pasal 4 Ayat 2 dan PPh Pasal 15

Pajak ini adalah pajak yang dikenakan pada tipe Persediaan “Jasa”. Karena pengenaan pajak ini berkenaan pada penggunaan/pemberian suatu jasa tertentu. Berikut Langkah-langkahnya:

  • Masuk ke Menu Barang & Jasa
  • Pada informasi PPh, Anda bisa memilih tipe pajak yang akan dikenakan PPh pada jasa tersebut. 
  • Nilai PPh yang dikenakan akan terhitung secara otomatis pada transaksi faktur Penjualan/Pembelian, sesuai dengan tarif yang sudah diatur. Pencatatan pemotongannya akan dilakukan pada formula Pembayaran Penjualan/pembelian. 

PPh 21

Mengatur Pph 21

PPh 21 adalah pemotongan pajak atas penghasilan atas pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan nama atau dalam bentuk apapun yang diterima oleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri. Di Accurate juga tersedia fitur pajak PPh 21 untuk pemotongan Wajib Pajak Pribadi, Adapun langkah pengaturan pajak orang pribadi di Accurate Online:

Pilih kembali Menu Perusahaan, kemudian pilih karyawan. 

Setelah itu, Anda bisa mengisi formulir karyawan dengan mengisi form yang telah tersedia.

Mengisi data PPh 21 Karyawan di Accurate Online

Adapun maksud dari form PPh mulai dihitung adalah, pemotongan PPh atas gaji karyawan dihitung mulai dari bulan apa. 

PPh 21 untuk Pemasok Penjual Jasa Orang Pribadi

Jika perusahaan ingin memotong pajak Pemasok penjual Jasa Orang Pribadi, pengaturan pajak di Accurate Online berbeda dengan Karyawan. Adapun cara tersebut bisa dilakukan sebagai berikut:

Masuk ke Menu pembelian pada Accurate Online, kemudian pilih Pemasok. 

Pada Tab umum Anda bisa mencentang menu Penjual Jasa “Ya, penjual jasa orang pribadi (Dikenakan PPh 21).

Silahkan Anda isi Formulir yang diminta secara lengkap. Setelah itu Anda bisa menyimpannya. 

Kesimpulan

Langkah-Langkah Pengaturan Pajak Accurate Online bisa Anda lakukan dengan mudah berdasarkan panduan di atas. Selamat mencoba.

Related posts

Surat Setoran Pajak; Bukti Pembayaran Sah Pajak

mimin ABC kotaraya

Pengertian Restitusi Pajak, Tujuan, Syarat & Jangka Waktu

mimin ABC kotaraya

Indonesia Akan Tarik PPH 35%, Berikut 7 Negara Dengan Pajak Terbesar

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment

error: Konten di Lindungi