ABCkotaraya.id
Image default
Manajemen

Generation Gap Di Kantor, Begini Cara Menyikapinya

Bukan rahasia umum jika kondisi generation gap selalu terjadi di perusahaan. Perbedaan pemikiran antara generasi satu dengan generasi lainnya umum terjadi di sebuah lini. Tetapi hal tersebut bukan sesuatu yang tidak bisa disikapi dengan bijak. Generation gap di kantor merupakan kewajaran yang terjadi. Biasanya antara generasi muda dengan generasi yang lebih tua.

Generation gap terjadi karena nilai-nilai yang dianut atau yang dipercaya oleh setiap generasi. Mengutip dari Investopedia generation gap adalah kesenjangan generasi dalam menggambarkan tindakan, keyakinan, dan selera yang ditunjukan oleh anggota generasi dalam suatu kelompok.

Kesenjangan ini sebenarnya sering kita jumpai tidak hanya dalam dunia kerja, tetapi juga dalam kehidupan sosial sering sekali kita menemukan kondisi generation gap. Perbedaan pandangan dan nilai hidup menjadi pemicu awal kesenjangan terjadi.

Baca Juga : Bukan Sekedar Gaji, Hal ini yang Menjadi Harapan Milenial dalam Bekerja

Bagaimana Mengatasi generation gap di dalam perusahaan yang bisa Anda lakukan sebagai pimpinan perusahaan.

Sesuaikan Target Perusahaan

Generasi muda atau milenial biasanya lebih terbiasa dengan berbagai hal kehidupan instan dan praktis. Akibatnya, membuat generasi milenial dalam perusahaan lebih memikirkan rencana jangka pendek saja, tanpa memiliki rencana jangka panjang.

Kebalikan dari generasi lebih tua, mereka akan berpikir dalam jangka menengah dan jangka panjang. Menyesuaikan dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka percayai saat ini.

Untuk menyikapi kondisi ini, pengusaha atau para pimpinan perusahaan harus bisa mengatasi generation gap dengan memberikan  target perusahaan yang bisa di diskusikan oleh setiap generasi. Baik itu target jangka panjang, menengah, dan pendek. Sehingga membantu generasi muda dalam membentuk mindset yang searah dengan tujuan perusahaan.

Buat Kegiatan yang Saling Mendukung

Seorang C-level atau Owner harus bisa membuat generation gap ini menjadi suatu program yang saling mendukung antar generasi. Jangan terlalu lama dibiarkan perbedaan pemikiran yang bisa berdampak terhadap kondisi perusahaan ke depan. Sebaiknya Anda menjembatani kondisi ini dengan membuat program saling support antar kedua generasi.

Para generasi baby boomer biasanya memiliki pengalaman yang berharga mengenai dunia yang lebih nyata dan berharga mengenai cara kerja di dunia bisnis. Sementara para milenial memberikan wawasan mengenai bagaimana penggunaan teknologi dapat mengubah banyak aspek dalam kegiatan perusahaan.

Cara terbaik untuk menyikapi generation gap di kantor adalah dengan membuatkan program pendukung untuk menciptakan program dan seimbang, sehingga setiap pihak mendapatkan manfaat dan bisa saling membangun hubungan antar individu yang lebih kuat antara generasi milenial dengan generasi lebih tua.

Komunikasi

Menghadapi generation gap di kantor
Source : https://www.marcumllp.com/

Komunikasi menjadi kunci penting dalam menyikapi generation gap di kantor. Untuk mengatasinya para pemimpin perusahaan harus mampu untuk membangun komunikasi yang baik antara generasi tua dengan generasi yang lebih muda.

Anda juga bisa membuatkan suatu program khusus yang melatih komunikasi antara generasi tua dan muda atau milenial dengan menyiapkan ruang diskusi yang baik. Pemimpin perusahaan juga bisa mencoba untuk memberikan kesempatan agar generasi muda dan tua berada dalam satu divisi yang bisa saling membangun diantara keduanya. Sehingga generation gap di kantor bisa teratasi dengan baik.

Menempatkan Rasa Hormat

Mengutip dari Achievers.com, motivasi dalam membangun keselarasan karyawan dalam sektor generasi, adalah saling hormat antara keduanya. Orang-orang yang berbeda generasi akan lebih terbuka ketika pendapat berbeda bisa di terima dengan cara menghargai pengetahuan dan kontribusi mereka.

Menurut Bonny Monych Specialist performance, generasi baby boomer memiliki etos kerja kuat, termotivasi oleh tantangan, dan ingin dihormati karena kedewasaan mereka. Generasi X ingin dihormati karena memiliki sikap mandiri dan keahlian independen. Sedangkan generasi milenial menghargai kemampuan untuk melakukan banyak tugas, kolaborasi, dan bersikap fleksibel.

Jika ketiga generasi bisa saling memahami karakter masing-masing dan memberikan rasa hormat, tentunya generation gap di kantor akan dapat disikapi dengan bijak.

Keterbukaan

Biasanya dalam perusahaan saat meeting, generasi yang lebih tua ingin ide dan pendapatnya lebih dihargai dibandingkan dengan ide dan pendapat dari generasi yang lebih muda. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa generasi tua lebih memahami proses, dikarenakan pengalaman yang telah mereka miliki lebih banyak.

Padahal, generasi muda juga perlu mendapatkan kesempatan dalam mengemukakan ide dan pendapat mereka. Apa lagi generasi milenial sering dianggap sebagai orang-orang yang memiliki ide cemerlang, setiap idenya sangat kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, para pemimpin perusahaan harus bisa menerima ide dan pendapat dari setiap generasi untuk menghindari generation gap dari kedua generasi atau tiga generasi sekaligus.

Jangan Sampai Ada Pemisahan Usia

Para pemimpin perusahaan sering sekali menemukan kondisi para karyawan berkumpul dan berkelompok hanya dengan orang-orang seusia mereka. Anda harus bisa menghindari hal ini. Anda akan menemukan para karyawan memiliki program inovatif dan produktif ketika Anda sebagai pimpinan perusahaan mampu menggabungkan kedua generasi dan menjembatani generation gap ini. Ketika para generasi tidak berbaur, mereka tidak akan peduli dan berinvestasi satu sama lain.

Memiliki Visi yang Sama

Generation gap di suatu perusahaan memang sesuatu yang mungkin tidak bisa dihindari, tetapi harus dihadapi. Meskipun terkadang menimbulkan konflik, namun konflik sebenarnya bisa dihindari jika kedua generasi bisa memiliki satu visi yang sama untuk sama-sama memajukan perusahaan bersama.

Buatkanlah satu visi yang sama untuk setiap generasi. Sehingga mereka bisa fokus dalam mencapai visi tersebut secara bersama. Tentunya setiap generasi akan melengkapi kekurangan generasi lainnya. Ini akan sangat penting bagi perusahaan.

Mungkin itu beberapa cara menghilangkan generation gap di kantor yang bisa Anda lakukan sebagai Pemilik atau pimpinan perusahaan dalam menghadapi setiap karyawan yang berbeda generasi.

Related posts

Cara Membuat Laporan Keuangan

Eka

8 Cara Mengelola Stok Barang dengan Benar dan Efektif

yani

Manajemen Aset : Apa Pentingnya untuk Bisnis?

yani

Leave a Comment