ABCkotaraya.id
Image default
Akuntansi

Pentingnya Rekonsiliasi Bank Pada Bisnis

Hampir setiap bulan semua bisnis melakukan rekonsiliasi bank. Aktivitas ini untuk mencocokan data keuangan antara buku besar dengan rekening koran dari bank. Melakukan rekonsiliasi bank pun tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Perlu cara yang tepat untuk melakukannya. Pentingnya rekonsiliasi bank menjadi cara akurat untuk mencocokan pencatatan keuangan bisnis.

Pengertian

Seperti yang dijelaskan secara singkat di paragraf awal, bahwa rekonsiliasi bank dilakukan untuk mencocokan data. Seperti dikutip dari Investopedia.com rekonsiliasi bank adalah proses yang dilakukan membandingkan antara rekening bank dan catatan keuangan bisnis.

Pentingnya rekonsiliasi bank diperuntukan untuk memastikan uang masuk dan keluar bisnis tercermin secara akurat. Sehingga segala aktivitas yang ada di bank sesuai dengan pencatatan yang dilakukan, seperti setoran, penarikan, dan aktivitas lain yang mempengaruhi rekening bank dalam periode tertentu.

Baca Juga: Jenis-Jenis Bank yang Harus Diketahui Pebisnis

Dengan adanya rekonsiliasi bank, memastikan pembayaran telah di proses dan penerimaan kas sudah disetorkan sesuai dengan catatan awal. Rekonsiliasi bank akan membantu identifikasi perbedaan saldo di bank dan buku besar.

Tujuan Rekonsiliasi

Melakukan rekonsiliasi bank memang memiliki tujuan yang jelas bagi bisnis. Tujuan pasti melakukan rekonsiliasi bank adalah memastikan adanya persamaan pencatatan antara catatan yang dilakukan oleh akuntan dan juga Bank. Jika ada perbedaan, maka perusahaan bisa meminta perbaikan kepada pihak bank.

Kegiatan rekonsiliasi juga menjadi cara untuk merapihkan pencatatan keuangan dengan baik. Menyesuaikan total dana yang ada di bank dan juga di perusahaan. Terkadang ada beberapa pencatatan yang berbeda antara bank dan pemilik bisnis.

Ketika pemilik bisnis melakukan penyetoran di akhir bulan, ternyata bank baru mencatat setoran tersebut di awal bulan berikutnya. Belum lagi adanya beban yang dilimpahkan bank kepada pemilik rekening, memeriksa kesalahan pencatatan antara bank dan perusahaan, dan memeriksa apakah ada  kredit yang dilakukan oleh bank tanpa sepengetahuan perusahaan.

Disinilah perlunya perusahaan melakukan verifikasi saldo. Memastikan adanya persamaan dan perbedaan antara bisnis dan bank. Selain itu, dengan adanya aktivitas rekonsiliasi akan mengetahui ketelitian dalam setiap pencatatan yang dilakukan oleh pihak bank.

Komponen Rekonsiliasi Bank

Dalam rekonsiliasi bank, terdapat beberapa komponen yang perlu dilewatkan para pebisnis. Selain itu, istilah ini agar Anda lebih mudah dalam mengerti dan memahaminya. Apa sajakah komponen tersebut?

Deposit in Transit

Komponen pertama yang perlu diketahui adalah deposit in transit. Istilah ini mengacu pada uang tunai yang telah diterima oleh perusahaan, tetapi pihak bank belum menerimanya. Sehingga pihak bank belum mencatat dalam rekening perusahaan.

Pasti Anda bertanya-tanya, kenapa hal ini bisa terjadi. Setiap bank memiliki jadwal cut off transaksinya masing-masing. Ketika pelanggan atau pihak perusahaan melakukan transaksi setelah jadwal cut off, dipastikan transaksi tidak akan tercatat oleh bank. Mungkin Anda perlu menunggu esok hari untuk melihat kembali catatan transaksi tersebut.

Outstanding Check

Istilah ini mengacu pada cek yang telah dicatat perusahaan, namun cek tersebut belum dicairkan. Jika proses ini belum diselesaikan, dipastikan bank tidak akan mencatatnya. Namun ketika perusahaan telah mencairkannya, perlu membuat laporan kepada bank agar pihak bank melakukan pembaruan pada catatan kas.

Non-Sufficient Fund Check

Keterangan Non-Sufficient fund check akan terjadi ketika perusahaan menerima laporan untuk mencairkan dana pada cek, namun saldo perusahaan tidak mencukupi. Jika Anda mengalami hal ini, bank tetap akan mencairkan dengan jumlah ketidakjujuran (dishonored) dan saldo di rekening perusahaan akan dikurangi. Namun, dalam proses transaksi ini, pihak bank akan mengajukan biaya dalam proses pencairan.

Prosedur Rekonsiliasi Bank

Pentingnya Proses rekonsiliasi Bank
Source: Corporatefinanceinstitute.com

Ketika Anda melakukan rekonsiliasi bank ada prosedur yang perlu Anda lakukan. Prosedur ini akan membantu Anda lebih mengerti pentingnya rekonsiliasi bank. Berikut beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan.

Membandingkan Saldo

Langkah pertama yang dilakukan dalam rekonsiliasi bank adalah dengan membandingkan saldo perusahaan dan rekening bank. Anda bisa melakukannya dengan menganalisis rekening koran yang diperoleh setiap bulan. Disinilah Anda harus teliti untuk menyesuaikan catatan kas dengan rekening bank.

Mencatat Transaksi yang Dilakukan Bank

Selanjutnya hal yang perlu Anda lakukan dalam rekonsiliasi bank adalah mencatat transaksi yang dilakukan oleh bank. Anda perlu mencatat seluruh transaksi yang terjadi, apakah sudah sesuai atau belum. Jika ada yang tidak sesuai dengan catatan Anda, Anda perlu melaporkannya kepada bank.

Memeriksa Transaksi yang Masih Terproses

Ketika ada transaksi yang masih terproses, Anda perlu menghubungi pihak terkait untuk menanyakan transaksi yang terjadi. Jika ada perbedaan nominal transaksi, Anda bisa mencoba menghubungi pihak bank untuk menyelesaikan masalah nominal tersebut.

Umumnya sih akan ditemukan mengapa terjadinya selisih. Sehingga bisa dilakukan penyesuain pada akun Anda.

Hitung Selisih Di Catatan Lain

Saat melakukan rekonsiliasi bank dan menemukan selisih, Anda perlu menghitungnya dicatatan lain. Cara ini untuk menyesuaikan dimanakah transaksi yang mebuat selisih. Ketika selisih telah ditemukan tentu proses rekonsiliasi selesai, tetapi jika tidak maka perlu melakukan perhitungan ulang.

Baca Juga: Bisnis Jadi Gampang Rekonsiliasi Bank Pakai Fitur Smartlink e-Banking Accurate Online

Periksa Kembali

Sebelum Anda menyelesaikan proses rekonsiliasi bank, Anda perlu memeriksanya kembali. Apakah aktivitas rekonsiliasi sudah diselesaikan atau belum. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rekonsiliasi tidak ada selisih kembali. Nah, disinilah pentingnya rekonsiliasi bank pada bisnis Anda.

Kesimpulan

Setiap perusahaan perlu melakukan rekonsiliasi bank setiap bulan untuk mencocokan informasi saldo yang tercatat. Baik dalam catatan buku besar perusahaan maupun dalam rekening bank. Dengan begitu data keuangan perusahaan akan lebih akurat dan sesuai. Pentingnya rekonsiliasi bank menjadi hal vital yang perlu dilakukan oleh perusahaan. Jadi jangan mengabaikan atau melewatkan proses ini.

Anda bisa lebih mudah dalam melakukan rekonsiliasi Bank dan meminimalisir kesalahan dengan melakukan aktivitas rekonsiliasi menggunakan software akuntansi Accurate Online. Accurate Online telah dilengkapi dengan fitur rekonsiliasi bank yang memudahkan tim keuangan perusahaan dalam mencocokan setiap transaksi setiap bulannya.

Related posts

6 Langkah Sederhana Belajar Akuntansi untuk Pengusaha

Fattah Miyaz

Panduan Menggunakan Accurate Online

mimin ABC kotaraya

Pembukuan Sederhana untuk UMKM, Berikut Listnya!

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment

error: Konten di Lindungi