ABCkotaraya.id
Image default
Life Style

8 Softskill Menjadi Pengusaha, Untuk Para Calon Entrepreneur

Kalau Anda mau menjadi pengusaha atau telah menjadi pengusaha, ada hal yang harus Anda sadari dan pahami. Anda harus memiliki soft skill. Soft skill merupakan sebuah bakat yang bisa dilatih secara otodidak atau tanpa mengikuti pendidikan formal. Kemampuan satu ini menjadi bekal pengusaha. Apa saja softskill menjadi pengusaha.

Selain kemampuan teknis, seorang pengusaha harus memiliki softskill sebagai bekal membawa bisnis kepada kesuksesan. Softskill ini tidak diajarkan secara langsung saat Anda mengenyam pendidikan formal. Bahkan beberapa softskill muncul dari pengalaman-pengalaman yang Anda alami di saat membangun bisnis.

Sebenarnya ada beberapa softskill menjadi pengusaha yang wajib dimiliki oleh para pelaku bisnis di Indonesia dan dimanapun. Namun, masih banyak pengusaha yang meremehkan softskill ini. Sebenarnya apa saja softskill menjadi pengusaha yang harus dimiliki para pengusaha?

Baca Juga : Ingin Sukses, Lakukan 7 Pola Pikir Pengusaha Sejati yang Wajib Dijiplak

Komunikasi

Banyak orang meremehkan komunikasi, mereka menganggap bahwa komunikasi adalah salah satu hal yang cukup mudah dilakukan tanpa harus banyak di pelajari. Padahal komunikasi bukan sekedar mengobrol biasa dengan orang-orang yang kita kenal, tetapi ada seni dan ilmunya.

Komunikasi ini penting untuk melakukan berbagai aktivitas dalam bisnis. Para pengusaha sukses selalu memiliki gaya komunikasi yang menginspirasi dan mengarahkan para pegawainya. Mereka memiliki teknik khusus untuk mengajak karyawan bisa memahami pesan yang disampaikan untuk mencapai kesuksesan bersama.

Selain itu, komunikasi itu bisa membantu Anda untuk membangun tim building yang baik. Kalau komunikasi Anda tidak baik, tentu para staff akan bingung memahami pesan yang ingin disampaikan. Ilmu komunikasi harus Anda latih terus sebagai softskill Anda dalam membangun dan mengembangkan bisnis .

Leadership

Leadership
Source: Freepik.com

Setelah Anda memahami ilmu komunikasi, Anda harus belajar tentang leadership. Leadership merupakan salah satu softskill wajib yang memang harus dimiliki pengusaha. Seorang pengusaha adalah pemimpin. Bagaimana mereka bisa mempengaruhi, mengarahkan seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan bersama.

Yang harus Anda pahami, leadership bukan tindakan bossy. Bossy adalah sikap memerintah kepada bawahan. Bossy berbeda dengan leadership. Tetapi banyak yang menayamakan tindakan ini.

Bagi para pebisnis sukses, bossy adalah sikap yang hanya menyuruh-nyuruh staff dengan maksud memperlihatkan kuasa Anda dihadapan para staff. Berbeda dengan leadership. Leadership merupakan sikap yang bisa menginspirasi, dan memecahkan masalah secara bersama. Para pemimpin juga bisa mengkordinasi segala aspek yang ada dalam bisnis mereka kepada para staff dengan cara yang baik tanpa terlihat memerintah.

Menyelesaikan Masalah

Dalam bisnis, masalah akan selalu muncul. Mungkin tiada hari tanpa masalah. Seorang pebisnis harus bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya. Menemukan jalan keluar yang solutif dalam setiap masalah yang terjadi. Masalah yang muncul harus diselesaikan secara bersama tim.

Masalah bukan hanya diselesaikan oleh para staff yang menimbulkan masalah. Tetapi harus diselesaikan secara bersama-sama untuk menemukan jalan keluar yang benar-benar solutif. Terutama para pemimpin, para staff sangat membutuhkan arahan para pemimpin.

Seorang pengusaha harus mampu menyelesaikan masalah dengan tetap menjaga keharmonisan anggota tim. Jangan sampai penyelesaian masalah membuat tim Anda terpecah belah. Disinilah ada peran komunikasi yang baik antar anggota dan pembawaan dari Anda sebagai pengusaha.

Berpikir Analisis

Softskill menjadi pengusaha selanjutnya yang harus dimiliki adalah berpikir analisis. Hal ini dikenal dengan bagaimana Anda sebagai pengusaha bisa membaca situasi dan memprediksi apa yang akan terjadi ke depannya. Memang softskill satu ini tidak mudah dilakukan, tetapi dengan pengalaman Anda akan mengerti bagaimana belajar dan melakukan berpikir analisis.

Biasa berpikir analisis akan terlatih ketika Anda banyak menemukan masalah dalam bisnis. Setiap pikiran analisis harus berdasarkan data, informasi baru, dan pertimbangan yang tepat serta tidak merugikan siapapun. Dari berpikir analisis, Anda mungkin bisa menemukan pertimbangan-pertimbangan lain berkaitan ide-ide segar.

Negosiasi

Setiap pengusaha harus memiliki kemampuan bernegosiasi yang baik. Ets, negosiasi bukan berarti Anda harus selalu untung. Tetapi bagaimana Anda bisa memberikan dampak bagi bisnis Anda dan partner bisnis. Sehingga kalian bisa untung bersama.

Teknik negosiasi memang tidak mudah, pengusaha akan banyak bertemu dengan orang-orang untuk sama-sama memajukan bisnis Anda. Cara ini menjadi modal, agar Anda bisa mendapatkan hasil terbaik.. Kemampuan negosiasi mengharuskan Anda memiliki kemampuan persuasi. Untuk menjelaskan bagaimana pendapat Anda bisa bermanfaat untuk semua.

Manajemen Waktu

Softskill terakhir yang harus dimiliki oleh para pengusaha adalah manajemen waktu. Penting sekali Anda memiliki softskill manajemen waktu, karena dalam berbisnis Anda bisa bertemu dengan berbagai orang dalam satu hari. Manajemen waktu sangat dibutuhkan ketika Anda harus bertemu orang-orang demi kelancaran bisnis.

Para pelaku bisnis harus bisa memiliki daftar kegiatan, prioritas, dan menghilangkan sikap menunda sebuah pekerjaan. Anda harus bisa mengelola waktu dengan baik untuk mendapatkan hasil efektif dalam membagi prioritas. Kalau Anda ingin bertemu orang, Anda bisa mencoba untuk datang lebih awal daripada orang tersebut. Ini akan membuat Anda disegani oleh klien Anda.

Percaya Diri

Seorang pengusaha haruslah orang yang percaya diri. Percaya diri bagaimana seseorang mengakui kemampuannya untuk melakukan sesuatu. Orang yang percaya diri selalu memiliki sikap optimis, rasional, objektif, dan realistis dalam menyelesaikan masalah yang muncul.

Kepercayaan diri juga akan membantu Anda dalam mengejar setiap tujuan dengan rasa optimis yang besar. Ketika Anda optimis, semua masalah akan terasa ringan. Apa lagi Anda juga memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap tim Anda. Ini akan membuat Anda semakin maju dan Berjaya ke depannya.

Akuntansi

Softskill menjadi pengusaha yang terakhir  dan sangat wajib di pelajari adalah akuntansi. Akuntansi dalam bisnis sangatlah penting, semua jenis bisnis harus memiliki akuntansi. Tanpa akuntansi, bisnis akan sulit dalam menilai kinerja. Akuntansi adalah bahasa bisnis yang harus diterjemahkan oleh pengusaha.

Melihat maju atau tidaknya bisnis, bisa dilihat melalui akuntansi bisnis tersebut. Pengusaha harus memiliki softskill akuntansi agar bisa mengambil keputusan dan menentukan strategi bisnis ke depan berdasarkan laporan keuangan bisnis yang diuraikan dari proses akuntansi.

Setidaknya, Anda sebagai pengusaha harus memiliki pengetahuan tentang dasar-dasar akuntansi. Selebihnya, Anda bisa menyerahkan kepada software Akuntansi Accurate, agar pencatatan dan pembukuan bisnis bisa lebih akurat dan efektif. Sehingga Anda bisa lebih fokus dalam hal-hal pengembangan bisnis ke depan.

Nah, demikian softskill menjadi pengusaha yang harus dimiliki oleh para pengusaha atau pebisnis. Deretan softskill diatas bisa diperoleh dari berbagai aktivitas bisnis yang dijalankan setiap hari. Semua tidak bisa muncul secara tiba-tiba, tapi Anda bisa mempelajari setiap pola dan menemukan cara efektif untuk mempelajari setiap softskill tersebut.

Related posts

Hal-hal Kecil Yang Berpengaruh Besar Dalam Hidup

Safina

Punya Rencana Liburan? Berikut Tips Traveling Hemat Sesuai Budget

Siti

6 Cara Mengendalikan Amarah Saat Meeting

Fattah Miyaz

Leave a Comment