ABCkotaraya.id
Image default
Bisnis

6 Cara Membangun Brand image Agar Selalu Melekat Di Pikiran Konsumen

Pencitraan tidak harus dilakukan oleh perorangan. Brand juga perlu melakukan pencitraan loh. Biasa disebut dengan brand image. Pertanyaannya bagaimana membangun brand image yang kuat agar selalu diingat oleh konsumen maupun masyarakat. Tentu dengan melakukan beberapa langkah dibawah ini.

Apa itu Brand Image?

Sebelum kita membahas bagaimana membangun brand image, kita akan membahas pengertian dari brand image itu sendiri.

Brand Image atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan pencitraan merek, di definisikan pandangan, ide, kesan seseorang terhadap suatu perusahaan atau produk tertentu yang akan mempengaruhi pikiran mereka untuk memilih brand yang ingin mereka gunakan.

Baca Juga: Tahapan Membangun Personal Branding untuk Bisnis

Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan dan produk selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan brand image demi mendapatkan animo dan loyalitas pelanggan di industri mereka.

Beberapa brand berhasil membangun pencitraan, hingga membuat kita selalu mengingatnya. Anda pun pasti selalu berpikir dengan satu produk yang selalu disebut oleh masyarakat ketika ingin membeli produk tersebut. Meskipun merek yang disebut masyarakat, barang yang mereka terima bukanlah merek yang disebut.

Tidak mudah mendapatkan brand image, bukan berarti tidak bisa. Kita akan mengulasnya cara membangun brand image untuk melekatkan persepsi konsumen terhadap produk maupun brand yang Anda miliki itu.

Tips Meningkatkan Brand Image

Target Pasar

Tahapan pertama untuk membangun brand image dengan menentukan target pasar bisnis Anda. Anda bisa melakukan penargetan dengan menentukan berdasarkan demografi konsumen berdasarkan umur, perilaku, lokasi geografis, dan budaya sesuai dengan kebutuhan pemasaran yang bisnis Anda butuhkan. Sangat penting, agar Anda menentukan target pasar secara spesifik.

Dengan mengetahui spesifik pelanggan yang tepat, Anda bisa menyusun strategi pemasaran yang akurat. Bisnis bisa berjalan secara cepat dan brand image bisa terpatri dengan kuat di hati pelanggan.

Membangun Brand Identity

Meningkatkan brand Image
Source: spellbrand.com

Saat Anda ingin membangun brand image, Anda juga harus membangun brand identity atau identitas merek. Apa keduanya sama? Tentu berbeda, tetapi saling melengkapi. Mengutip dari 99design.com, brand identity adalah kumpulan semua elemen yang diciptakan perusahaan atau brand untuk menggambarkan citra yang tepat bagi konsumen.

Identitas merek ini akan mudah dikenali ketika konsumen melihat logo, warna, atau elemen tertentu yang bisa mereka lihat ditempat umum. Meskipun Anda tidak menyebut brand Anda, tetapi hanya logo maka konsumen akan mengasosiasikan brand Anda tersebut.

Melakukan Promosi

Promosi bukan berarti Anda memberikan diskon kepada konsumen atas pembelian produk Anda. Kegiatan promosi bisa menjadi salah satu ajang yang tepat untuk meningkatkan pencitraan merek loh. Meskipun brand Anda sudah cukup dikenal, Anda tetap harus melakukan promosi berkelanjutan.

Para brand besar saja mereka masih terus melakukan aktivitas promosi berkelanjutan. Cara ini mereka lakukan untuk menunjukan kepada konsumen bahwa mereka masih “eksis” dan konsumen bisa mendapatkan produk dengan mudah.

Tunjukan Pembeda

Brand Anda tidak mungkin berdiri sendiri atau tidak memiliki produk pesaing. Mungkin brand Anda hadir untuk menutupi kekurangan dari pesaing Anda. Bagaimana Anda menunjukan perbedaan tersebut kepada konsumen? Bangun pencitraan dengan karakter Anda sendiri.

Karakter brand harus tampak lebih menonjol dibandingkan dengan kompetitor. Memang membangun karakter brand itu bukan tugas yang mudah. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda melakukannya dengan melakukan brainstorming kepada anggota tim yang lain atau para pemegang saham lainnya untuk menentukan karakter brand Anda.

Tentukan Tujuan

Saat Anda ingin membangun brand image, Anda harus mengetahui tujuan Anda membangun untuk apa. Bagaimana Anda menyiapkan tujuan dari brand image ini? Tentu hanya Anda yang tahu kemana tujuan perusahaan. Membangun brand image tanpa tujuan baik itu jangka panjang maupun jangka menengah, akan menimbulkan ketidakefektifan dalam proses pencitraan.

Lakukan Komunikasi Pemasaran

Setelah semua hal diatas sudah Anda persiapkan, kini saatnya membangun komunikasi pemasaran brand kepada calon konsumen. Komunikasi pemasaran dilakukan dengan menyampaikan pesan-pesan yang efektif untuk melakukan pengenalan dan membeli brand bisnis Anda.

Pesan-pesan yang dilakukan harus sesuai dengan aspek unik dari brand, nilai tambah yang bisa diberikan kepada pelanggan, dan sentuhan personal kepada konsumen.

Ada beberapa instrumen yang bisa digunakan dalam melakukan komunikasi pemasaran, meliputi:

  • Public relation (PR)
  • Konten pemasaran
  • Media sosial

Ketiga instrumen tersebut masih cukup efektif untuk komunikasi pemasaran. Manfaatkan ketiganya demi membangun brand dan mendapatkan hati konsumen.

Tidak mudah untuk membangun pencitraan merek. Ketika Anda membangunnya secara konsisten, tentu akan membawa bisnis menjadi lebih unggul dan selalu melekat di hati konsumen. Jangan lupa untuk tetap menjaga keuangan bisnis agar tetap stabil.

Akan percuma, jika Anda melakukan aktivitas untuk membangun brand image tetapi mengabaikan keuangan. Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate Online untuk membantu bisnis berkembang lebih pesat dengan membangun citra positif terhadap merek.

Related posts

Ingat! 5 Persiapan Penting Sebelum Membuka Cabang Bisnis yang Baru

Fattah Miyaz

Peluang Usaha Dengan Modal Kecil Yang Menguntungkan di Tahun 2020

Fattah Miyaz

5 Perilaku Belanja Online Masyarakat yang Harus Diketahui Pengusaha Online

Fattah Miyaz

Leave a Comment