ABCkotaraya.id
Image default
Life Style

5 Manfaat Menjadi Seorang Filantropi yang Jarang Disadari

Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia menurut Charities Aid Foudation (CAF) World Giving Index 2021. Penghargaan ini sangat berarti dan menunjukan pada dunia, bahwa orang-orang Indonesia sangat dermawan. Kedermawanan mungkin di luar negeri lebih dikenal dengan istilah filantropi. Ada banyak pengusaha kaya menjadi filantropi. Adakah manfaat menjadi seorang Filantropi?

Indonesia mampu menempati posisi teratas sebagai negara paling dermawan sebab hampir 83% masyarakat Indonesia pernah menyumbangkan uang mereka untuk kegiatan sosial. Menjadikan Indonesia mendapatkan posisi tertinggi dalam kegiatan kesukarelawan. Setiap ada bencana atau kegiatan kemanusiaan, masyarakat Indonesia akan sukarela menyumbangkan harta mereka. Tidak dipungkiri membuat Indonesia menduduki posisi pertama dalam kegiatan sosial.

Keberhasilan Indonesia mendapatkan ini, tidak terlepas dari ajaran agama dan tradisi lokal Indonesia yang sangat berkaitan dengan jiwa gotong royong dan membantu sesama.

Baca Juga: 4 Profesi yang Membuat Jumlah Orang Kaya Di Indonesia Meningkat?

Istilah filantropi akhirnya cukup menguat belakangan ini. Apa sebenarnya filantropi dan manfaat menjadi seorang filantropi?

Pengertian Filantropi

Filantropi berasal dari Bahasa Yunani yaitu philos yang artinya cinta dan antrhopos yang berarti manusia. Artinya filantropi memiliki definisi sebagai cinta kepada sesama manusia atau peduli terhadap manusia sekitar. Aksi filantropi biasanya diwujudkan dengan kedermawanan dan kecintaan terhadap sesama.

Menjadi seorang filantropi adalah suatu kehebatan yang masih sangat jarang dimiliki oleh banyak orang. Bahkan seorang filantropi akan mendapatkan banyak manfaat. Apa saja manfaatnya?

Kesehatan Mental

Kesehatan mental menjadi dampak yang cukup signifikan ketika seseorang memutuskan menjadi filantropi. Menurut berbagai penelitian aktivitas beramal atau menderma menjadikan pelakunya merasa lebih baik dalam kehidupan. Bisa diartikan, orang-orang yang suka menderma menjadikan harta atau kekuatan yang dimiliki digunakan secara bersama-sama, bukan hanya untuk kenikmatan sendiri.

Disisi lain, para filantropi adalah orang-orang yang sangat mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Bahkan menjadi dermawan bisa mengurangi tingkat depresi dan stress loh. Anda bisa coba bertanya kepada orang-orang yang suka mendermawakan hartanya kepada yang membutuhkan. Apa yang mereka rasakan setelah memberi? Pasti mereka akan menjawab ketenangan jiwa.

Membuat Hati Bahagia

Kesehatan mental yang terbentuk dari aktivitas filantropi akan membuat hati menjadi lebih bahagia. Banyak orang diluar sana yang tampaknya memiliki banyak harta, tetapi mereka tidak terlihat sangat bahagia. Bagi mereka yang suka melakukan aktivitas kedermawanan, mereka akan membuat hati menjadi lebih Bahagia.

Para filantropi akan merasa mereka lebih bahagia ketika mereka bisa berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Bukan sekedar menikmati hasil sendirian. Bahkan orang-orang yang suka mendermakan harta mereka memiliki hati yang sangat damai.

Koneksi Sosial

Para filantropi sebagian besar dari mereka adalah orang-orang kaya yang memiliki banyak bisnis. Saat mereka melakukan aktivitas sosial, mereka juga akan menjaring koneksi sosial yang mereka temukan di lapangan. Kecuali memang, kegiatan sosial yang mereka lakukan menggunakan nama anonim, sehingga tidak ada yang tahu siapa dermawan sebenarnya.

Kegiatan filantropi bukan sekedar membagikan harta saja. Tetapi Anda juga bisa menjadi seorang relawan yang bisa mengajari hal-hal baru di tengah masyarakat yang mungkin tertinggal. Anda juga bisa menjadi relawan di tempat-tempat bencana.

Saat Anda turun ke lapangan dan bertemu lebih banyak orang yang memiliki kesenangan yang sama dengan Anda, secara tidak langsung Anda akan bertemu orang-orang baru yang mungkin saja mereka bisa menjadi koneksi Anda di masa depan. Sebab, orang yang Anda temui mungkin bisa menjadi sahabat, kolega, dan mitra bisnis. Tidak akan ada yang membatasi.

Menjadi Orang Bermanfaat

Manfaat menjadi dermawan
Source: Entrepreneur.com

Ada banyak penyebab orang-orang menjadi seorang filantropi dan merasakan manfaat menjadi seorang filantropi. Apa lagi ada orang-orang filantropi yang rela menghabiskan harta dan waktu mereka untuk menemukan hal-hal baru.

Seperti mengembangkan riset untuk meneliti berbagai hal yang dapat membawa perubahan pada dirinya maupun dunia. Disinilah banyak para filantropi akan merasa bahwa mereka benar-benar menjadi orang yang membawa dampak besar.

Filantropi adalah cara luar biasa untuk membantu orang lain sambil menuai banyak manfaat. Jika Anda belum terjun dalam kegiatan kedermawanan, sekarang lah waktunya.

Baca Juga: Manfaat Testimoni untuk Bisnis dan Cara Mendapatkannya!

Pengurangan Pajak

Memang ini yang menjadi dilema masyarakat bawah. Ada beberapa filantropi yang sengaja menyumbangkan Sebagian hartanya bukan sungguh-sungguh untuk membantu, tetapi mereka menghindari pajak.

Banyak pebisnis yang menjadi filantropi dapat menghemat lebih banyak pengeluaran mereka untuk membayar pajak. Sehingga mendapatkan berbagai keuntungan untuk diri sendiri dan perusahaan tempat bernaung.

Menjadi filantropi haruslah diniatkan untuk membawa dunia menjadi lebih baik. Mengurangi kesenjangan sosial dan juga bisa meningkatkan taraf hidup orang lain. Ada banyak manfaat lainnya saat Anda menjadi seorang filantropi.

Related posts

Peran Influencer dalam mengembangkan bisnis

Annisa

5 Bahaya Kerja Lembur bagi Kesehatan Anda

mimin ABC kotaraya

5 Aktivitas untuk Mengatasi Stress Akibat Pandemi

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment