ABCkotaraya.id
Accurate OnlineTutorial

Cara Mencatat Pelunasan Piutang Menggunakan Aset Tetap di Accurate Online

Promo Accurate Online

Dalam kegiatan bisnis, pelunasan piutang dari pelanggan tidak selalu dilakukan menggunakan uang tunai atau transfer bank. Pada kondisi tertentu, pelanggan dapat melunasi kewajibannya dengan menyerahkan barang kepada perusahaan. Jika barang tersebut memenuhi kriteria untuk dicatat sebagai aset tetap, perusahaan perlu melakukan pencatatan secara tepat agar nilai piutang dan aset tetap dapat tercatat dengan benar.

Pada accurate online, pencatatan pelunasan piutang menggunakan aset tetap dapat dilakukan melalui beberapa tahapan. Prosesnya dimulai dengan menampung nilai piutang ke akun penampung, kemudian mencatat barang yang diterima sebagai aset tetap.

Sebagai ilustrasi, Pelanggan A memiliki piutang kepada perusahaan sebesar Rp15.000.000. Pelanggan tersebut melakukan pelunasan dengan menyerahkan Laptop Lenovo kepada perusahaan. Laptop tersebut kemudian akan digunakan dan dicatat sebagai aset tetap perusahaan.

Berikut langkah-langkah pencatatannya.

Tahap 1: Menampung Nilai Piutang Pelanggan ke Akun Penampung

Sebelum mencatat barang yang diterima sebagai aset tetap, nilai piutang pelanggan perlu ditampung terlebih dahulu menggunakan akun penampung.

1. Membuat Akun Penampung

Pertama, buat akun penampung dengan tipe Aset Lancar Lainnya.

Masuk ke:

Buku Besar | Akun Perkiraan | Data Baru

Buat akun baru sesuai kebutuhan, kemudian pilih tipe akun Aset Lancar Lainnya. Setelah informasi akun selesai diisi, klik Simpan.

Akun ini nantinya digunakan sebagai akun perantara untuk menampung nilai pelunasan piutang sebelum dicatat menjadi aset tetap.

2. Mengatur Akun Penampung pada Preferensi

Setelah akun penampung dibuat, masuk ke:

Pengaturan | Preferensi | Akun Perkiraan | Penjualan/Pembelian | Penerimaan Pembayaran

Pada bagian Akun Diskon, pilih akun penampung yang sebelumnya sudah dibuat.

Setelah akun yang sesuai dipilih, klik Simpan untuk menyimpan pengaturan.

3. Membuka Faktur Penjualan yang Akan Dilunasi

Selanjutnya, masuk ke:

Penjualan | Faktur Penjualan | Daftar Faktur Penjualan

Cari dan pilih faktur penjualan milik pelanggan yang akan dilunasi menggunakan barang. Setelah faktur ditemukan, klik:

Proses | Pembayaran

Sistem akan menampilkan halaman Penerimaan Penjualan untuk mencatat proses pelunasan tersebut.

4. Mencatat Penerimaan Penjualan

Pada halaman Penerimaan Penjualan, lengkapi informasi yang diperlukan, seperti:

  • Bank
  • No Bukti #
  • Tanggal Bayar

Setelah itu, pilih transaksi faktur penjualan yang tampil pada tab Faktur.

Kemudian masuk ke tab Informasi Diskon. Pada bagian akun diskon, pilih akun penampung yang sudah dibuat sebelumnya.

Masukkan nilai diskon sebesar nilai faktur penjualan yang dilunasi. Dalam ilustrasi ini, nilai yang dimasukkan adalah Rp15.000.000.

Setelah semua informasi sesuai, klik Lanjut, kemudian Simpan transaksi.

Dengan langkah tersebut, nilai piutang pelanggan akan ditampung terlebih dahulu pada akun yang telah disiapkan.

5. Periksa Jurnal Transaksi

Setelah transaksi penerimaan penjualan disimpan, periksa jurnal yang terbentuk untuk memastikan pencatatannya sudah sesuai.

Pada tahap ini, nilai piutang pelanggan sudah tidak lagi tercatat sebagai piutang karena transaksi tersebut telah diproses sebagai pelunasan. Nilai yang diterima kemudian ditampung pada akun penampung yang telah dibuat sebelumnya.

Tahap 2: Mencatat Pelunasan Menjadi Aset Tetap

Setelah nilai pelunasan pelanggan ditampung, tahap berikutnya adalah mencatat barang yang diterima sebagai aset tetap perusahaan.

1. Membuat Data Aset Tetap Baru

Masuk ke menu:

Aset Tetap | Aset Tetap | Data Baru

Pada halaman tersebut, buat data aset tetap baru untuk barang yang diterima dari pelanggan.

Dalam contoh ini, barang yang diterima adalah Laptop Lenovo dengan nilai sebesar Rp15.000.000.

2. Mengisi Informasi Aset Tetap

Selanjutnya, lengkapi informasi aset pada bagian Informasi Umum dan Info Lainnya.

Informasi yang dapat diisi antara lain berupa nama aset, tanggal perolehan, serta informasi lain yang diperlukan sesuai pencatatan aset perusahaan.

Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen dan kondisi aset yang diterima agar pencatatan aset tetap dapat dilakukan dengan tepat.

3. Memilih Akun Penampung pada Akun Pengeluaran

Kemudian masuk ke tab Akun Pengeluaran.

Pada bagian tersebut, pilih akun penampung yang sebelumnya digunakan ketika mencatat penerimaan pelunasan piutang.

Masukkan nilai aset sesuai dengan nilai piutang yang dilunasi. Dalam ilustrasi ini, nilai yang dicatat adalah Rp15.000.000.

Setelah seluruh informasi aset tetap selesai diisi, klik Lanjut dan kemudian Simpan.

Dengan demikian, nilai yang sebelumnya berada pada akun penampung akan digunakan untuk mencatat perolehan aset tetap.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Pastikan Nilai Piutang dan Aset Sesuai

Nilai pelunasan yang dicatat sebaiknya sesuai dengan nilai piutang yang dilunasi. Dalam contoh ini, piutang sebesar Rp15.000.000 dilunasi dengan Laptop Lenovo senilai Rp15.000.000.

Jika nilai barang yang diterima berbeda dengan nilai piutang, pencatatannya perlu disesuaikan berdasarkan kondisi transaksi dan kebijakan akuntansi perusahaan.

Periksa Jurnal Setelah Transaksi

Setelah seluruh proses selesai, lakukan pengecekan jurnal dari kedua transaksi. Pastikan piutang pelanggan sudah berkurang atau lunas, akun penampung tidak menyisakan saldo yang seharusnya sudah dialihkan, dan aset tetap telah tercatat dengan nilai yang benar.

Pengecekan ini penting untuk menjaga agar laporan keuangan tetap akurat dan tidak menimbulkan saldo yang tidak semestinya.

Kesimpulan

Pelunasan piutang menggunakan aset tetap dapat dilakukan dengan dua tahapan utama. Pertama, menampung nilai piutang pelanggan ke akun penampung melalui proses Penerimaan Penjualan. Kedua, mencatat barang yang diterima sebagai aset tetap melalui menu Aset Tetap.

Dengan mengikuti tahapan tersebut, perusahaan dapat mencatat transaksi pelunasan piutang menggunakan barang secara lebih terstruktur. Pastikan setiap nilai transaksi, akun penampung, dan data aset sudah diperiksa sebelum transaksi disimpan.

Dapatkan Bantuan Penggunaan Accurate

ABCKOTARAYA merupakan official partner dari software Accurate, termasuk accurate lite dan accurate pos. ABCKOTARAYA memiliki tim sales profesional yang memahami berbagai fitur software Accurate dan dapat membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan bisnis.

ABCKOTARAYA juga menyediakan demo produk untuk pengenalan fitur, diskusi pre-sales terkait case yang dapat diterapkan di Accurate, serta FREE trial produk Accurate.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Abckotaraya.id atau hubungi WhatsApp 0851 0199 6526.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

Cara Mengatur Merchant Discount Rate (MDR) dan Biaya Tambahan Transaksi di Accurate POS

ABC Kotaraya

Cara Membuat Faktur Pembelian Non Tunai di Accurate Lite

ABC Kotaraya

Cara Mengatur Rentang Umur Utang/Piutang di Accurate Online agar Laporan Lebih Fleksibel

ABC Kotaraya

Leave a Comment