ABCkotaraya.id
Image default
Bisnis

Pebisnis Harus Paham! 10 Prinsip Ekonomi Dalam Bisnis

Prinsip ekonomi dalam bisnis memang menjadi aspek pegangan bagi setiap pengusaha dimanapun. Secara umum, prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara apa yang telah dikorbankan dengan apa yang sudah didapatkan. Prinsip ekonomi akan berlaku dalam tiga kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Mulai dari kehidupan sehari-hari hingga permasalahan ekonomi suatu Negara, semua bisa diselesaikan dengan mengedepankan prinsip ekonomi. Lalu apa saja prinsip ekonomi yang berlaku?

Baca Juga: 9 Permasalahan Ekonomi Modern yang Sering Terjadi Di Negara Manapun

10 Prinsip Ekonomi yang Pasti Terjadi

Semua Pihak Menghadapi Trade Off

Istilah tidak yang gratis di dunia, kecuali oksigen adalah keniscayaan. Ketika setiap dari kita ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan, semuanya memerlukan pengorbanan. Misal, ketika Anda ingin membeli suatu barang dengan harga yang cukup mahal. Pilihannya ada dua, Anda membeli secara cash dengan mengumpulkan uang terlebih dahulu atau menggunakan tabungan yang Anda miliki. Lalu, jika Anda ingin mendapatkan barang tersebut di waktu yang cepat dan instan Anda harus membelinya secara kredit. Semua butuh pengorbanan.

Kondisi seperti ini juga berlaku dalam bisnis, ketika Anda ingin mendapatkan suatu tender maka disitu ada pengorbanan yang Anda lakukan. Baik itu pengorbanan untuk menggunakan orang-orang yang ahli dalam public speaking maupun orang-orang yang bisa menampilkan slide presentasi yang menarik agar disukai oleh pemilik tender dan perusahaan Anda bisa memenangi tender tersebut. Itulah trade off atau pengorbanan bisa berupa waktu, uang, tenaga, dan lainnya.

Oppurtunity Cost

Oppurtunity cost adalah biaya kesempatan yang dikeluarkan ketika Anda memilih suatu peluang. Misal, Anda sedang menjalankan aktivitas bisnis yang lain. Tiba-tiba ada satu tren yang sedang meningkat pada saat itu. Akhirnya, Anda mengambil tren itu untuk mengerjakannya dan meninggalkan sesuatu yang sejak lama Anda lakukan.

Hal ini terjadi pada beberapa industri konveksi di Indonesia sejak pandemi Covid-19. Mereka yang biasa memproduksi pakaian, akhirnya harus menyetop produksi tersebut dan memilih memproduksi masker. Setidaknya, keputusan yang diambil oleh para pengusaha konveksi dapat memberikan keuntungan yang besar bagi mereka selama masa pandemi. Dibandingkan mereka harus menutup usaha, karena tidak ada yang membeli barang yang mereka produksi.

Pemikiran Rasional untuk Keuntungan

Prinsip ekonomi dalam bisnis satu ini tentunya selalu ada dalam pemikiran para pebisnis. Bagaimana mereka mengambil keputusan untuk mendapatkan keuntungan secara rasional. Berpikir rasional akan membuat seseorang lebih mudah dalam memahami keuntungan dan kerugian dari setiap kesempatan yang mereka pilih.

Berpikir rasional memang bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Semua diperlukan latihan terus menerus untuk bisa berpikir dengan baik dan sesuai pada tujuan bisnis Anda.

Response to Intensive

Setiap pebisnis akan semangat dalam melakukan segala aktivitasnya. Ketika aktivitas mereka memperoleh keuntungan tambahan dari segala sesuatu yang telah direncanakan. Para pebisnis akan belajar ekstra untuk meraih sesuatu yang lebih lagi dari apa yang telah ia harapkan. Hal ini disebut dengan response to intensive atau melakukan sesuatu berdasarkan dengan apa yang akan didapat.

Perdagangan yang Menguntungkan

Prinsip Ekonomi
Source: Pexels.com

Semua pebisnis tentu ingin mendapatkan keuntungan dari aktivitas perdagangan yang mereka lakukan. Misal, Anda sebagai seorang pebisnis memproduksi barang atau menciptakan sebuah jasa yang sesuai dengan kemampuan terbaik yang dimiliki oleh brand Anda.

Kemudian, hasilnya Anda jual kembali ke pebisnis lain atau end user. Mereka yang membeli sangat membutuhkan barang tersebut. Akhirnya munculah simbiosis mutualisme antara Anda sebagai pemilik brand dengan konsumen Anda.

Pasar Adalah Tempat Terbaik

Pasar disini bukan hanya tempat yang kumuh atau mall yang mewah. Konsep ekonomi pasar akan membentuk komunikasi antara brand dan konsumen. Mereka akan melakukan transaksi di pasar dengan tawar menawar nilai dari suatu barang atau jasa.

Produsen memiliki hak barang apa yang akan mereka produksi dan siapa yang dipekerjakan. Sedangkan konsumen mendapatkan barang atau jasa apa yang bisa ia beli dengan dana yang ia miliki.

Pemerintah Mampu Mendorong Produksi

Hierarki tertinggi dalam sistem ekonomi berada di tangan Pemerintah. Pemerintah akan melakukan intervensi agar para pedagang mampu menjalankan prinsip ekonomi dalam bisnis sebaik-baiknya. Sehingga menguntungkan bagi penjual dan pembeli  yang notabene adalah masyarakat dalam negara tersebut.

Tujuannya, tidak lain untuk memperbaiki pasar. Sehingga, semua lapisan masyarakat tetap bisa  memperoleh kesehjahteraan dari setiap aktivitas ekonomi yang mereka lakukan.

Standar Hidup Berdasarkan Pada Individu Menghasilkan Barang

Setiap negara memiliki standar hidup bagi masyarakatnya yang berbeda-beda. Standar hidup individu di setiap Negara akan menyesuaikan pada ekonomi dan kemampuan Negara tersebut dalam menghasilkan barang dan jasa. Semakin tinggi barang dan jasa di produksi, menandakan semakin tinggi standar hidup masyarakatnya.

Hubungannya berdasarkan dengan tingkat produktivitas suatu Negara menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata.

Inflasi Akan Membuat Harga Meningkat

Tingginya uang yang beredar di masyarakat, akan berdampak pada nilai uang yang cenderung merosot. Jika hal tersebut terjadi, itulah inflasi. Nilai barang naik sedangkan nilai uang menurun.

Trade Off Jangka Pendek

Prinsip ekonomi yang terakhir bisa terjadi akibat trade off jangka pendek yang disebabkan oleh inflasi dan pengangguran. Keadaan seperti ini biasanya hanya terjadi sementara. Tetapi, bisa juga terjadi dalam rentang waktu bertahun-tahun.

Keadaan unik pernah terjadi di beberapa Negara, ketika inflasi tinggi terjadi penurunan jumlah pengangguran. Tetapi Indonesia tidak pernah mengalami hal tersebut.

Demikian 10 prinsip ekonomi dalam bisnis yang wajib dipahami oleh setiap pebisnis dimanapun. Aktivitas ekonomi tidak pernah terlepas dari apa keuangan. Sehingga Anda harus tetap menjaga keuangan bisnis dalam kondisi stabil. Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate Online untuk memudahkan Anda dalam mengelola pembukuan bisnis. Coba gratis Accurate Online 30 hari dengan klik banner dibawah ini.

Related posts

Cara Membangun Hubungan dengan Pelanggan

mimin ABC kotaraya

Cara Menghadapi Risiko Bisnis Start Up

mimin ABC kotaraya

Jangan Kaget! Ini 5 Jenis Risiko bisnis yang Akan Anda Temui

mimin ABC kotaraya

Leave a Comment