Saat mencatat transaksi pembelian barang di Accurate Online, pengguna dapat menemui pesan error terkait nomor seri barang. Salah satu pesan yang muncul adalah:

Pesan tersebut menunjukkan bahwa nomor seri yang dimasukkan pada Faktur Pembelian sudah terdaftar di gudang, sehingga pengguna tidak dapat menggunakannya kembali untuk stok barang lainnya.
Pada barang yang menggunakan tipe nomor seri Nomor unik, setiap nomor seri hanya boleh digunakan untuk satu stok barang. Oleh karena itu, jika nomor seri yang diinput sudah digunakan, Anda perlu memeriksa data nomor seri terlebih dahulu sebelum menyimpan transaksi.
Artikel ini membahas penyebab dan langkah-langkah untuk mengatasi error tersebut agar Faktur Pembelian dapat disimpan dengan benar.
Penyebab Error Nomor Seri Tidak Valid Saat Simpan Faktur Pembelian
Error ini terjadi ketika barang yang dibeli menggunakan nomor seri bertipe Nomor unik, tetapi nomor seri yang dimasukkan pada transaksi sudah terdaftar dalam pencatatan stok di gudang.
Sebagai contoh, Anda membeli dua unit barang dan memasukkan nomor seri yang ternyata sudah digunakan pada stok sebelumnya. Sistem akan mendeteksi adanya ketidaksesuaian penggunaan nomor seri dan menampilkan pesan error.
Hal ini berkaitan dengan aturan penggunaan nomor seri unik. Setiap nomor seri harus menjadi identitas satu stok barang dan tidak dapat digunakan kembali untuk barang lainnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda perlu memeriksa nomor seri yang digunakan melalui laporan Stok Nomor Seri/Produksi.
Cara Mengecek Nomor Seri yang Sudah Terdaftar
1. Buka Menu Daftar Laporan
Langkah pertama, masuk ke database Accurate yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian.

Kemudian, buka menu Daftar Laporan | Daftar Laporan. Menu ini menyediakan berbagai laporan yang dapat digunakan untuk memeriksa data transaksi dan persediaan barang.
2. Pilih Laporan Stok Nomor Seri/Produksi
Pada halaman Daftar Laporan, cari dan pilih laporan Stok Nomor Seri/Produksi.

Laporan ini digunakan untuk melihat informasi stok berdasarkan nomor seri atau nomor produksi yang tercatat dalam sistem. Melalui laporan tersebut, Anda dapat memeriksa apakah nomor seri yang dimasukkan pada Faktur Pembelian sudah terdaftar sebelumnya.
3. Atur Parameter Laporan
Setelah laporan Stok Nomor Seri/Produksi terbuka, atur parameter laporan sesuai kebutuhan.
Parameter yang perlu diperhatikan meliputi:
-
Tanggal: Tentukan periode laporan yang ingin diperiksa.

- Barang & Jasa: Pilih barang yang nomor serinya ingin ditelusuri.
Pastikan parameter yang dipilih sesuai dengan transaksi Faktur Pembelian yang mengalami kendala. Setelah selesai mengatur parameter, klik Tampilkan untuk menampilkan laporan.
4. Periksa Nomor Seri pada Laporan
Periksa hasil laporan dan cari nomor seri yang sebelumnya dimasukkan pada Faktur Pembelian.

Jika nomor seri tersebut sudah terdaftar, artinya nomor tersebut telah digunakan dalam pencatatan stok dan tidak dapat digunakan kembali untuk stok barang lainnya dengan tipe nomor seri unik.
Catat nomor seri yang sudah digunakan agar Anda dapat membedakannya dari nomor seri baru yang akan dimasukkan pada transaksi pembelian.
Cara Mengatasi Error agar Faktur Pembelian Dapat Disimpan
Gunakan Nomor Seri yang Berbeda
Setelah mengetahui nomor seri yang sudah terdaftar, kembali ke transaksi Faktur Pembelian yang mengalami error.
Periksa kembali nomor seri yang diinput pada detail barang. Jika nomor seri tersebut sudah digunakan, ganti dengan nomor seri berbeda yang belum terdaftar dan sesuai dengan identitas barang yang diterima.
Pastikan setiap nomor seri yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan barang fisik yang dibeli. Hindari menggunakan nomor seri secara acak hanya untuk melewati pesan error karena nomor seri berfungsi sebagai identitas unik barang.
Setelah nomor seri diperbaiki, coba simpan kembali Faktur Pembelian. Jika seluruh nomor seri sudah sesuai dan tidak terjadi duplikasi, transaksi dapat diproses tanpa kendala yang sama.
Tips Mencegah Error Nomor Seri Berulang
Untuk mengurangi kemungkinan munculnya error serupa pada transaksi pembelian berikutnya, lakukan beberapa langkah berikut:
-
Periksa nomor seri sebelum memasukkannya ke Faktur Pembelian.
-
Gunakan laporan Stok Nomor Seri/Produksi untuk menelusuri nomor seri yang sudah tercatat.
-
Pastikan nomor seri yang dimasukkan sesuai dengan label atau identitas barang fisik.
-
Hindari menggunakan kembali nomor seri yang sudah terdaftar pada stok barang lain.
Pengecekan tersebut membantu menjaga konsistensi data persediaan dan mempermudah penelusuran barang berdasarkan nomor serinya.
Kesimpulan
Error “Nomor Seri ‘xyz’ bertipe ‘Nomor unik’, proses ini menyebabkan stok nomor seri menjadi tidak valid sebesar 2” saat menyimpan Faktur Pembelian terjadi karena nomor seri yang diinput sudah terdaftar di gudang.
Untuk mengatasinya, buka Daftar Laporan | Daftar Laporan, pilih laporan Stok Nomor Seri/Produksi, atur parameter Tanggal dan Barang & Jasa, lalu klik Tampilkan. Jika nomor seri sudah digunakan, ganti dengan nomor seri berbeda yang belum terdaftar dan sesuai dengan barang yang dibeli.
Dengan melakukan pengecekan tersebut, pencatatan nomor seri dapat tetap akurat dan transaksi Faktur Pembelian dapat disimpan sesuai ketentuan penggunaan nomor seri unik.
Konsultasi Accurate Bersama ABCKOTARAYA
ABCKOTARAYA merupakan official partner dari software Accurate, termasuk Accurate Online, Accurate 5, Accurate Lite, dan Accurate POS.
Tim sales profesional ABCKOTARAYA siap membantu Anda mengenal fitur software Accurate melalui demo produk, diskusi pre-sales terkait kebutuhan bisnis, serta penyediaan FREE trial produk Accurate.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Abckotaraya.id atau hubungi WhatsApp 0851 0199 6526.
Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

