ABCkotaraya.id
Image default
Tips & Trick

Tips Sukses Jualan Online di Tahun Ini

Ini eranya jualan online. Kebutuhan dari ujung rambut sampai ujung kaki, bisa Anda temukan di internet. Dengan kata lain, apa saja bisa Anda jual secara online. Namun, Anda tentunya tahu. Meski ada banyak kesempatan, tak semua orang punya kisah sukses jualan online. Tak sedikit online shop yang tutup di tengah jalan. Cerita-cerita macam inilah yang mungkin membuat anda keder berusaha.

Tapi Accurate Partners percaya, sukses adalah hak semua. Accurate Partners juga siap menemani Anda untuk Maka dari itu, kami akan bocorkan tips sukses berjualan online versi Accurate Partners . Berikut beberapa tips untuk jualan online terlaris di tahun ini.

  1. Kenali Nilai Jual Produk (Unique Selling Points)

Apa kelebihan produk bisnis Anda? Jawaban yang terlintas di kepala bisa jadi: harga terjangkau, kualitas super, atau pertama di kelasnya. Pertanyaan semacam ini cenderung mudah dijawab. Bagaimana kalau saya ubah pertanyaannya jadi: apa kelebihan produk yang tak dimiliki kompetitor Anda?

Image: by rawpixel.com. Freepik.com

Pertanyaan itu seharusnya memang membuat Anda termenung. Sebab, di situlah Anda sedang mencari jawaban unique selling points (USP) atau nilai jual produk. Berbeda dengan kelebihan produk yang jumlahnya bisa banyak, USP biasanya hanya satu saja. Satu poin inilah yang nantinya jadi kunci untuk membedakan bisnis Anda dari kompetitor.

Mengapa hanya satu saja? Sebab ketika Anda menginginkan orang tahu semua kelebihan produk Anda, seringkali calon pelanggan tak mengingat apapun soal bisnis Anda. Menyedihkan, bukan?

Setiap produk harusnya memiliki nilai kelebihan dan keunikan tersendiri agar bisa dilirik pasar. Untuk menemukan USP, Anda perlu memposisikan diri sebagai calon pelanggan. Coba pikirkan, apa yang benar-benar dibutuhkan calon pelanggan Anda? Apakah itu soal produk? Apakah lebih ke pelayanannya

Supaya Anda lebih mudah membayangkan USP yang menarik, berikut adalah contoh USP yang dimiliki produk bisnis kelas dunia :

    • TOMS Shoes ━ memberikan sepasang sepatu untuk anak tidak mampu setiap pembelian sepasang sepatu;
    • Starbucks ━ berbagai pilihan minuman kopi dengan kualitas premium;
    • Zappos ━ kebijakan penukaran barang yang sangat ramah untuk pelanggan;
    • FedEx ━ jaminan paket sampai dalam semalam;
    • Domino’s Pizza ━ pizza gratis jika tidak sampai dalam 30 menit.

Ketika Anda sudah temukan beberapa calon USP yang oke, coba anda godok lagi. Kali ini sesuaikan USP dengan selera calon pelanggan, kebiasaan pelanggan, trend, keputusan beli, dan tokoh panutan pelanggan. Dengan kata lain, coba kombinasikan calon USP dengan buyer persona yang mungkin sudah Anda buat. Inilah kemudian membuat USP produk Anda benar-benar diingat dan tepat menyasar pelanggan.

  1. Buat Website Toko Online Sendiri

Mengapa perlu membuat website? Itu pertanyaan yang sering muncul ketika sebuah bisnis disarankan untuk memiliki website.  Padahal kan, ada banyak marketplace yang lebih mudah dipakai. Mulai dari Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Shopee, Lazada, dan lain sebagainya. Jadi, mengapa Anda masih perlu membuat website?

Marketplace memang jauh lebih mudah digunakan. Tak butuh waktu lama untuk membuat akun dan mulai menjalankan usaha Anda. Ditambah lagi, marketplace sudah memiliki trafik tinggi dan user yang banyak. Pastinya, akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk menemukan pelanggan. Namun, hal itu justru yang membuat marketplace memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Anda harus berebut calon pelanggan dengan memasang harga murah, memberikan pelayanan cepat, dan membangun reputasi lewat rating serta review.

Akan tetapi, setelah melakukan semua usaha itu, brand Anda tidak akan dikenal dengan baik. Pelanggan hanya akan mengingat marketplace yang digunakan instead of merk. Jika Anda memang bermaksud membangun brand awareness, Anda perlu paham konsekuensi ini.

  1. Pelajari dan memahami Data Google Analytics
Image: Seo optimization landing page design

“Menyimpulkan sesuatu tanpa disertai data adalah kesalahan besar,” begitu kata Sherlock Holmes. Meski tokoh yang bilang fiktif, jangan remehkan apa yang dikatakan. Data merupakan hal penting dalam bisnis. Bahkan saking pentingnya, Peter Sondergaard mengatakan bahwa data adalah minyak di abad 21. Lalu, analytics atau analisa data merupakan mesin pembakarannya.

Jadi, singkat saja, Anda harus pintar-pintar mempelajari data yang berkaitan dengan bisnis. Terutama data soal penjualan dan data yang berhubungan dengan upaya promosi. Pertama, data soal penjualan. Biasanya data ini otomatis bisa didapat dari fitur report di CMS yang digunakan. Dari data ini, Anda bisa tahu produk jualan online paling laris, produk macam apa yang disukai pelanggan, kapan penjualan meroket, dan kapan penjualan sedang lesu-lesunya.

Dari kelompok data pertama, Anda bisa melakukan riset produk dan selera pasar. Lalu membuat produk-produk baru untuk dirilis ke pasaran. Bisa juga, Anda mengantisipasi high season dan low season dengan mengeksekusi strategi marketing yang pas. Kedua, data yang berhubungan dengan promosi dan marketing. Untuk yang satu ini, pastikan Anda sudah menginstal Google Analytics di website. Jika belum, kami menyediakan tutorial memasang Google Analytics di website berbasis WordPress.

Lewat Analytics dari Google, Anda bisa memantau performa website secara keseluruhan. Siapa calon pelanggan Anda? Di mana mereka tinggal? Halaman mana saja yang paling banyak dibuka oleh pelanggan di toko online? Channel marketing apa yang paling efektif? Bagaimana caranya? Baca artikel Cara Menggunakan Google Analytics untuk Pemula.

Tak cuma perkara itu saja. Google Analytics juga bisa melakukan tracking data khusus untuk bisnis. Anda bisa kepo performa website kompetitor dalam satu industri yang sama, mengetahui kata kunci populer, mengetahui faktor yang menyebabkan user meninggalkan web, dan mengetahui waktu tepat untuk mengirimkan email. Untuk tahu cara mencari dan membaca metrik Google Analytics khusus bisnis, Anda bisa baca artikel Google Analytics untuk Meningkatkan Bisnis Anda.

  1. Aktif di Media Sosial

Meskipun sudah ada website dan blog, tolong jangan pernah lupakan sosial media. Sosial media masih jadi channel penting untuk mempromosikan produk atau layanan bisnis. Dari sosial media pula lah, pintu pertama perkenalan dibuka pada calon pelanggan.

Baru setelah mengetahui dan mengenal bisnis lebih dekat, mereka tertarik untuk lebih engage. Entah itu nanti dalam bentuk mem-follow akun, komentar, membagikan konten yang Anda buat, ataupun mengunjungi URL yang Anda berikan (termasuk di dalamnya website, blog, dan YouTube). Pernyataan di atas bukan sekedar kira-kira. Faktanya, sebanyak 95 persen pengguna sosial media dengan kisaran umur 18-34 tahun mengikuti akun sosial media bisnis. Lalu sebanyak 93 persen user menjadikan sosial media sebagai cara berkomunikasi dengan brand (customer service).

Ketika Anda berhasil mewujudkan interaksi sosmed yang menyenangkan, sebanyak 71 persen pengguna akan merekomendasikan bisnis Anda pada orang-orang terdekat. Jadi, sudah jelaskan mengapa social media ikut jadi bagian penting dalam promosi bisnis? Supaya Anda bisa lebih paham jalannya social media marketing, silakan baca Panduan Lengkap Social Media Marketing 2019. Di artikel itu, kami bahas langkah-langkah strategis menjalankan promosi lewat media sosial.

  1. Coba Iklankan Bisnis Lewat Facebook, Youtube, dan Instagram
Image: by freepik. Freepik.com

Tips jualan online berikutnya masih berkaitan dengan sosial media. Karena sosial media sangat penting pengaruhnya dalam berbisnis, kami dedikasikan satu bagian lagi soal bagaimana sosmed bisa membantu toko online Anda.

Berbeda dengan bahasan sebelumnya, di bagian ini, kami akan membahas secara spesifik tentang beriklan di sosial media. Beriklan di sosial media tak hanya meningkatkan exposure dan brand awareness produk Anda. Iklan juga membuka kesempatan besar untuk meningkatkan sales Anda. Secara spesifik, beriklan di media sosial merupakan langkah strategis dan lebih menghasilkan. Bahkan, yang didapat bisa jadi lebih besar daripada beriklan lewat Google Ads. Bagaimana mungkin?

Pertama, perhatikan bagaimana sistem Google Ads dan Sosial Media Ads bekerja. Google Ads bekerja ketika konsumen sudah tahu apa yang mereka inginkan. Di dalam customer journey, konsumen sudah melewati tahapan awareness. Mereka sudah di tahap consideration dan sedang mempertimbangkan brand mana yang menyediakan produk terbaik untuk mereka.

Namun, sosial media ads bekerja di tahapan yang berbeda. Sosial media ads menyasar pelanggan bahkan sebelum pelanggan tahu apa yang mereka inginkan. Iklan produk akan ditampilkan menurut segmentasi pasar yang Anda buat. Dengan kata lain, sosial media ads menuntun pelanggan dari tahap awareness hingga purchase. Dengan begitu, Anda bisa menghadirkan bisnis Anda di tiap customer journey. Lalu, akibatnya pangsa pasar Anda akan jauh lebih luas.

Kedua, sosial media menawarkan opsi targeting yang lebih advanced. Anda tak perlu repot – repot untuk mencari pelanggan satu per satu seperti sales door to door. Sosial media ads yang akan bekerja keras. Anda hanya tinggal duduk bersantai sambil menikmati angka penjualan Anda meningkat drastis.

Kunci sukses bisnis, salah satunya adalah mengetahui siapa Anda dan siapa konsumen Anda. Memiliki gambaran jelas soal siapa pelanggan Anda akan sangat bermanfaat bagi bisnis. Anda bisa dapat menyesuaikan agar dekat dan sesuai dengan keseharian mereka.

Hal penting lainnya yang harus Anda lakukan jika bisnis Anda sudah jalan yakni adalah pembukuan yang baik. Dalam setiap bisnis atau usaha pembukuan adalah hal penting, tidak terkecuali untuk usaha Anda. Dengan mencatat semua transaksi yang terjadi ke pembukuan, menjadikan Anda tahu perkembangan bisnis Anda secara detail dari sisi keuangan dan nantinya Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk pengembangan bisnis.

Jika Anda kesulitan untuk melakukan pembukuan manual, Anda bisa menggunakan Accurate Online. Accurate Online adalah software akuntansi yang cocok untuk berbagai jenis bisnis, mulai usaha dagang sampai jasa, UKM sampai pabrik manufaktur. Memiliki fitur terlengkap dengan harga terjangkau menjadikan Accurate Online sebagai software akuntansi kepercayaan 300 ribu pengguna dan pemilik usaha di Indonesia. Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online gratis selama 30 hari melalui link ini.

Related posts

6 Jurus Efektif Menarik Minat Investor untuk Nanem Duit Ke UKM Anda

admin

Gimana Sih Mengenal Perilaku Konsumen untuk Tingkatkan Omzet Bisnis Offline dan Online? 12 Langkah Ini akan membantu Anda

admin

Malas Meningkatkan Kemampuan

ervan

Leave a Comment