Dalam pengelolaan penggajian karyawan, akurasi perhitungan PPh 21 sangat penting agar perusahaan patuh pajak dan karyawan tidak dirugikan. Namun, pada praktiknya sering ditemukan kasus PPh 21 karyawan dikenakan lebih tinggi dari tarif seharusnya. Salah satu penyebab paling umum adalah data NPWP karyawan yang belum diinput pada sistem penggajian.

Melalui artikel tutorial ini, kita akan membahas ilustrasi kasus, penyebab utama, serta solusi praktis pengecekan dan perbaikan data PPh 21 karyawan menggunakan accurate online.
Ilustrasi Kasus PPh 21 Lebih Tinggi dari Tarif Seharusnya
Data Karyawan
Berikut ilustrasi kasus yang sering terjadi di perusahaan:
- Status karyawan: Karyawan tetap
- Status PTKP: TK/0 (Tidak Kawin, Tidak Ada Tanggungan)
- Gaji pokok: Rp12.000.000 per bulan
- Iuran pensiun: Rp200.000
- PPh 21 yang terhitung sistem: Rp576.000

Jika dilihat sekilas, nilai PPh 21 tersebut tampak lebih tinggi dibandingkan tarif normal untuk karyawan dengan penghasilan dan status PTKP tersebut.
Penyebab PPh 21 Dikenakan Lebih Tinggi
NPWP Tidak Diinput pada Data Karyawan
Penyebab utama dari kasus di atas adalah data NPWP karyawan belum diisi di sistem. Pada accurate online, apabila karyawan tidak memiliki atau belum diinput NPWP, maka sistem secara otomatis akan:
- Menerapkan tarif PPh 21 lebih tinggi 20%
- Menghitung pajak di atas tarif normal yang seharusnya
Dasar Aturan Perpajakan
Penerapan tarif lebih tinggi ini bukan kesalahan sistem, melainkan sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan. Mengacu pada:
Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-32/PJ/2015, yang menyatakan bahwa:
Wajib pajak orang pribadi yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif PPh 21 20% lebih tinggi dari tarif yang seharusnya.
Artinya, jika NPWP belum dicantumkan, sistem penggajian akan menganggap karyawan tersebut sebagai wajib pajak tanpa NPWP.
Gambaran Perhitungan PPh 21 Tanpa NPWP
Dampak Tidak Mengisi NPWP
Pada ilustrasi di atas:
- PPh 21 normal seharusnya lebih rendah
- Karena NPWP tidak diinput, sistem menambahkan penyesuaian 20%
- Hasil akhirnya, PPh 21 tercatat sebesar Rp576.000

Hal ini sering menimbulkan pertanyaan dari karyawan karena potongan gaji terasa lebih besar dari biasanya.
Solusi Mengatasi PPh 21 Lebih Tinggi di Accurate Online
Langkah Pengecekan Data NPWP Karyawan
Untuk mengatasi masalah ini, lakukan pengecekan data karyawan dengan langkah berikut:
1. Masuk ke Menu Data Karyawan
- Buka menu Perusahaan
- Pilih Karyawan
- Klik tombol Daftar di samping tab Data Baru
2. Pilih Karyawan yang Dimaksud
- Cari dan pilih nama karyawan
- Buka detail data karyawan tersebut
3. Cek Tab Pajak Penghasilan
- Masuk ke tab Pajak Penghasilan
- Periksa kolom NPWP
- Pastikan nomor NPWP sudah diinput dengan benar
4. Simpan Perubahan Data
Setelah NPWP diisi:
- Klik Simpan
- Lakukan perhitungan ulang gaji jika diperlukan

Dengan data NPWP yang lengkap, accurate online akan menghitung PPh 21 sesuai tarif normal tanpa tambahan 20%.
Manfaat Pengisian NPWP yang Lengkap
Bagi Perusahaan
- Menghindari komplain karyawan
- Menjaga kepatuhan terhadap peraturan pajak
- Laporan pajak lebih akurat dan rapi
Bagi Karyawan
- Potongan PPh 21 sesuai tarif seharusnya
- Take home pay lebih optimal
- Data pajak tercatat dengan benar
Pengelolaan PPh 21 yang rapi juga sangat membantu jika perusahaan menggunakan modul lain seperti accurate pos untuk transaksi penjualan atau accurate lite untuk kebutuhan bisnis skala lebih kecil.
Konsultasi dengan Partner Resmi Accurate
Kami merupakan official partner Accurate Software untuk Accurate Online, Accurate 5, accurate lite, dan accurate pos. Tim sales profesional kami siap membantu Anda melalui:
- Demo fitur penggajian dan pajak
- Diskusi pre-sales sesuai kebutuhan perusahaan
- Penyediaan FREE trial produk Accurate
Hubungi kami melalui Abckotaraya.id atau WhatsApp di 0851 0199 6526 untuk informasi lebih lanjut.
Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

