ABCkotaraya.id
Accurate OnlineTutorial

Cara Perhitungan PPN Transaksi Rupiah pada Database Default Mata Uang USD di Accurate Online

Promo Accurate Online

Dalam praktik akuntansi, tidak sedikit perusahaan yang menggunakan default mata uang asing, seperti USD, pada database pembukuannya. Kondisi ini umum terjadi pada perusahaan ekspor, perusahaan multinasional, atau bisnis yang banyak bertransaksi dengan pihak luar negeri. Namun, bagaimana jika transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah (IDR)?

Di accurate online, perhitungan PPN untuk transaksi Rupiah pada database dengan default mata uang USD memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan database dengan default IDR. Artikel ini akan membahas konsep, rumus, hingga contoh perhitungannya secara lengkap dan mudah dipahami.


Perbedaan Perhitungan PPN Berdasarkan Default Mata Uang Database

Database dengan Default Mata Uang Rupiah (IDR)

Pada database dengan default IDR, perhitungan PPN relatif sederhana. Nilai PPN langsung dihitung dari Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dikalikan tarif PPN yang berlaku.

Rumus umum:

  • PPN = DPP × Tarif PPN

Dalam kondisi ini, tidak ada konversi kurs karena transaksi dan pembukuan menggunakan mata uang yang sama.


Database dengan Default Mata Uang Asing (USD)

Berbeda halnya jika database menggunakan default mata uang asing, misalnya USD. Ketika melakukan transaksi penjualan ke pelanggan dengan mata uang Rupiah, maka sistem accurate online akan membaca transaksi IDR tersebut sebagai mata uang asing terhadap database.

Akibatnya, perhitungan PPN akan melibatkan Kurs Pajak, sehingga nilai PPN tidak langsung dihitung dari nominal Rupiah transaksi.


Konsep Kurs Pajak dalam Perhitungan PPN

Kurs Pajak adalah nilai tukar yang ditetapkan untuk keperluan perpajakan. Dalam database default USD, kurs pajak digunakan untuk mengonversi nilai transaksi Rupiah ke mata uang USD sebelum dihitung PPN-nya.

Perlu diperhatikan bahwa:

  • Kurs transaksi dan kurs pajak bisa berbeda
  • PPN dihitung berdasarkan kurs pajak, bukan kurs transaksi

Hal ini sering menjadi penyebab perbedaan angka PPN yang terlihat “tidak sama” jika dibandingkan dengan perhitungan manual berbasis Rupiah.


Rumus Perhitungan PPN pada Database Default USD

Jika database menggunakan default mata uang USD atau mata uang asing lainnya, maka rumus perhitungan PPN adalah sebagai berikut:

Rumus Dasar

DPP = Subtotal / Kurs Pajak
PPN = DPP × Tarif Pajak

Rumus ini digunakan oleh sistem accurate online secara otomatis saat Anda menyimpan transaksi faktur penjualan.


Ilustrasi Kasus Perhitungan PPN

Kondisi Transaksi

  • Default mata uang database: USD
  • Mata uang pelanggan: Rupiah (IDR)
  • Kurs Pajak: Rp 11.000
  • Kurs Transaksi: Rp 12.000
  • Nilai transaksi penjualan: Rp 1.165.001,25
  • Tarif PPN: 12%
  • Skema DPP: 11/12


Proses Penginputan Faktur Penjualan

Pada saat melakukan penginputan Faktur Penjualan di accurate online:

  • Mata uang pelanggan diset ke Rupiah
  • Sistem tetap mencatat jurnal dalam mata uang USD
  • Kurs pajak otomatis digunakan untuk perhitungan DPP dan PPN

Secara tampilan, nilai transaksi tetap terlihat dalam Rupiah, namun pencatatan PPN dilakukan setelah konversi ke USD.


Perhitungan DPP dan PPN

Berdasarkan ilustrasi di atas:

  1. Menghitung DPP
    • DPP = Subtotal / Kurs Pajak
    • DPP = Rp 1.165.001,25 / 11.000
    • DPP ≈ USD 105,91
  2. Menghitung PPN
    • PPN = DPP × 12%
    • PPN = USD 105,91 × 12%
    • PPN ≈ USD 11,65

Sehingga, PPN Keluaran yang terbentuk adalah sebesar USD 11,65.


Jurnal PPN Keluaran yang Terbentuk

Setelah faktur penjualan disimpan, sistem akan membentuk jurnal otomatis, di mana:

  • Piutang dicatat sesuai nilai transaksi
  • Akun PPN Keluaran dicatat sebesar USD 11,65

Nilai ini sesuai dengan perhitungan berdasarkan kurs pajak dan tarif PPN yang berlaku.


Hal yang Perlu Diperhatikan Pengguna

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam membaca nilai PPN, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Perbedaan nilai PPN bukan kesalahan sistem, melainkan akibat konversi kurs pajak
  2. Pastikan kurs pajak yang digunakan sudah sesuai ketentuan
  3. PPN selalu dihitung dari DPP setelah konversi ke mata uang default database
  4. Jurnal pajak akan mengikuti mata uang default database, bukan mata uang transaksi

Konsultasi Accurate Bersama Partner Resmi

Kami merupakan official partner Accurate Software untuk accurate online, Accurate 5, accurate lite, dan accurate pos.
Tim kami siap membantu Anda melalui:

  • Demo fitur Accurate
  • Diskusi pre-sales sesuai kebutuhan bisnis
  • FREE trial produk Accurate

Silakan hubungi kami melalui Abckotaraya.id atau WhatsApp 0851 0199 6526 untuk informasi lebih lanjut.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

Cara Kirim Ulang Transaksi Penjualan Accurate POS ke Accurate Online

Fattah Miyaz

Pengertian Tutup Buku dan Fungsi Tutup Buku accurate online

Faqih

Cara Mudah Membuat Kode PIN di Accurate Lite

Fattah Miyaz

Leave a Comment