ABCkotaraya.id
Accurate OnlineTutorial

Cara Menghitung PPh Pasal 22 Transaksi Rupiah pada Database Default USD di Accurate Online

Promo Accurate Online

Dalam pengelolaan pajak perusahaan, pemahaman terhadap mekanisme perhitungan pajak menjadi hal yang sangat krusial, khususnya jika perusahaan menggunakan default mata uang asing seperti USD dalam database akuntansinya. Kondisi ini cukup sering ditemui pada perusahaan yang memiliki transaksi lintas negara atau kebijakan pembukuan tertentu.

Pada accurate online, perhitungan PPh Pasal 22 untuk transaksi Rupiah (IDR) pada database dengan default mata uang USD memiliki metode yang berbeda dibandingkan database dengan default IDR. Artikel ini akan membahas secara lengkap konsep, rumus, hingga ilustrasi perhitungan PPh 22 agar Anda dapat memahaminya dengan lebih mudah.


Perbedaan Perhitungan PPh 22 Berdasarkan Default Mata Uang

Database dengan Default Mata Uang IDR

Pada database dengan default mata uang Rupiah, perhitungan PPh Pasal 22 relatif sederhana. Pengguna hanya perlu menghitung pajak berdasarkan DPP yang dikalikan dengan tarif PPh 22 sesuai ketentuan.

Rumus dasar:

  • PPh 22 = DPP × Tarif PPh 22

Tidak ada unsur konversi kurs karena transaksi dan pembukuan menggunakan mata uang yang sama.


Database dengan Default Mata Uang Asing (USD)

Berbeda dengan database IDR, jika default mata uang database adalah USD, maka transaksi yang dilakukan dalam Rupiah akan dianggap sebagai mata uang asing oleh sistem. Di sinilah perhitungan PPh 22 menjadi sedikit lebih kompleks.

Pada accurate online, sistem akan memperhitungkan kurs pajak untuk mengonversi nilai transaksi Rupiah ke USD sebelum pajak dihitung. Oleh karena itu, nilai PPh 22 yang terbentuk tidak langsung berdasarkan nominal Rupiah transaksi.


Peran Kurs Pajak dalam Perhitungan PPh 22

Kurs pajak merupakan nilai tukar yang digunakan khusus untuk kebutuhan perpajakan. Kurs ini bisa berbeda dengan kurs transaksi harian yang digunakan saat jual beli.

Hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Kurs pajak digunakan untuk menghitung DPP pajak
  • Kurs transaksi hanya berpengaruh pada nilai penjualan
  • Selisih kurs tidak memengaruhi tarif pajak, tetapi memengaruhi nilai DPP

Pemahaman ini sangat penting agar pengguna tidak salah menafsirkan nilai PPh 22 yang muncul di laporan.


Rumus Perhitungan PPh Pasal 22 pada Database Default USD

Jika database menggunakan default mata uang USD atau mata uang asing lainnya, maka rumus perhitungan PPh Pasal 22 adalah sebagai berikut:

Rumus Dasar

DPP = Subtotal / Kurs Pajak
PPh 22 = DPP × Tarif Pajak

Rumus ini digunakan secara otomatis oleh sistem accurate online saat Anda menginput dan menyimpan transaksi penjualan yang dikenakan PPh 22.


Ilustrasi Kasus Perhitungan PPh Pasal 22

Detail Transaksi

  • Mata uang pelanggan: IDR (Rupiah)
  • Default mata uang database: USD
  • Kurs Pajak: Rp 15.000
  • Kurs Transaksi: Rp 16.000
  • Barang: Barang B
  • Jumlah: 10 pcs
  • Harga per unit: Rp 30.000
  • Total transaksi: Rp 300.000
  • Tarif PPh 22: 1,5%


Proses Input Faktur Penjualan

Saat melakukan input Faktur Penjualan:

  • Mata uang transaksi diset ke Rupiah
  • Sistem tetap mencatat jurnal dalam USD
  • Kurs pajak digunakan untuk perhitungan PPh

Nilai transaksi terlihat dalam Rupiah, namun perhitungan pajaknya dilakukan setelah konversi ke mata uang USD.


Perhitungan DPP dan PPh 22

Berdasarkan ilustrasi di atas, perhitungannya adalah sebagai berikut:

  1. Menghitung DPP
    • DPP = Rp 300.000 / 15.000
    • DPP = USD 20
  2. Menghitung PPh Pasal 22
    • PPh 22 = USD 20 × 1,5%
    • PPh 22 = USD 0,3

Dengan demikian, PPh Pasal 22 Penjualan yang terbentuk adalah sebesar USD 0,3.


Jurnal PPh Pasal 22 yang Terbentuk

Setelah faktur penjualan disimpan, sistem akan otomatis membentuk jurnal akuntansi, antara lain:

  • Piutang dicatat sesuai nilai transaksi
  • Akun PPh Pasal 22 Penjualan dicatat sebesar USD 0,3

Nilai ini sudah sesuai dengan perhitungan berdasarkan kurs pajak dan tarif PPh 22 yang diterapkan.


Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Pengguna

Agar tidak terjadi kesalahan dalam membaca laporan pajak, berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:

  1. Perbedaan nilai PPh 22 terjadi karena konversi kurs pajak
  2. Kurs pajak harus diinput sesuai ketentuan yang berlaku
  3. Pajak selalu dihitung dari DPP setelah konversi ke mata uang default database
  4. Jurnal pajak akan mengikuti mata uang database, bukan mata uang transaksi

Konsultasi Accurate Bersama Partner Resmi

Kami merupakan official partner Accurate Software untuk accurate online, Accurate 5, accurate lite, dan accurate pos.
Didukung oleh tim sales profesional, kami siap membantu Anda melalui:

  • Demo produk dan pengenalan fitur
  • Diskusi pre-sales sesuai kebutuhan bisnis
  • FREE trial produk Accurate

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Abckotaraya.id atau hubungi WhatsApp 0851 0199 6526.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

Cara Membuat Uang Muka Pembelian di Accurate Online

Fattah Miyaz

Cara Menonaktifkan Proyek di Accurate Lite

Fattah Miyaz

Panduan Lengkap Menggunakan Fitur e-Billing pada Accurate Online

Fattah Miyaz

Leave a Comment