ABCkotaraya.id
Bisnis

Kenali Perbedaan Jasa Logistik dan Freight Forwarding

Promo Accurate Online

Bagi pebisnis, jasa pengiriman menjadi partner bisnis yang saat ini sangat dibutuhkan. Jasa pengiriman menjadi bagian penting dalam membantu pemilik produk dalam mengantarkan produk hingga sampai ke tangan konsumen. Namun di dunia pengiriman ada dua nama yang terkadang membuat pemilik bisnis kebingungan mengenai perbedaan jasa Logistik dan freight forwarding. Keduanya sama-sama mengurus pengiriman barang, dimana perbedaannya?

Bagi orang awam kedua bisnis tersebut memang sama. Padahal keduanya sangatlah berbeda. ABC Kotaraya akan memberikan perbedaan tentang kedua bisnis tersebut, agar para pelaku bisnis di Indonesia bisa mengetahui apa itu jasa logistic dan freight forwarding. Serta kapan harus menggunakan jasa pengiriman tersebut.

Baca Juga: 6 Hasil Bumi Dari Indonesia yang Di Minati Dunia

Perbedaan Jasa Logistik dan Freight Forwarding

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai perbedaan kedua jasa tersebut. Sebaiknya kita mencari tahu definisi dari kedua bisnis tersebut. Sehingga Anda bisa memahami keduanya dengan baik dan bisa memilih perusahaan yang tepat dalam mengurus pengiriman barang milik Anda berdasarkan keperluan dari pengiriman itu sendiri.

Jasa Logistik

Perbedaan jasa logistik dan freight forwarding yang harus diketahui
Source: Tempo.co

Jasa ekspedisi atau jasa logistik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dalam jumlah kecil dengan penentuan tarif berdasarkan dari berat dan volume barang yang dikirim, jarak yang ditempuh, dan jenis layanan pengiriman yang digunakan. Umumnya pengiriman dengan barang yang berat dan tujuan yang jauh akan memiliki tarif lebih mahal.

Pengguna layanan jasa logistik tidak perlu takut mengenai berat barang yang dikirim. Biasanya para jasa ekspedisi menerima paket tanpa minimal berat (meskipun hanya surat). Berbeda dengan layanan ekspedisi kargo yang umumnya harus dalam jumlah besar dengan minimal berat paket. Misal berat paket minimal 10 kilogram, 20 kilogram, ataupun lebih besar dari itu. Jika kurang dari kilo tersebut, pihak pengirim tidak akan bersedia menerimanya, kecuali Anda memang mau membayar biaya pengiriman berdasarkan batas berat yang telah ditetapkan.

Pendistribusian barang dari jasa logistik bisa melalui darat, laut, atau udara. Maupun ketiga layanan tersebut, berdasarkan pada area tujuan barang yang dikirimkan. Jangkauannya bisa secara antar kota, antar daerah, maupun antar pulau, hingga jangkauan internasional. Untuk barang yang di kirim menggunakan jasa ekspedisi, paket akan diantar ke alamat tujuan penerima.

Jasa logistik pada umumnya memiliki kantor cabang disetiap daerah jangkauannya. Hal ini dilakukan untuk kemudahan dalam pendistribusian barang maupun penerimaan barang dari konsumen.

Jasa Freight Forwarding

Perbedaan antara jasa logistik dengan freight forwarder
Source: Logitudeworld.com

Kalau mengirim barang menggunakan jasa freight forwarding, Anda pasti sudah berpikir merupakan layanan jasa pengiriman keluar negeri atau jasa ekspor impor. Dalam Bahasa Indonesia, Freight forwarding adalah jasa pengurusan transportasi.

Definisi lebih luas, freight forwarding adalah jasa pengangkutan barang antara satu tujuan ke tujuan lainnya. Freight forwarding mengurus seluruh proses pengiriman, mulai dari penyimpanan barang, pengepakan, hingga pengiriman barang.

Freight forwarding sebenarnya sebagai perantara antara pemilik barang dengan jasa pengiriman yang akan digunakan. Biasanya freight forwarding menentukan jasa transportasi yang paling murah dengan rute yang ekonomis, dan juga tercepat.

Layanan Eksport Import

Umumnya perusahaan freight forwarding melayani layanan ekspor impor. Banyak pebisnis menggunakan layanan freight forwarding ketika mereka ingin melakukan ekspor impor barang dalam jumlah yang cukup banyak dan besar.

Perusahaan freight forwarding sudah memiliki jaringan transportasi di setiap wilayah negara hingga seluruh negara di dunia. Mereka juga yang mengurus kepabeanan barang, syarat, dan juga surat menyurat yang diperlukan untuk proses ekspor impor.

Pada umumnya pebisnis yang menggunakan freight forwarding adalah para pebisnis yang memerlukan pengiriman dalam jumlah besar, bukan jumlah satuan dan kecil. pebisnis yang membutuhkan layanan pengiriman ekspor impor dan juga ingin semua keperluan pengiriman dilakukan oleh perusahaan freight forwarding. Sehingga pihak pengirim atau penerima hanya menerima beres saja.

Baca Juga: Memahami Sistem Distribusi Langsung untuk UMKM

Kesimpulan

Dari gambaran diatas, Anda sudah tahu apa bedanya antara jasa ekspedisi dan freight forwarding. Sehingga Anda sudah memiliki pengetahuan, kapan harus mengirim barang melalui jasa ekspedisi dan freight forwarding.

Pada dasarnya kedua bisnis diatas sangatlah berbeda dari segi kegiatan usahanya dan perizinan yang dimilikinya. Jasa logistik pun hanya mengirimkan barang pengirim ke penerima dengan biaya yang telah ditetapkan. Sedangkan freight forwarding mengurus segala keperluan atas pengiriman barang tersebut sampai ke tempat tujuan. Meskipun terkadang freight forwarding juga merangkup sebagai perusahaan jasa logistik.

Promo Accurate Online

Nikmati sensasi rasa unik Emkay Frizz Happy Sour! Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki liquid vape terbaik, pesan sekarang di emkay.id atau vape store terdekat!

Related posts

9 Tantangan UMKM Di Indonesia yang Membuat UMKM Sulit Naik Kelas

mimin ABC kotaraya

Cara Menghadapi Risiko Bisnis Start Up

mimin ABC kotaraya

Perbedaan Software Akuntansi dan ERP yang Perlu Diketahui

Iskandar

Leave a Comment