ABCkotaraya.id
Image default
Akuntansi

3 Jenis Laba Bisnis yang Perlu Dimengerti

Laba adalah segala keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha. Tetapi tidak semua uang masuk atau keuntungan dari penjualan bisnis dapat dikatakan laba yang bisa masuk dalam kas perusahaan. Ada 3 jenis laba bisnis yang dikenal dalam akuntansi dan menjadi pedoman dalam akuntansi. Ketiga komponen laba ini menjadi nilai ukur keberhasilan usaha dan Labbisnis.

Dalam dunia bisnis ketiga komponen laba tersebut adalah laba kotor, laba bersih, dan laba usaha. Apa saja beda dari masing-masingnya. Kali ini kita akan membahas satu per satu agar Anda bisa mudah dalam memikirkan.

Baca Juga: Fantastis! 4 Bisnis Dengan Keuntungan Miliaran Per Bulan

Komponen Laba dari Bisnis

Laba Kotor

Selama ini banyak orang yang mengira laba kotor adalah laba bersih. Padahal keduanya berbeda. Laba kotor adalah pendapatan yang diperoleh sebelum dikurangi beban bisnis. Beban bisnis ini terdiri dari biaya yang cukup besar dan sering berubah-rubah.

Biaya terdiri dari biaya transportasi, listrik, biaya air, komunikasi, dan biaya lainnya. Untuk menghitung biaya laba kotor digunakan rumus.

Laba kotor = Penjualan bersih-HPP

Dalam perhitungannya memang berubah-berubah. Sebab banyak faktor yang mempengaruhi perubahan biaya beban. Faktor yang mempengaruhi terdiri atas faktor penjualan, faktor jumlah barang, dan harga pokok penjualan.

Adapun manfaat dari menghitung laba kotor, Anda bisa mengetahui bisnis Anda sudah memberikan kerugian atau keutungan secara jelas. Sehingga Anda bisa memastikan dengan benar berapa laba kotor yang Anda dapatkan.

Laba Usaha

Jenis laba bisnis yang harus diketahui bisnis
Source: Fredommentor.com

Setelah laba kotor, ada satu jenis laba bisnis lainnya yang perlu diketahui oleh para pelaku bisnis, yakni laba usaha. Banyak yang mengira laba usaha sama dengan laba kotor, padahal keduanya adalah sesuatu yang berbeda.

Laba usaha sendiri disebut sebagai laba yang dihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan. Mungkin Anda masih bingung bagaimana sebenarnya mendapatkan laba usaha ini bisa menjadi income bagi bisnis Anda.

Cara mendapatkannya pun Anda hanya perlu mengurangi biaya-biaya beban perusahaan dari laba kotor. Dapat dikatakan laba usaha ini merupakan laba kotor dikurangi biaya harga pokok penjualan dan biaya-biaya atas usaha. Adapun rumus menghitung laba usaha adalah :

Laba usaha = laba bruto-biaya operasi

Dari sini Anda bisa mengetahui bahwa laba usaha diperoleh dari biaya efisiensi yang bisa Anda dapatkan dari mengurangi biaya beban operasional. Semakin Anda mampu menghemat biaya operasional tanpa mengurangi kualitas dan layanan itu akan mampu menguntungkan bagi Anda.

Laba Bersih

Nah yang terakhir menjadi jenis laba bisnis yang paling ditunggu dan diharapkan oleh para pebisnis dimanapun. Sebab, laba bersih merupakan seluruh keuntungan bersih yang memang diperoleh dari bisnis setelah dikurangi oleh biaya-biaya beban perusahaan keseluruhan.

Laba bersih ini masih harus terbagi menjadi dua. Pertama laba bersih sebelum dipotong pajak dan laba bersih setelah di potong pajak. Penghitungan laba bersih bisa dilakukan secara mudah yakni dengan menghitung:

Laba bersih = pendapatan kotor-beban

Pendapatan laba bersih berasal dari sumber operasional perusahaan. Jika bisnis merupakan perusahaan dagang, sumber pendapatan dari biaya dagang tersebut. Bisnis manufaktur, pendapatan diperoleh dari kegiatan dalam membuat produk jadi dari barang mentah. Sedangkan perusahaan jasa mendapatkan laba dari penjualan jasa yang dilakukan.

Selain dari operasional, pendapatan perusahaan juga bisa diperoleh dari pendapatan lain perusahaan. Seperti penjualan aset, pendapatan dari deposito yang di simpan bisnis pada bank. Laba sendiri tidak hanya diperuntukan bagi para pemilik bisnis, tetapi juga digunakan bagi keberlangsungan perusahaan.

Baca Juga: 5 Cara Terbaik Penerapan Akuntansi Bisnis e-Commerce

Adanya laba, bisnis akan mampu memprediksi kondisi perusahaan hingga beberapa tahun ke depan sesuai dengan penghitungan manajemen investasi dan risiko.

Kesimpulan

Jenis laba bisnis memang memiliki beberapa istilah. Semuanya berdasarkan pada cara mendapatkannya dan menghitungnya. Sebagai pebisnis, tentu Anda tidak ingin bertele-tele dan membuang waktu hanya untuk menghitung laba, meskipun itu penting dan agar terhindar dari kesalahan.

Cara yang paling mudah agar Anda bisa menghitung laba dengan menggunakan software akuntansi Accurate Online. Accurate Online merupakan software akuntansi online dengan fitur laporan keuangan cukup lengkap. Dengan Accurate Online Anda bisa menghitung semua aktivitas akuntansi dengan lebih mudah. Mulai dari pencatatan, penjurnalan, pembukuan, neraca, hingga laporan keuangan.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan Accurate Online, Anda bisa menikmati secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar.

Related posts

Pengertian dan Rumus Akuntansi Perusahaan Jasa yang Wajib Dipahami

mimin ABC kotaraya

Pengertian Harga Pokok Penjualan

ervan

Pahami! 3 Konsep Dasar Akuntansi Perusahaan

Fattah Miyaz

Leave a Comment